(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Keluarga trah saya sering mengandalkan katering tiap acara khusus, misalnya ulang tahun nenek yang ke-71 atau beberapa orang keponakan saya yang khitanan bersama. Dalam hal ini, ibu dan saudara perempuannya sering ditugaskan untuk membuat anggaran serta memilih menu untuk dihidangkan. Memang harganya tidak semurah masak sendiri, tapi kita bisa lebih menghemat tenaga untuk mempersiapkan hal lain. Selain itu, tiap layanan katering memiliki staf yang siap membantu, sehingga intinya kita hanya tinggal menyantap sajian yang sudah tersaji lengkap. Namun sebelum mulai merencanakan, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyiapkan menu buffet. Apa saja? Simak yang satu ini!

1. Sesuaikan menu dengan tema

Tema acara itu sangat beragam, ya. Antara ulang tahun dengan acara khitanan saja sudah beda, lho. Oleh karena itu, pastikan anda memahami tema yang diusung untuk acara. Apakah tema adat atau tema kasual dan santai? Kalau sudah mengetahuinya, barulah anda bisa memilih menu yang sesuai. Tentu anda tak ingin salah menyajikan makanan khas Jepang untuk acara perkawinan adat Betawi, kan?

2. Pastikan jumlah orang yang hadir dalam acara

Sebelum menggelar acara, tentu anda akan menyebarkan undangan, kan? Atau setidaknya untuk acara keluarga besar, anda bisa mendata nama-nama yang akan hadir dalam acara. Nah supaya lebih hemat dan tidak tersisa banyak makanan nantinya, penting untuk memastikan jumlah orang yang hadir dalam acara. Meskipun kita tak bisa memprediksi apakah semuanya benar-benar hadir, setidaknya kita bisa menghindari food wasting yang terlalu banyak.

3. Pilih menu populer dan mudah disantap

Semua orang memiliki selera makanan yang berbeda. Nah tak mau kan kalau tamu anda nanti malah tidak menyantap sedikit pun karena sajiannya tak sesuai selera? Oleh karena itu, pilihlah menu populer yang pasti semua orang suka seperti bakso, ayam, dan sebagainya.

Selain itu, perhatikan juga pilihan menu anda dengan kondisi tamu. Seringkali acara-acara rumahan tidak menyediakan meja besar untuk makan, melainkan lebih standing party atau makan dengan hanya duduk di kursi. Supaya tamu anda lebih mudah makan, siapkan menu dan alas makan yang memudahkan tamu untuk bersantap ria.

4. Selaraskan menu pembuka, menu utama, dan menu penutup

Dalam tiap acara, pastinya ada urutan menu yakni pembuka, utama, dan penutup. Untuk menu pembuka bisa dibagikan kue atau kudapan yang bisa dinikmati selama acara. Sementara itu, menu utama dan menu penutup biasa diletakkan di meja prasmanan. Nah supaya terasa seimbang, siapkan sajian yang nyambung dalam urutan menu tersebut. Misalnya menu pembuka adalah risoles yang terasa gurih dan creamy, maka menu utamanya bisa sajikan masakan yang berkuah seperti soto atau rawon, dan terakhir bisa ditutup dengan puding mangga yang manis dan lembut atau potongan buah segar.

5. Pisahkan menu orang dewasa dan anak-anak

Wah kalau dibandingkan, selera orang dewasa dan anak-anak tentu berbeda, ya. Biasanya anak-anak cenderung suka masakan gurih, manis, dan tidak pedas. Daripada si kecil enggan mengambil sajian utama, sebaiknya pisahkan menu dewasa dan anak-anak. Anda bisa siapkan sebuah meja khusus berisi hidangan anak-anak. Mau menu one-dish meal atau sajian lauk untuk teman makan nasi? Bisa saja kok, yang penting mudah dan praktis disantap anak-anak.

6. Cicipi masakan dan minuman sebelum disajikan untuk tamu

Setelah semua tertata rapi, jangan lupakan satu hal paling krusial: mencicipi menu yang akan disajikan untuk tamu. Anda boleh tes sedikit apakah rasanya sudah pas atau tidak. Dengan begitu, anda juga bisa menghindari kejadian capcay yang terlalu asin, sup ikan yang hambar, atau ayam bakar yang kurang matang bagian dalamnya.

Tak perlu khawatir lagi, ya? Nah supaya masakan yang anda sajikan tetap hangat, jangan lupa memberi lilin atau menyalakan api di bagian bawah wadah buffet (prasmanan). Tentu dengan masakan yang nikmat dan tersaji hangat, acara pesta anda pasti akan semakin berkesan. Selamat mencoba!