Penulis: Niahappy

Gulai merupakan salah satu masakan berkuah khas Nusantara, yang juga terkenal di Malaysia dan Singapura. Di Indonesia sendiri, terdapat banyak jenis gulai. Terdapat juga perbedaan karakteristik gulai antara pulau Jawa dan Sumatra. Kuah gulai ala Jawa memiliki kuah yang lebih encer, sementara kuah gulai di Sumatra kuahnya terasa lebih kental dan lebih banyak menggunakan santan:

1. Gulai Ayam

gulai ayam nikmat

Sajian hidangan lezat untuk keluarga seperti gulai ayam khas Padang bisa jadi pilihan menu makan siang dan malam di rumah. Warna gulai yang oranye berbeda dengan gulai ayam di daerah Jawa pada umumnya. Menu gulai ayam berikut ini sangat khas dengan restoran Padang.

Nggak perlu selalu ke restoran Padang, buat sendiri saja di rumah. Bisa buat makan seharian untuk keluarga dan nggak sulit kok membuatnya. Yuk, langsung saja cek cara membuatnya berikut ini!

Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai merah keriting, cabai rawit, kunyit yang sudah dibakar, kemiri, dan ketumbar yang sudah disangrai, sisihkan. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukan daun kunyit, daun jeruk, daun salam, dan asam kandis. Lanjutkan masak hingga bumbu matang.

Masukan ayam. Aduk-aduk hingga ayam berubah warna. Tuang santan encer. Masak hingga ayam empuk. Tuang santan kental. Bumbui dengan garam dan gula. Aduk rata lalu masak hingga mendidih dan ayam matang. Koreksi rasanya. Angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Ayam Padang

2. Gulai Kikil

Gulai kikil tunjang minang

Kalau Anda pergi ke RM Padang, gulai tunjang pasti sudah taka sing lagi. Tunjang merupakan bagian kaki sapi yang juga biasa disebut dengan kikil. Sajian ini bercitarasa gurih dan pedas, dengan kuah santan yang kental. Warna sajian ini cukup bervariasi, mulai dari kuning pekat hingga oranye kemerahan dari penambahan cabai.

Haluskan cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri sangria, lengkuas, dan kunyit. Sisihkan. Rebus tunjang hingga empuk. Angkat, tiriskan, lalu sisihkan. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun jeruk, serai, dan daun kunyit hingga harum.

Masukan santan encer. Aduk dan masak hingga mendidih. Masukan tunjang, gula, dan garam. Aduk dan masak kembali hingga mendidih. Tuang santan kental. Masak hingga bumbu meresap dan kunyit. Angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Kikil (Tunjang)

3. Gulai Cumi Isi Telur

Agar jadi sajian yang lebih istimewa, rongga perut cumi bisa diisi dengan campuran bahan-bahan sebelum dimasak. Tahu yang dihancurkan dan kocokan telur bisa Anda coba jadikan campuran isiannya.

Pertama-tama bersihkan bagian dalam perut cumi, kulit, dan bagian kepalanya. Lumuri seluruh permukaannya dengan garam dan merica. Diamkan selama 30 menit.

Bahan isian: Siapkan wadah, masukan tahu kuning yang sudah dihancurkan, telur, bawang merah yang sudah dihaluskan, bawang putih yang sudah dihaluskan, daun bawang, garam, dan merica. Sisihkan.

Bumbu halus: bawang merah, bawang putih, cabai merah. Kunyit, jahe, kemiri, dan ketumbar. Haluskan lalu sisihkan.

Ambil satu ekor cumi. Isi rongga perutnya dengan bahan isian sebanyak 4 sdm hingga hamper penuh. Pasang kepalanya kembali dan kunci dengan menyematkan tusuk gigi atau tusuk sate. Ulangi langkah ini hingga semua cumi terisi.

Panaskan minyak. Tumis bumbu halus bersama lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk, dan asam kandis hingga harum. Masukan air, santan, garam, gula, dan merica. Aduk terus hingga mendidih agar santan tidak pecah. Masukan cumi sambil disiram-siramkan dengan kuahnya sampai cumi terlihat menggembungkan dan padat ketika ditekan. Terakhir tambahkan air perasan jeruk nipis. Koreksi rasanya. Angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Cumi Isi Telur

4. Gulai Ikan Tenggiri

gulai ikan

Gulai ikan tenggiri ala Sumatera ini berkuah penuh rempah dan kental berpadu dengan tekstur ikan tenggiri ikan tenggiri yang lembut dan gurih. Berikut cara membuatnya:

Lumuri ikan dengan air jeruk nipis. Masukan ke dalam kulkas dan diamkan selama 15 menit. Sisihkan. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, jahe, kunyit tua bakar, dan kemiri sangrai. Sisihkan. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, lengkuas, kunyit, dan daun jeruk. Masak hingga bumbunya matang.

Masukan santan dan masak sambil diaduk hingga mendidih. Masukan ikan tenggiri. Beri garam dan gula, lalu aduk perlahan. Masak dengan api kecil hingga ikan matang dan santan telah keluar minyaknya. Angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Ikan tenggiri

5. Gulai Kepala Ikan Kakap

gulai kepala ikan special

Meski hanya ‘kepala ikan’, tetapu ada kenikmatan tersendiri saat menyantap sajian yang satu ini. Bumbu yang meresap hingga ke sela-sela tulangnya sangat lezat untuk dilahap. Anda tidk akan menjumpai rasa dan bau amis ikan dengan resep praktis di bawah ini.

Lumuri kepala ikan dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan 10 menit lalu cuci bersih kembali. Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, lengkuas, cabai merah besar, dan garam. Sisihkan.

Tumis bumbu halus hingga harum. masukan daun salam, daun kunyit, daun jeruk, serai, dan tomat. Masak sampai tomat matang. Masukan santan, garam, dan gula. Masak sampai mendidih sambil diaduk-aduk. Kecilkan api. Masukan kepala ikan dan rawit utuh. Masak sampai kepala ikan matang dan bumbu meresap. Angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Kepala Ikan Kakap

6. Gulai Pakis

gulai pakis praktis

Gulai pakis adalah sajian sayur khas daerah minang yang cukup familiar. Tidak hanya disandingkan dengan lontong/ketupat untuk sarapan, gulai pakis juga lezat dihidangkan untuk menu sehari-hari.

Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, dan cabai merah. Sisihkan.

Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, udang, ebi, serai, lengkuas, asam kandis, daun salam, daun kunyit, dan daun jeruk hingga wangi. Tuangkan air. Aduk dan masak hingga mendidih. Masukan santan. Aduk terus hingga mendidih kembali. Masukan sayur pakis. Bumbui dengan garam, merica, dan gula. Masak hingga matang dan koreksi rasanya angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Pakis

7. Gulai Iga Sapi

Gulai iga sapi lezat

Daging iga yang empuk dan lepas sempurna dari tulangnya bisa Anda dapatkan dengan resep lezat dan praktis berikut ini:

Pertama rebus iga sapi menggunakan panci presto selama 15-20 menit. Angkat. Tiriskan iganya. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, ketumbar, kunyit, jinten, dan jahe. Sisihkan.

Panaskan minyak. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan serai hingga harum. Masukan iga sapi. Tuang air dan santan kental. Masak sambil diaduk hingga mendidih. Masukan kayu manis, bunga lawing/pekak, merica, garam, dan gula. Aduk dan masak hingga menyusut dan mengental. Angkat. Siap disajikan.

Baca Juga: Resep Gulai Iga Sapi