Penulis: Dewi.S | Editor: Ria

Aneka gorengan terutama bakwan merupakan makanan favorit bagi banyak orang. Bagaimana tidak, cara membuatnya yang mudah, harga bahannya yang terjangkau, dan rasanya yang gurih sering membuat ketagihan menikmatinya. Umumnya bakwan terbuat dari tepung terigu dan sayuran seperti irisan wortel, kol, tauge, dan daun bawang. Tapi ada juga bakwan dengan bahan dasar lain seperti mie, jagung, atau tahu.

Meskipun cara membuatnya terbilang mudah, bakwan bisa saja jadi lembek, tidak berbentuk cantik, atau bahkan bantat. Apakah anda pernah membuat bakwan yang seperti itu? Nah, agar sukses membuat bakwan yang empuk dan renyah, yuk intip tipsnya di bawah ini.

1. Gunakan campuran tepung

Rahasia pertama yang membuat bakwan anda tidak bantat adalah menggunakan campuran tepung terigu dan tepung beras. Perbandingannya yaitu 250 gram tepung terigu dengan 1 sdm tepung beras atau 4 : 1. Tepung beras inilah yang akan menghasilkan bakwan yang renyah. Selain tepung beras, ada beberapa orang yang menggunakan tepung tapioka atau kanji sebagai campurannya. Namun tepung tapioka bersifat lengket sehingga bakwan akan lebih cepat mengeras/bantat dan kurang empuk.

Bakwan bisa jadi bantat karena kandungan protein gluten yang ada dalam tepung terigu. Maka pilihlah tepung protein rendah atau sedang yang punya kandungan gluten lebih sedikit. Selain itu, tepung terigu serbaguna juga bisa anda pilih untuk membuat bakwan.

Baca juga: Mengenal Macam Tepung yang Ada di Indonesia

2. Campurkan sayuran bertahap dan aduk secukupnya

Siapkan tepung, bumbu-bumbu, dan isian sayuran atau bahan lainnya. Campurkan tepung dengan bumbu dan air, lalu aduk hingga rata. Pengadukan ini tidak perlu terlalu kuat atau semangat ya, cukup asal rata saja. Pengadukan yang terlalu kuat dan cepat akan membuat gluten dalam terigu jadi terbentuk. Inilah penyebab utama bantat.

Campurkan sayuran hanya saat bakwan akan digoreng saja sebab sayuran mengandung air yang akan membuat adonan lebih encer, apalagi kalau sering diaduk. Adonan bakwan yang terlalu encer ini nantinya akan menyerap banyak minyak saat digoreng.

3. Penggunaan telur dan soda kue

Ada beberapa resep yang sering menambahkan telur di campuran adonan bakwan. Memang, telur bisa membuat bakwan lebih lembut dan gurih, namun bakwan akan lebih mudah lembek setelah dingin. Agar lebih gurih tanpa telur, anda bisa menambahkan ebi yang dihaluskan dalam adonan bakwan.  

Soda kue ditambahkan untuk membuat bakwan jadi lebih renyah dan mengembang, sehingga bentuknya akan jadi lebih bagus. Tapi perhatikan takarannya ya sebab jika terlalu banyak, soda kue bisa memberi rasa pahit pada bakwan.

Baca juga: 8 Tips Agar Gorengan Garing dan Renyah

4. Gunakan minyak baru

Agar bakwan terlihat ‘cantik’ setelah dimasak, gunakan minyak baru yang masih bening untuk menggorengnya. Penggunaan minyak sisa atau jelantah biasanya akan membuat warna bakwan lebih gelap dan meninggalkan remah-remah yang melekat pada bakwan. Jika tidak ada minyak baru, pakailah minyak bekas penggorengan bahan yang tidak terlalu tajam citaranya, seperti kerupuk dan kacang, lalu saring minyak agar lebih bersih.

Baca juga: 4 Tips Pemakaian Minyak Hemat

5. Goreng dengan metode deep-frying

Goreng bakwan dalam minyak panas yang banyak (deep-frying) sampai semua bagiannya terendam, sehingga bakwan bisa matang merata, renyah di luar, dan empuk di dalam. Jika minyak untuk menggorengnya kurang banyak, adonan akan lebih lama matang dan justru akan menyerap banyak minyak. Setelah matang dan ditiriskan, taruh bakwan pada piring yang sudah dialas tissue dapur atau kertas minyak untuk menghilangkan minyak berlebih setelah digoreng.

Baca juga: 3 Tips Menyimpan Gorengan Agar Tetap Renyah

Dijamin deh bakwan yang anda buat sekarang akan lebih gurih, renyah, empuk dan anti bantat. Sajikan bakwan langsung selagi hangat bersama tambahan saus sambal atau cabe rawit ya. Jangan lupa juga untuk berkreasi dengan bahan dan isian bakwan anda agar lebih unik dan bervariasi. Berikut aneka resep bakwan enak dan praktis yang bisa dicoba.