Penulis: Ninna.L

Buat kamu yang hobi masak, pasti udah nggak asing lagi dong sama yang namanya tepung? Kayaknya, dapur kamu belum bisa disebut dapur kalau nggak ada stock tepung, deh. Seakan tepung itu adalah salah satu penghuni wajib di lemari penyimpanan bahan makanan kamu. Tapi tahukah kamu bahwa semua yang kamu sebut tepung itu, ternyata ada juga yang berjenis pati? Eiits, pati bukan bahasa jawa dari tepung, ya.

Pati (starch) dan tepung (flour) merupakan dua jenis produk yang berbeda walaupun secara kasat mata memiliki kenampakan yang hampir persis. Kamu bisa simak apa perbedaan pati dan tepung di artikel menarik ResepKoki di sini. Nah, keduanya ternyata memiliki banyak jenis. Simak terus ya, untuk tahu apa saja jenisnya di bawah ini.

1. Tepung Terigu (Wheat Flour)

Kalau tepung yang satu ini, pasti sudah pada tahu dong ya. Tepung terigu adalah tepung yang berasal dari biji gandum murni. Disebut murni karena yang diambil adalah bagian daging yang sudah bebas dari kulit ari maupun inti gandum. Tepung terigu ini memiliki tekstur halus, juga elastisitas yang tinggi. Nah, tepung terigu ini dibagi lagi ke dalam beberapa kelompok, yaitu:

Tepung terigu protein tinggi

tepung-tinggi
(Image: Indoonsale)

Sesuai namanya, tepung ini mengandung kadar protein sekitar 11-13% atau lebih. Paling cocok digunakan sebagai adonan makanan yang bertekstur elastis dan tidak mudah rusak seperti mie, roti, pasta, donat, dan puff pastry.

Tepung terigu protein sedang

tepung-medium
(Image: Indoonsale)

Mengandung kadar protein sekitar 8-10%. Biasanya, tepung terigu protein sedang ini digunakan untuk membuat kerangka adonan yang bertekstur lembut tapi mengembang. Seperti gorengan, kue-kue tradisional, dan aneka cake.

Tepung terigu protein rendah

(Image: Indoonsale)
(Image: Indoonsale)

Mengandung kadar protein paling rendah, hanya sekitar 6-8%. Nah, tepung terigu jenis ini biasanya digunakan untuk membuat adonan yang bersifat renyah dan crumbly seperti gorengan, cookies, pie crust, dan short bread.

2. Maizena (Corn Starch)

maizenna
(Image: Kegunaan)

Mungkin belum banyak yang tahu kalau ternyata maizena ini bukan nama tepungnya, melainkan nama merek dagang dari tepung jagung. Tapi sepertinya orang Indonesia lebih sering menggunakan kata tepung maizena ya dibanding tepung jagung. Nah, ternyata maizena ini masuk ke dalam golongan pati, lho. Teksturnya hampir sama seperti tepung terigu, hanya saja warnanya lebih pucat dan keruh. Biasanya maizena ini digunakan sebagai bahan utama pembuatan custard. Maizena ini sering juga digunakan sebagai pengental pada sup maupun saus. Jika digunakan pada sponge cake dan puding, akan memberikan efek lembut. Sedangkan pada cookies, akan memberikan efek renyah.

3. Tepung Ketan (Glutinous Rice Flour)

tepung-ketan
(Image: Supermetroemall)

Tepung ketan terbuat dari beras ketan hitam atau putih yang ditumbuk. Tepung ini bersifat liat dan kenyal, sehingga sangat cocok digunakan untuk pembuatan onde-onde, getas, putri mandi, opak, kue bugis, dan lain-lain.

4. Tepung Roti (Bread Crumb/ Panko Flour)

tepung-roti
(Image: Miwon)

Di Indonesia, tepung roti ini lebih akrab dengan sebutan tepung panir. Terbuat dari roti tawar yang dikeringkan lalu ditumbuk. Memiliki dua warna, putih dan oranye, dengan tekstur yang kasar. Biasanya nih, tepung ini digunakan sebagai coating pada gorengan seperti risoles, bitterbalen, kroket, juga katsu. Selain itu, kita juga memiliki tepung panir dengan tekstur lebih halus dengan warna kuning kecoklatan, yang biasanya digunakan sebagai campuran galantin atau pelapis kroket.

5. Sagu (Sago Flour/ Sago Starch)

tepung-sagu
(Image: Myasiangrocer)

Tepung yang masuk ke dalam jenis pati ini terbuat dari bagian tengah pohon sagu atau pohon aren, ladies. Bagian tengah pohon ini dikeruk, dihaluskan, dicampur air, dan didiamkan hingga mengendap. Endapan ini kemudian dikeringkan sampai berbentuk tepung. Teksturnya dari tepung ini agak kesat dan berpasir dengan warna yang agak keruh. Tepung sagu ini paling sering digunakan untuk pembuatan bubur, pempek, kue bika ambon, kue Bagea (kue kering khas Ambon), dan kue sagu tentunya.

6. Tepung Hunkwe (Mungbean Starch)

tepung-hunkwe
(Image: Supermetroemall)

Tepung hunkwe terbuat dari pati kacang hijau lho, ladies. Tepung ini berwarna putih dan teksturnya sedikit lebih kasar dari tepung terigu, juga memiliki aroma yang harum. Biasanya sih dibuat menjadi cendol, puding, kue lapis, kue pisang, atau es gabus.

7. Tapioka (Tapioca Starch)

tepung-tapioka
(Image: Supermetroemall)

Tepung tapioka ini dibuat dari pati singkong. By the way, tepung ini nyaris tidak mengandung protein, lho. Tepung ini memiliki warna yang bening, kental dan bersifat agak lengket (sticky) jika dipanaskan. Biasanya, tepung ini sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan bakso, atau sering juga dijadikan pengental pada berbagai tumisan.

8. Tepung Beras (Rice Flour)

tepung-beras
(Image: Klikindomaret)

Tepung beras ini terbuat dari beras yang ditumbuk. Proses pembuatannya sama ya dengan tepung ketan, hanya beda bahan utamanya saja. Untuk tekstur dari tepung beras ini sedikit lebih halus dari tekstur tepung ketan. Biasanya, tepung beras ini sering digunakan untuk pembuatan kue tradisional seperti kue talam dan kue mangkok. Tepung beras ini juga digunakan menjadi bahan baku untuk pembuatan bihun.

9. Tepung Aneka Umbi

Kamu sudah tahu belum kalau ada tepung yang dibuat dari umbi-umbian? Kalau belum, yuk cek di bawah ini!

Tepung kentang

Mungkin kalian masih asing ya dengan tepung yang satu ini, Karena memang tepung kentang masih jarang digunakan di Indonesia. Contoh olahan tepung kentang adalah kroket dan mashed potatoes.

Tepung singkong

Seperti namanya, tepung ini terbuat dari singkong. Jika tapioka dibuat dengan mengambil sari pati singkong, tepung singkong ini dibuat dari gilingan singkong yang diayak sampai diperoleh butiran-butiran kasar dalam ukuran tertentu.

Tepung ubi jalar

Sesuai namanya, tepung yang satu ini terbuat dari ubi jalar. Jenis ubi yang paling sering digunakan adalah ubi putih, karena lebih mudah didapatkan dan murah dibanding ubi lainnya. Nah, ternyata tepung ubi jalar ini bisa dijadikan alternatif tepung terigu juga, lho, dan bisa kamu gunakan untuk membuat kue muffin yang lezat.

10. Tepung Hong Kong atau Tepung Tang Mien (Wheat Starch)

tang-mien-wheat-starch
(Image: Imgrum)

Last but not least nih, ladies. Apa sih tepung hongkong itu? Tepung ini dibuat dari pati gandum, yang juga adalah produk sampingan dari pembuatan gluten. Memiliki warna yang lebih putih dan tekstur yang lebih halus dibandingkan tepung terigu/ gandum. Tepung ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuat kulit dumpling seperti hakau sehingga didapatkan kulit yang lentur dan transparan cantik. Juga dipakai dalam campuran adonan bakpao.

Wah, ternyata banyak banget ya jenis tepung-tepung ini. Mana nih yang paling sering kamu gunakan?