(Image: Shutterstock)

Penulis: Vira

Jika anda adalah pembaca setia resepkoki.id, pasti anda sudah mengetahui jenis-jenis kerupuk khas nusantara yang ternyata banyak variasinya. Tidak semua kerupuk itu dijual dalam bentuk matang atau sudah digoreng. Melainkan ada yang masih mentah sehingga anda harus menggorengnya sendiri. Terkadang, saya suka sebal sendiri ketika menggigit kerupuk yang harapannya renyah, ternyata keras dan tidak mengembang dengan sempurna. Kerupuk yang tidak mekar dengan baik ini biasanya juga berbentuk aneh alias tidak cantik. Ternyata langkah menggorengnya saja ada tekniknya sendiri, lho, yang bisa bikin si kerupuk mekar dengan sempurna. Berikut adalah beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika menggoreng kerupuk.

1. Menjemur kerupuk sebelum digoreng

Ketika sinar matahari sedang terik, seringkali saya melihat nampan berisi kerupuk yang dijemur di halaman rumah tetangga. Sebenarnya apa sih tujuan dari menjemur kerupuk? Ternyata, menjemur kerupuk di bawah sinar matahari merupakan poin yang paling penting untuk hasil kerupuk yang baik. Kerupuk pada awalnya disimpan dalam plastik terkadang bersifat lembab. Kalau kerupuk lembab ini langsung digoreng, alhasil kerupuk yang anda goreng akan bantat atau tidak mengembang dengan baik.

2. Gunakan wajan yang tepat untuk menggoreng kerupuk

Selain menjemur kerupuk, anda juga harus memilih wajan yang tepat dalam menggoreng kerupuk. Wajan yang tepat untuk menggoreng kerupuk adalah wajan berbentuk cekung. Hal ini bertujuan agar ketika kerupuk digoreng, si kerupuk akan tenggelam dan terendam dalam minyak panas sehingga kerupuk pun akan matang secara merata. Jangan sekali-sekali menggoreng kerupuk di teflon, ya!

3. Mengatur api dengan benar

Kerupuk yang baik dan enak bukan hanya kerupuk yang mekar dengan sempurna, tapi juga harus renyah. Ketika menggoreng kerupuk, anda harus mengatur api dengan benar. Janganlah sesekali menggoreng api yang terlalu besar hingga mengeluarkan asap, karena hal ini justru akan menyebabkan si kerupuk gosong dan daya kembang kerupuk pun berkurang. Gunakanlah api yang sedang sehingga kerupuk jadi renyah dan mengembang secara sempurna.

4. Menggoreng kerupuk bergantung ukurang dan ketebalannya

Kerupuk mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Ada yang besar, kecil, tebal, dan juga tipis. Kalau anda ingin menggoreng kerupuk udang dan opak yang cenderung berukuran besar, gorenglah satu per satu dengan api yang sedang sambil ditekan-tekan agar kerupuk tidak menggelembung. Untuk kerupuk yang berukuran kecil seperti kerupuk bawang dan kerupuk aci, anda tidak perlu menggorengnya stau per satu.

Anda bisa menggorengnya langsung namun secara bertahap. Jangan menggoreng langsung dalam jumlah yang terlalu banyak karena hal tersebut dapat mempengaruhi proses mekarnya kerupuk. Nah, khusus kerupuk berukuran besar seperti kerupuk ikan Palembang, penggorengan dilakukan sebanyak dua tahap. Pertama, goreng di dalam minyak dengan api kecil hingga setengah mekar, angkat, dan tiriskan. Lanjutkan dengan menggoreng kerupuk dalam minyak panas hingga mekar sempurna.

Setelah langkah-langkah di atas telah anda lakukan, anda bisa meniriskan kerupuk yang telah matang di atas tisu dapur atau kertas minyak agar tidak ada minyak yang menempel di kerupuk. Lalu, dinginkan sebelum memasukkannya ke dalam toples. Selamat tinggal kerupuk keras, bantet, dan tak mekar.