(Image: Coba Coba Isna)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Menjelang hari raya Lebaran, ibu dan saya sibuk cari-cari resep kue kering. Salah satu yang ada dalam daftar kami adalah nastar. Kue bulat-bulat imut ini selalu jadi idola hari raya. Bayangkan kue kering ini renyah digigit tapi langsung lumer dimulut. Belum lagi rasa selai nanas yang manis asam, hmm, tak ada alasan untuk tak menghabiskan satu toples!

FYI, harga kue nastar ini mahal di pasaran. Sebab, bikinnya memang sulit dan butuh konsentrasi penuh. Kalau salah takar atau tidak telaten, kue yang harusnya lembut malah keras ketika digigit. Belum lagi selai nanas yang mungkin terlalu encer sehingga sulit dimasukkan dalam adonan. Untuk semua masalah yang pernah anda alami dalam membuat nastar tapi tetap berjuang membuatnya sendiri, coba cek jawabannya di bawah ini.

Sebelum mengetahui kesalahannya, baca dulu resep nastar ala ResepKoki berikut.

1. Memakai selai nanas dalam kemasan.

Langkah pertama dalam resep nastar adalah membuat selai nanas. Mengapa? Karena sebaiknya bikin selai nanas homemade sehingga kita bisa menentukan konsistensi yang tepat untuk nastar. Kalau beli di supermarket, tekstur selainya cenderung encer dan rasanya bisa terlalu manis. Padahal, selai nanas nastar paling enak jika rasa manis dan asamnya itu seimbang, plus konsistensinya agak pekat. Jadi, luangkan waktu untuk bikin sendiri ya.

Baca juga: 5 Tips Membuat Selai Buah Untuk Kue Kering

2. Hanya pakai mentega yang biasa saja.

Kita pastinya ingin yang terbaik untuk hari Lebaran, dong, terutama kalau nastarnya untuk dijual atau disuguhkan pada tamu. Nah, mentega ini berperan penting untuk rasa dan tekstur nastar. Kalau anda pilih mentega yang biasa, ya rasa nastarnya pun akan biasa saja. Pilihlah mentega berkualitas yang harganya agak mahal.

Selain itu, jangan hanya gunakan mentega untuk adonan nastar. Kombinasikan mentega dan margarin dengan perbandingan 1:2. Misalnya pakai mentega 50 gram, maka margarinnya perlu 100 gram. Dijamin hasilnya akan renyah ketika digigit dan lembut-lumer dalam mulut!

3. Tidak pakai gula halus.

Faktanya, gula halus lebih cepat larut daripada gula pasir. Kalau kita mengaduk dengan mixer, takutnya ada sisa gula pasir di dasar mangkuk yang tak ikut tercampur. Oleh karena itu, pakailah gula halus agar bisa cepat tercampur rata. Kalau tak ada, bisa haluskan gula pasir dengan blender dulu.

Baca juga: Aneka Jenis Gula Yang Perlu Kita Kenal

4. Lama mengaduk adonan dengan tangan.

Saat-saat kritis dalam membuat kue kering adalah mengaduk adonan. Saking semangatnya, kita suka mengaduk adonan terlalu lama. Inilah yang sering membuat kue kering terasa keras, karena tanpa sadar suhu tangan dapat melelehkan mentega dalam adonan. Jadi aduklah adonan secukupnya saja hingga kalis. Coba minimalisir sentuhan tangan pada adonan dengan memakai spatula untuk mengaduk ya.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Kue Kering Tidak Renyah

5. Kulit adonan tipis, selainya kebanyakan.

Dulu saya kesulitan menakar selai nanas yang masuk ke adonan. Pernah saya masukkan terlalu banyak, sehingga ketika matang rasanya terlalu chewy dan lengket. Oleh karena itu, pastikan takaran selai nanas lebih sedikit dari adonan kue. Cara gampangnya, bulatkan selai nanas menjadi bola. Bulatkan adonan kue lebih besar dari selai nanas, lalu masukkan bola selai tersebut. Ingat, proses ini harus cepat dilakukan agar adonan tak lama berada dalam tangan.

6. Mengoleskan kuning telur sepenuhnya pada adonan mentah.

Ada tahap pengolesan kuning telur pada nastar. Dulu saya kira mengolesnya itu harus penuh sebelum nastar masuk ke oven. Tapi hasilnya, warna nastar saya terlihat pucat dan kurang cantik saat matang total. Agar kuningnya terlihat mengkilat, lakukan dua tahap pengolesan. Pertama, oles sedikit sebelum dimasukkan ke oven. Panggang setengah matang, lalu oleskan lagi secara keseluruhan. Panggang lagi hingga matang dan tadaa, kue nastar akan terlihat kuning mengkilat. Gimana kalau buat nastar keju? Tetap sama, ya. Agar hasil akhirnya tidak terlalu kering, taburkan keju bersamaan dengan tahap pengolesan kedua.

7. Memanggang dengan suhu terlalu tinggi.

Pernah memanggang kue kering tapi retak? Sebaiknya, cek kembali suhu pemanggangnya. Secara umum, kue kering (termasuk nastar) hanya butuh 150-160 derajat Celcius untuk matang sempurna dengan tekstur lembut. Jadi, memanggang suhu tinggi bukan jaminan kue kering cepat matang, ya.

Nah dari hal-hal di atas, mana kesalahan yang pernah anda lakukan? Tak perlu bingung, saya yakin anda bisa buat yang cantik, renyah, dan lembut tahun ini! Oh ya, nastar termasuk kue yang lembab, lho. Agar tak lekas berjamur, simpan dengan cara ini agar lebih awet. Selamat mencoba!