Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Meskipun lebaran sudah lama berlalu, tapi euforianya masih terasa. Bahkan, saya juga masih menyetok beberapa kotak kue nastar kesukaan saya di rumah, sebagai teman ngemil ataupun untuk suguhan tamu. Selain rasanya yang enak, nastar juga cocok disajikan dalam berbagai acara. Cuma beberapa waktu lalu saya sempat bingung karena nastar yang saya buat bentuknya retak. Bahkan beberapa ada yang sampai selainya keluar lho. Rasanya enak sih, tapi tampilannya jadi kurang menarik, apalagi kalau untuk disuguhkan pada tamu.

Berbekal pengalaman tersebut, saya akhirnya bertanya pada salah seorang teman yang kebetulan berpengalaman di bidang pastry. Beliau memberi saya beberapa tips yang ternyata memang benar-benar manjur saat dipraktikkan langsung. Bentuk nastar yang saya buat alhasil berkilau dan mulus tanpa retak. Saya pun jadi lebih pede untuk menyajikannya. Nah, karena saya tidak ingin berhasil sendirian, jadi saya akan membagikan tipsnya untuk anda juga. Penasaran, kan? Yuk simak tipsnya di bawah ini!

1. Perhatikan cara pengolahan adonan nastar

(Image: Lazada)

Hal pertama yang harus diperhatikan agar permukaan nastar tidak retak adalah adonan dasarnya. Gunakan gula halus yang telah diayak, lalu kocok bersama margarin atau butter sebentar saja, jangan terlalu lama. Selanjutnya, anda bisa mulai menambahkan bahan lainnya secara perlahan dan aduk dengan spatula, bisa yang plastik, kayu, atau silikon seperti IKEA Spatula Karet (lihat di Lazada DISKON) yang aman dan mudah dibersihkan.

Hindari mengaduk adonan dengan menggunakan tangan, karena bisa menyebabkan margarin atau butter mencair, sehingga adonan pun menjadi mudah rapuh dan retak.

Baca juga: 7 Kesalahan dalam Membuat Nastar

2. Perhatikan pemilihan selai untuk nastar

Salah satu penyebab utama nastar retak di permukaan adalah karena selai yang berada dalam nastar keluar atau pecah. Karena itu, penting sekali bagi anda untuk memilih selai yang tepat. Untuk isian nastar, sebaiknya anda memilih selai yang teksturnya kesat, padat, dan kering.

Baca juga: 5 Tips Membuat Selai Buah untuk Kue Kering

3. Isi selai secukupnya saja

Penambahan selai memang bisa menambah cita rasa nastar, tapi bukan berarti anda bisa mengisi selai sampai penuh. Isi selai secukupnya saja di bagian tengah adonan. Pastikan juga anda menutup seluruh selai dengan adonan yang cukup agar selai tidak keluar saat dipanggang dan menyebabkan permukaan nastar retak.

Coba Resep: Selai Nanas

4. Beri jarak antar nastar saat dipanggang

Setelah semua nastar selesai dicetak, sekarang saatnya anda menata nastar pada loyang pipih yang sudah diolesi dengan mentega dan tepung terigu. Usahakan untuk memberi jarak pada setiap nastar. Supaya ketika nastar mengembang, kue tidak berdempetan dan retak saat dipisahkan.

Baca juga: 6 Tips Memanggang Kue Kering Agar Lebih Enak dan Sukses

5. Panggang nastar dengan temperatur yang pas

Suhu untuk memanggang nastar ternyata tidak bisa sembarangan lho. Jika suhu terlalu rendah, nastar akan susah matang. Tapi jika terlalu tinggi pun akan mengakibatkan nastar retak, bahkan gosong. Jadi usahakan untuk memanggang nastar dengan suhu oven sekitar 160-175°C selama dua puluh menit.

Coba Resep: Kue Nastar Keju

Dengan tips di atas, dijamin deh tampilan nastar anda akan cantik tanpa retak. Yuk, buktikan sendiri di rumah. Selamat mencoba!

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi