(Image: Chef De Paprika)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Dari dulu saya paling tak bisa menolak ikan. Biarpun banyak duri, tetap saja tak menghalangi niat saya untuk makan aneka hidangan berprotein tinggi ini. Salah satu hidangan favorit saya adalah ikan goreng. Sederhana dan selalu cocok dengan nasi hangat, terutama di saat-saat harus ngirit. Namun menggoreng ikan itu tak semudah mencemplungkannya dalam minyak, lho. Memasaknya butuh perhatian khusus agar mendapatkan tekstur yang diinginkan. Seperti saya yang suka dengan kulit ikan garing-renyah, tapi ada juga yang suka tekstur ikan agak basah. Nah, supaya ikan goreng terasa memuaskan di lidah, simak cara menggoreng berikut ini, yuk!

1. Pilih ikan yang segar.

Ikan goreng akan jauh lebih enak kalau pakai ikan segar. Ikan yang lama di kulkas akan berkurang kandungan baiknya, bahkan bisa busuk jika disimpan sembarangan. Nah, ikan yang tak segar atau busuk inilah yang membuat ikan goreng terasa lengket dan susah garing. Intinya, ikan akan lebih sulit digoreng. Selain kesegaran, penting juga untuk memilih ukuran ikan. Umumnya ikan yang digoreng adalah ikan berukuran sedang seperti mujair, kembung, mas, bawal, dan lainnya.

2. Potong ikan dan cuci bersih.

Pertama bersihkan isi perut, insang, dan sisik ikan, lalu kerat-kerat daging ikan di kedua sisinya. Salah satu trik agar ikan goreng lebih cepat kering adalah membelah ikan jadi dua, dimulai dari bagian kepala hingga ekor. Jadi karena bentuknya pipih, ikan lebih cepat menyerap minyak panas. Nah, kalau sudah dibersihkan, cuci ikan di bawah air mengalir.

3. Marinasi dengan air jeruk dan bumbu.

Ikan pastinya berbau amis, ya. Untuk mengakali hal tersebut, lumuri daging ikan yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk lemon atau nipis. Selain air jeruk, pakai berbagai bumbu untuk memperkaya rasa ikan goreng. Anda bisa pakai bumbu marinasi seperti garam, merica, bawang putih, kunyit, jahe, dan sebagainya sesuai selera. Rendam ikan dalam bumbu marinasi selama 10-15 menit agar meresap sempurna dan ikan masih segar untuk digoreng.

Oh ya, lumuri ikan dengan sedikit tepung sebelum digoreng. Tujuannya agar kulit ikan tetap mulus dan menjaga daging ikan agar tidak gampang hancur. Apalagi jika dihidangkan untuk tamu, tentu penampilan ikan goreng yang cantik sangat penting, ya? Nah, lain hal kalau anda ingin buat ikan goreng tepung. Anda bisa melumuri langsung dengan adonan tepung, atau tepungnya bisa digoreng sendiri agar terasa lebih renyah.

4. Goreng tak perlu lama-lama.

Ikan memiliki daging yang lebih rapuh dari jenis protein lainnya. Oleh karena itu, ikan tak butuh waktu lama untuk matang sempurna asal digoreng dengan tepat. Siapkan wajan dan tuang minyak secukupnya. Untuk goreng ikan sebaiknya digoreng secara pan-fry, yakni teknik menggoreng dengan banyak minyak tapi tak sampai merendam dalam minyak panas (deep-fry).

Panaskan minyak dengan api sedang. Pastikan minyak sudah panas sebelum memasukkan ikan, dengan memperhatikan adanya gelembung di permukaan minyak. Jika sudah panas, kecilkan api dan masukkan ikan perlahan. Awalnya pasti muncul cipratan tapi tenang saja, anda bisa mengakali hal tersebut dengan tips ini. Goreng ikan 2-3 menit per sisi hingga kulitnya berubah keemasan. Jangan terlalu sering membolak-balik ikan agar dagingnya tidak hancur.

Sederhana dan praktis, kan? Nah, kalau sudah digoreng, anda bisa langsung menyantapnya dengan nasi hangat dan aneka sambal, seperti kembung goreng bumbu atau bandeng presto. Atau, kreasikan ikan goreng anda jadi gurame asam manis, bandeng acar kuning, pesmol nila, atau bawal bumbu kuning.