(Image: Shutterstock)

Penulis: Vira

Sebagai pengganti karbohidrat yang ada di nasi, ubi selalu menjadi pilihan banyak orang yang sedang melakukan program diet. Saya seringkali melihat ubi dengan banyak warna, ada yang kemerahan, ungu, dan coklat muda. Selain warna, ketiganya juga dibedakan berdasarkan tekstur yang dipengaruhi oleh kandungan air.

Namun, jujur saya seringkali dibuat kesal ketika saya memakan ubi yang saya beli dari pasar. Ubi yang saya pikir akan terasa manis, ternyata memiliki tekstur daging buah yang keras dan rasanya pun hambar. Hal ini terjadi karena saya dulu tidak ahli dalam memilih ubi yang baik dan manis. Agar hal itu tidak terjadi pada anda, simak tips dalam memilih ubi yang baik dan manis ini, ya!

1. Pilih dengan tekstur keras dan kulit yang mulus

Memilih ubi dengan tekstur keras dan kulit yang mulus sangatlah berguna untuk mengecek busuk atau tidaknya ubi yang anda pilih. Ubi yang busuk akan sangat berpengaruh kepada tingkat kemanisan ubi. Maka dari itu, ada baiknya memilih ubi yang telah bersih dari tanah karena hal ini mempermudah dalam mendeteksi kebusukan ubi.

2. Perhatikan bobot dan ukuran

Ubi yang baik adalah ubi dengan bobot yang berat di tangan. Beratnya ubi menandakan kandungan cairan di dalamnya. Jika ubi yang anda pilih cenderung ringan, kemungkinan ia sudah lama dipanen dan telah mengering. Hal ini dapat dilihat juga dari ukuran ubi. Pilihlah ubi dengan ukuran yang sedang, biasanya ubi dengan ukuran ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang creamy. Ukuran ubi yang terlalu besar menandakan zat pati yang terlalu banyak sehingga akan memiliki rasa yang cenderung hambar.

3. Hindari yang ditumbuhi serabut-serabut

Selain memilih ubi dengan kulit yang mulus, pilihlah ubi yang tidak ditumbuhi serabut-serabut pada kulitnya. Serabut seperti kumis yang ada pada ubi ini menandakan ubi tersebut sudah terlalu tua sehingga tekstur dagingnya akan sangat keras ketika anda konsumsi. Meskipun tidak terlalu mempengaruhi kemanisan dari ubi, ubi dengan serabut ini cenderung memiliki terlalu banyak serat di dagingnya sehingga tidak terlalu baik bagi tubuh.

4. Hindari yang masih bergetah

Ubi yang terlalu tua memang tidak baik ketika dikonsumsi, namun ubi yang terlalu muda juga sama. Ubi yang masih muda ditandai dengan masih adanya getah dan bintik bintik pada dagingnya. Oleh karena itu, ketika memilih ubi, anda bisa mengupas sedikit kulit ubi dan dilihat ada tidaknya getah. Ubi yang bergetah atau masih muda akan terasa sangat hambar.

Itulah tips dalam memilih ubi yang baik dan manis. Pahamilah sebelum anda membeli ubi di pasar. Agar ketika mengonsumsi ubi untuk diet atau makanan, anda tidak akan dikecewakan oleh rasa ubi yang hambar. Semoga bermanfaat!