(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Saya pasti membatasi asupan makanan saat diet, misalnya mengurangi gula, lemak, atau porsi makan. Pernah saya mencoba diet karbo dan rasanya tak tahan kalau tidak pakai nasi waktu makan.

Awalnya saya hanya kurangi porsi nasi putih, tapi metode ini cuma jalan dua minggu. Karena itu, banyak teman saya yang menyarankan untuk beralih ke nasi merah. Serat nasi merah jauh lebih banyak dari nasi putih, jadi makan satu porsi normal saat diet pasti terjamin aman.

Tapi kata seorang teman, kalau salah masak nasi merahnya bisa keras. Sudah keras, rasanya hambar pula. Hmm, malas ya. Oleh karena itu, cek tips berikut yuk!

Mempersiapkan beras merah

Image: Lazada

Cuci beras merah seperti mencuci beras putih. Lakukan maksimal dua kali agar serat beras tidak hilang, terutama jika anda masak beras organik. Selanjutnya tuang air ke dalam panci beras dengan perbandingan 4 : 1, misalnya empat gelas air untuk satu gelas beras merah. Tekstur beras merah itu lebih keras dari beras putih, sehingga perlu lebih banyak air dan waktu untuk memasaknya.

Oh ya, rasio tersebut berlaku jika anda masak beras merah dengan panci ya. Kalau anda memasak beras merah dengan rice cooker, seperti Cosmos CRJ-3306 Rice Cooker (lihat di Lazada DISKON)pakai rasio 3 : 1 saja. Jika beras sudah terendam air, diamkan dulu selama 30 menit agar nasi merah lebih cepat matang dan pulen nantinya.

Menanak nasi merah

Nyalakan api sedang dan letakkan panci beras di atasnya. Aduk beras sebentar lalu tutup panci hingga airnya mendidih. Kalau sudah mendidih, angkat tutup panci dan aduk beras hingga airnya habis. Setelah air habis dan nasi terlihat setengah matang, angkat dari api dan pindahkan nasi tersebut ke panci dandang untuk dikukus sampai matang.

Kalau pakai rice cooker, aduk nasi sebentar sebelum menekan tombol “cook”. Masak selama 35 menit lalu diamkan selama 15 menit sebelum penutup rice cooker dibuka. Setelah itu, aduk nasi merah agar uapnya keluar dan sajikan. Beberapa orang lebih pilih masak nasi merah dengan panci karena hasilnya lebih enak dan pulen. Namun ini hanya preferensi, karena kalau pakai panci memang lebih ribet dari rice cooker.

Ada banyak tips menanak beras merah yang menambahkan perasa seperti garam, mentega, atau minyak. Perasa tersebut akan mempengaruhi rasa nasi merah setelah matang, tapi tentu kandungan asli berasnya akan berubah.

Kalau saya sih, lebih baik sajikan beras merah langsung dengan lauk bercitarasa seperti capcay,gulai ayam, dan ayam bumbu rujak daripada harus ditambahkan perasa. Tapi kalau belum terbiasa dengan beras merah, memasaknya boleh dicampur dengan beras putih, lho. Ayo dicoba!