(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Di Indonesia, cake punya pengertian yang ‘sedikit berbeda’ dengan kue. Biasanya di kita, kue identik dengan aneka jajanan pasar dan panganan kecil, sedangkan cake identik dengan adonan loyang yang padat dan empuk.

Bicara soal cake, baked good ini juga punya banyak macam. Tak jarang beberapa cake terlihat mirip dan sering tertukar, salah satunya sponge cake dan pound cake. Dua cake ini sekilas terlihat sama, tapi ketika diperhatikan lagi ternyata cukup berbeda. Daripada cuma nebak-nebak, langsung simak penjelasannya di bawah ini yuk!

Dari segi tekstur dan rasa.

Dibedakan dari teksturnya, ada dua jenis cake yang mendunia yaitu foam cake dan butter cake. Dari namanya saja kita bisa menilai bahwa tekstur foam cake pasti foamy (lembut dan ringan), sedangkan butter cake cenderung padat dan berat. Nah sponge cake termasuk dalam foam cake, sedangkan pound cake termasuk dalam butter cake. Sponge cake bertekstur lembut, ringan, dan berpori besar, sedangkan pound cake terasa padat dan berpori kecil. Itulah sebabnya pound cake lebih sering dijadikan cake base dari kue ulang tahun karena teksturnya lebih padat dan lebih stabil saat dihias.

Kalau dari segi rasa, sponge cake lebih mild dan ringan sedangkan pound cake lebih kaya dan buttery. Jadi kalau foam cake menang di tekstur yang ringan dan lembut, butter cake menang karena rasa yang kaya dan dalam.

Dari segi bahan.

Tekstur sponge cake dan pound cake berbeda karena bahannya juga beda. Sponge cake hanya butuh 3 bahan yakni telur, terigu, dan gula, sedangkan pound cake memakai 4 bahan: telur, terigu, gula, dan mentega. Berarti secara garis besar, pemakaian mentega lah yang membedakan tekstur dua cake ini. Semakin banyak mentega (lemak) yang dipakai, tekstur cake akan semakin padat dan berat.

Hal lain yang membedakannya adalah pemakaian telur sebagai bahan pengembang. Sponge cake memakai putih telur yang dikocok kaku (meringue), sedangkan pound cake menggunakan whole egg yang dikocok lepas.

Dari sejarahnya, pound cake memakai bahan dengan ukuran satu pon yakni 1 pon telur, 1 pon mentega, 1 pon terigu, dan 1 pon gula. Nah, banyakya telur dalam resep inilah yang membuat cake bisa mengembang naik tanpa bantuan baking powder atau baking soda.

Dari segi langkah pembuatan.

Pada dasarnya, langkah pembuatan kedua cake ini tak jauh beda. Campurkan bahan basah dan bahan kering jadi satu adonan, tuang dalam loyang lalu dipanggang. Namun karena bahan sponge cake lebih sederhana, langkah penting yang tak boleh dilewatkan adalah memisahkan kuning telur dari putih telur. Nantinya, putih telur akan dibuat meringue sedangkan kuning telur langsung diaduk dengan bahan basah lainnya. Pound cake memakai mentega sehingga proses creaming menjadi penting. Apa itu proses creaming? Yuk, baca di sini.

Sekarang tak perlu bingung lagi ya. Coba tengok resep lemon cake, carrot cake, dan banana cake ini. Dalam resep ini memang jadinya pound cake, tapi bisa juga dibuat versi sponge cake-nya lho. Selamat mencoba!