(Image: Greenwill)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Menjelang bulan puasa, ada banyak sekali hal yang harus saya persiapkan. Selain rohani, saya juga harus memikirkan betul bagaimana mempertahankan kesehatan jasmani. Sebab, bukan rahasia lagi bila saat puasa akan muncul berbagai gangguan kesehatan. Yang paling sering saya alami seperti sariawan, bibir pecah-pecah, sembelit, dan letih serta lesu.

Ternyata, gangguan kesehatan tadi juga dipicu akibat perubahan pola makan. Apalagi kita cenderung tidak tercukupi asupan mikronutrien, yang penting untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan jasmani. Apa saja macam-macam mikronutrien yang penting dan perlu untuk dipenuhi selama bulan puasa?

1. Vitamin C

Salah satu vitamin yang paling anda butuhkan saat puasa adalah vitamin C. Vitamin C bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga anda bisa terhindar dari sariawan ataupun bibir pecah-pecah. Anda bisa mendapatkan vitamin C dari makanan seperti jeruk manis, kiwi, jambu biji, paprika, strawberry, mangga, dan pepaya.

2. Vitamin A

Selain Vitamin C, anda juga butuh mengonsumsi vitamin A yang berfungsi untuk melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. Makanan yang tinggi Vitamin A seperti wortel, hati sapi, hati ayam, ikan salmon, susu dan olahannya, labu, bayam, dan melon.

3. Vitamin E

Tak hanya bagus untuk kulit, Vitamin E juga memiliki fungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Anda bisa memperoleh Vitamin E dari makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, tauge, alpukat, brokoli, bayam, pepaya, dan minyak zaitun.

4. Zat Besi

(Image: Shutterstock)

Zat besi berfungsi membantu proses pembentukan sel darah merah, membantu proses metabolisme tubuh, sampai membantu fungsi otot tubuh. Makanan yang tinggi sumber zat besi di antaranya adalah telur, daging-dagingan, hati sapi & ayam, bayam, asparagus, kentang, kacang-kacangan, alpukat, dan kurma.

5. Klorida

(Image: Shutterstock)

Klorida berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Sehingga anda tidak cepat kehilangan air yang jadi penyebab utama tubuh mudah lelah. Klorida bisa didapatkan dari tomat, seledri, selada, rumput laut, dan masih banyak sumber lainnya.

6. Zinc

Salah satu manfaat zinc yang paling penting adalah menjaga sistem kekebalan tubuh. Sehingga gangguan kesehatan seperti flu, batuk, dan sariawan tidak mudah menyerang. Zinc bisa anda dapatkan pada daging, beras merah, jamur, gandum, alpukat, pisang, apel, kepiting, lobster, tiram, ikan salmon, cumi-cumi, brokoli, bayam, wortel, kemangi, jamur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

7. Serat

Jika sering sembelit saat puasa, mungkin anda kurang serat. Fungsi utama serat untuk melancarkan proses pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Sehingga manfaat jangka panjang yang bisa didapat yaitu berat badan yang terkontrol. Serat ini banyak terkandung pada sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.

Itu tadi beberapa jenis mikronutrien sekaligus sumber makanannya yang bisa diperhatikan untuk konsumsi saat bulan puasa. Selain yang telah disebutkan, tentu masih banyak lagi sumber gizi baik yang mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh saat berpuasa. Maka itu, yuk perbanyak ragam bahan makanan anda!