Penulis: Ria.C

Saya sering sekali mendengar kalimat “awas santannya pecah, terus diaduk ya”. Terutama ketika memasak sajian yang menggunakan santan seperti sayur lodeh, opor ayam, soto betawi dan sebagainya. Tekstur santan yang pecah tentu akan merusak penampilan dari masakan. Meski demikian, permasalahan santan pecah masih menjadi permasalahan umum dalam mengolah masakan hingga saat ini. Bahkan ada yang tidak menyadari selama prosesnya bahwa santan sudah pecah, duh

Untuk itu, yuk kita pahami dulu apa itu santan pecah dan pengaruhnya. Kemudian antisipasi dengan tips-tips berikut ini.

Apa itu santan pecah?

Kondisi dimana masakan yang menggunakan bahan santan kental, kenampakan santannya menggumpal dan tidak menyatu dalam (kuah) masakannya. Hal ini jarang terjadi untuk masakan yang hanya menggunakan santan encer. Bisa dibayangkan dong kalo misalnya opor ayam, lodeh, ataupun soto betawi hasil masakmu; santannya memisah dan tidak berpadu cantik dengan kuahnya, penampilannya pasti jadi tidak menarik.

Coba resep ala rumahan nan simpel ini: Sayur Lodeh.

Apakah mempengaruhi rasa masakan?

Selain penampilan sajiannya menjadi sangat tidak menarik, cita rasanya sudah pasti terpengaruh. Yaitu masakan menjadi tidak gurih dan aroma harum khas santan tidak akan keluar.

Coba resep istimewa di momen berkumpul keluarga ini: Opor Ayam.

Cara memasak dengan santan supaya tidak pecah

Tips #1: Setelah memasukkan santan kental, aduk terus masakan kamu sampai mendidih. Oke, siap-siap pegel ya tangan dan lenganmu. Pengadukan yang tidak konsisten dan terus menerus (sebelum mendidih) akan membuat santan memisah atau pecah.

Tips #2: Setelah memasukkan santan kental, pastikan api kompor dalam posisi kecil-sedang. Api yang terlalu besar akan membuat santan lebih mudah pecah.

Tips #3: Jika menggunakan dua jenis santan dalam suatu masakan yaitu santan kental dan encer. Masukkan santan encer terlebih dahulu dan masak bersama bumbu dan bahan makanan hingga mendidih. Setelah itu (tahap terakhir) baru masukkan santan kental sambil terus menerapkan poin 1 dan 2 diatas yah.

Tips #4: Untuk meminimalisir pecah, kamu bisa menambahkan sedikit tepung beras dalam santan murni atau kentalmu, aduk hingga merata. Baru kemudian masukkan dalam masakan.

Tips #5: Gunakan santan instan atau siap pakai. Ini nih cara paling simpel dan jarang kejadian santan pecah. Hal ini disebabkan santan instan dalam kemasan sudah ditambahkan bahan penstabil (emulsifier) sehingga ketika dimasak dia akan tetap atau stabil konsistensinya.

Coba buat sendiri di rumah resep istimewa ini: Soto Betawi.

Okay ladies, nice info kan ya. Buat kamu yang sudah berkecimpung lama di dunia perdapuran pasti sudah paham banget akan hal ini. Sementara buat kamu yang baru mulai berkiprah di dapur, seperti saya, tidak ada kata terlambat kok untuk tahu lebih banyak. Semangat memasak!