Penulis: Khasanis.A | Editor: Ria

Klepon adalah jajanan tradisional Indonesia yang cukup melegenda. Rasanya manis, gurih, kenyal, legit, dan pecah di mulut. Jajanan ini cocok sekali disantap saat pagi atau sore hari bersama secangkir teh hangat yang kental dan tawar.

Klepon klasik terbuat dari tepung ketan yang diberi air perasan daun suji sekaligus pandan untuk memberikan warna hijau cantik dan aroma khas yang lembut. Seiring berjalannya waktu, ada banyak variasi unik dari klepon seperti klepon pelangi isi coklat dan klepon ubi ungu dengan tampilan lebih menarik.

Cara membuat klepon sebenarnya cukup simpel. Tapi terkadang ada masalah-masalah kecil yang cukup mengganjal seperti klepon yang terlalu basah, licin, atau lembek, yang akhirnya akan membuatnya jadi tidak tahan lama. Atau klepon yang pecah isian gula jawanya saat direbus. Untuk menghindarinya, simak tips-tips penting berikut ini.

1. Tambahkan Air Kapur Sirih

Air kapur sirih ini semacam ‘air magis’ yang bisa membuat beberapa jenis makanan tertentu jadi lebih kering, padat, dan renyah bila digoreng. Sementara itu, air kapur sirih yang ditambahkan dalam adonan klepon dapat membuat klepon jadi lebih kenyal dan kesat. Hal ini disebabkan kandungan kalsium yang ada di dalam air kapur sirih nantinya akan bereaksi dengan pati dari beras atau tepung.

Tekstur klepon pun jadi padat, kenyal, dan tidak lembek. Klepon juga jadi lebih awet dan tidak cepat busuk. Namun perhatikan penggunaan air kapur sirihnya, ya. Jangan terlalu banyak menggunakan air kapur sirih karena klepon bisa pahit. Untuk mendapatkan air kapur sirih yang bening, anda bisa diamkan dulu larutannya selama semalaman.

Baca juga:  4 Tips dan Cara Menggunakan Kapur Sirih dalam Masakan

2. Jangan Terlalu Banyak Memberikan Isian Klepon

Memang, klepon yang enak adalah ketika digigit akan langsung pecah dan isian gula merahnya pun lalu lumer di mulut. Tapi meski begitu, jangan buru-buru memasukkan terlalu banyak irisan gula merah ya. Isian yang terlalu penuh bisa membuat klepon mudah pecah ketika direbus.

3. Masukkan Adonan Langsung ke Air Mendidih

Jangan biarkan klepon yang sudah dibulat-bulatkan menunggu air mendidih untuk kemudian direbus, ya. Cara ini justru akan membuat klepon mudah pecah ketika direbus. Rebuslah air dalam panci hingga mendidih baru bulat-bulatkan adonan klepon yang langsung dicelupkan untuk direbus.

Bila membuat klepon dalam jumlah banyak dan harus dibulatkan terlebih dulu, maka jangan lupa untuk memberi dan melapisi wadah klepon dengan tepung ketan agar klepon tidak lengket.

4. Jangan Terlalu Lama Merebus

Terlalu lama merebus bisa membuat klepon jadi terlalu lembek sehingga tidak kenyal lagi. Oleh sebab itu saat merebusnya, jika klepon sudah terlihat mengapung langsung angkat, tiriskan, dan gulingkan ke dalam kelapa parut agar tidak lengket.

Pastikan anda mengikuti tips di atas dengan seksama ya, untuk klepon yang kesat, mulus, dan lezat. Selamat mencoba!