Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Kalau sudah waktunya ngemil, saya sering jadi lupa diri. Niatnya cuma makan sedikit, tahu-tahu sudah habis setengah toples kue. Apalagi kalau camilannya kue gabus, wah, saya bisa menghabiskan satu toples sendirian! Maklum yah, selain karena favorit saya adalah kue asin-gurih, kue gabus juga sangat renyah sehingga cocok dinikmati ketika bersantai. Bahkan saya juga sering menjadikannya sebagai ‘kerupuk’ dan dimakan bareng nasi, bakso, atau mie.

Meski tidak sulit mendapatkan penjual kiloan kue gabus dan snacksnack kering lainnya, tapi saya lebih suka membuatnya sendiri. Selain untuk mengisi waktu luang di weekend, saya juga jadi bisa memastikan kualitas bahan-bahannya: tepung tidak apek, telur pasti baru, dan keju enak yang super gurih. Jika anda juga tertarik untuk membuatnya, simak tips dan trik membuatnya berikut ini.

1. Gunakan tepung yang tepat

Untuk bisa menciptakan tekstur yang renyah dan garing pada kue gabus, pemilihan tepung yang digunakan sangatlah penting. Anda harus menggunakan tepung sagu. Tepung tersebut sebaiknya tidak digantikan dengan tepung lainnya, karena akan menghasilkan tekstur dan rasa yang berbeda.

Baca juga: Mengenal Macam-macam Tepung yang Ada di Indonesia

2. Uleni adonan sampai kalis

Perlu anda ketahui, cara mencampur adonan kue gabus tak bisa sembarangan. Yang harus anda lakukan adalah mencampur semua bahan seperti tepung, garam, keju cheddar, mentega, dan telur sampai benar-benar kalis. Pastikan tidak ada adonan yang menggumpal. Dan pastikan anda tidak menambahkan air sedikit pun pada adonan atau kue gabus anda akan gagal. Selanjutnya, ambil sedikit adonan, bulatkan, lalu pilin dengan kedua telapak tangan sampai bentuknya menyerupai cacing.

3. Goreng kue gabus dalam minyak dingin

Salah satu faktor penentu keberhasilan kue gabus terletak pada cara penggorengannya. Berbeda dengan makanan lain yang digoreng saat keadaan minyak sudah panas, kue gabus justru harus digoreng dalam minyak dingin. Menggoreng kue gabus dalam minyak panas hanya akan membuat kue anda berlubang dan tidak mulus.

Setelah memastikan seluruh adonan kue gabus (yang telah dibentuk) terendam minyak, barulah anda bisa mulai menyalakan kompor dengan api sedang. Selama proses menggoreng, hindari mengaduk kue gabus terlalu sering, karena akan membuat bentuk kue gabus rusak. Cara ini juga bisa membantu agar minyak tidak terserap terlalu banyak ke dalam adonan.

Tunggu sampai adonan mulai mengeras, lalu anda bisa mulai mengaduknya perlahan sambil memisahkan kue yang masih saling menempel. Jika kue gabus sudah berubah warna menjadi kuning keemasan, segera angkat dan tiriskan.

4. Simpan kue gabus dalam wadah kedap udara

Jika kue gabus sudah matang, jangan langsung memindahkannya ke dalam wadah. Tunggu sampai minyak surut dan kue gabus benar-benar dingin, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpan di tempat yang kering agar kue gabus anda bisa tahan lama.

Ternyata membuat kue gabus itu sangat mudah, kan? Langsung saja yuk membuatnya dengan Resep Kue Gabus praktis dan enak di sini.