11 Menu Makan Siang Sederhana Antiribet

Menyiapkan makan siang yang sederhana dan enak, nggak harus ribet, kok. Dengan menggunakan berbagai bahan yang ekonomis dan teknik memasak yang sederhana, kamu bisa menyiapkan beragam hidangan mengenyangkan dalam waktu singkat.
Mulai dari lauk hingga sayur, 11 resep menu makan siang ini bisa kamu recook dengan mudah dan antiribet. Dijamin pasti akan disukai keluarga karena rasanya yang lezat. Yuk, recook!
1. Nasi Goreng Telur

Bahan:
Nasi putih – 800 gram
Telur – 3 butir
Garam – 1/2 sdm
Kaldu jamur – 1/2 sdt
Minyak, untuk menumis – 2 sdm
Seledri, iris tipis – secukupnya
Bawang goreng – secukupnya
Bumbu Halus:
Bawang putih – 4 siung
Bawang merah – 2 siung
Cabai merah – 40 gram
Cara Membuat:
- Goreng telur mata sapi satu persatu. Angkat dan sisihkan.
- Panaskan minyak. Tumis bumbu halus hingga harum.
- Masukkan nasi, garam, dan kaldu. Aduk hingga tercampur rata dan biarkan masak.
- Masukkan seledri dan bawang goreng. Aduk rata. Angkat.
- Siap disajikan.
- Tips
- Nasi goreng bisa ditambahkan bahan pelengkap atau protein sesuai selera, seperti daging ayam, bakso, atau teri. Tambahkan bahan ini bersamaan dengan menumis bumbu halus.
2. Sup Merah

Bahan:
Dada ayam, potong dadu – 250 gram
Wortel – 2 buah
Sosis – 6 buah
Kacang polong – 100 gram
Bawang putih, cincang halus – 4 siung
Bawang bombay, iris tipis – 1/2 buah
Merica bubuk – 1/2 sdt
Pala bubuk – 1/4 sdt
Kaldu ayam – 1 liter
Margarin, untuk menumis – 1 sdm
Garam – secukupnya
Gula – secukupnya
Tepung maizena, encerkan dengan sedikit air – 1 sdt
Saus Tomat:
Tomat – 5 buah
Saus tomat – 2 sdm
Cara Membuat:
- Saus tomat: Rebus tomat sampai lunak, kemudian kupas kulitnya. Blender tomat sampai halus, kemudian saring. Sisihkan.
- Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, kemudian masukkan daging ayam yang sudah dipotong. Tumis sampai daging ayam berubah warna.
- Tambahkan air kaldu, kemudian masukkan wortel yang sudah dipotong. Tambahkan saus tomat, garam, gula merica dan pala, aduk rata.
- Setelah wortel empuk masukkan sosis dan kacang polong, tunggu mendidih kemudian tambahkan larutan maizena, aduk rata, angkat.
- Sup merah siap disajikan hangat.
3. Nasi Bakar Ikan Tongkol

Bahan:
Beras – 2,5 cup
Teri nasi, goreng – secukupnya
Air mendidih, untuk masak nasi – secukupnya
Serai, memarkan – 1 batang
Lengkuas, memarkan – 1 ruas
Daun salam – 2 lembar
Daun jeruk – 2 lembar
Kaldu ayam bubuk – 1 sdt
Daun pandan – 1 lembar
Garam – secukupnya
Cabe rawit, goreng sebentar – secukupnya
Pete, goreng sebentar – secukupnya
Bawang merah, iris tipis – 4 butir
Bawang putih, iris tipis – 2 siung
Cabe merah besar, iris serong – 1 buah
Isian:
Ikan tongkol – 1 ekor
Air jeruk nipis – secukupnya
Sereh, memarkan – 2 batang
Daun jeruk – 5 lembar
Daun kunyit, iris halus – 2 lembar
Daun pandan, ikat simpul – 1 lembar
Kemangi petik – 1 rantang
Daun bawang, iris – 2 batang
Bawang merah – 20 butir
Bawang putih – 8 siung
Cabe keriting merah – 20 buah
Cabe rawit merah – 25 buah
Kunyit – 1 ruas
Jahe – 1 ruas
Garam – secukupnya
Gula – secukupnya
Cara Membuat:
- Nasi liwet: Cuci bersih beras, masukkan daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, daun pandan, cabe rawit,sebagian teri nasi, garam, dan kaldu bubuk, sisihkan dahulu.
- Tumis bawang putih dan bawang merah sampai wangi. Masukkan cabe merah iris, aduk sebentar.
- Tuang tumisan bumbu ke atas beras, tambahkan air mendidih. Aduk rata. Masak dengan rice cooker hingga matang.
- Setelah nasi matang buka tutup rice cooker, aduk nasi, taburi sisa teri nasi, cabe rawit dan pete goreng. Sisihkan terlebih dahulu.
- Isian ikan tongkol: Bersihan ikan tongkol, lalu beri garam dan air jeruk nipis. Diamkan selama 10–15 menit, kemudian kukus ikan sampai matang. Sisihkan dan biarkan panasnya hilang. Lalu, suwir-suwir daging ikan. Sisihkan.
- Tumis bawang merah, bawang putih, cabe keriting, cabe merah, cabe rawit merah, kunyit, dan jahe. Tambahkan garam dan gula secukupnya. Masukan semua bumbu daun kecuali kemangi. Tumis sebentar lagi sampai wangi. Koreksi rasa bumbu.
- Masukkan ikan tongkol, aduk rata sampai bumbu meresap.
- Sebelum diangkat, masukkan kemangi dan aduk sebentar. Sisihkan.
- Penyelesaian: Tata 1/2 centong nasi liwet letakkan di atas selembar daun pisang. Ambil 3 sdm bahan isian kemudian gulung daun pisang seperti bentuk lontong. Bakar diatas pan yang sudah dipanaskan sampai daun kecoklatan. Sajikan dengan lalapan.
4. Tahu Cabe Garam

Bahan:
Tahu putih, potong kotak kecil – 6 buah
Bawang putih – 10 siung
Cabai rawit – 10 buah
Daun bawang – 2 batang
Garam – 1 sdt
Kaldu bubuk – 1 sdt
Tepung maizena – 4 sdm
Tepung terigu – 4 sdm
Minyak – secukupnya
Cara Membuat:
- Iris tahu menjadi kotak kecil-kecil.
- Cincang halus bawang putih, cabai dan daun bawang. Sisihkan dahulu.
- Siapkan wadah tertutup rapat, masukkan tepung maizena, tepung bumbu serbaguna dan tahu yang telah dipotong. Tutup rapat lalu guncangkan agar tahu terbaluri oleh tepung.
- Panaskan secukupnya minyak, goreng tahu hingga matang keemasan, angkat dan tiriskan.
- Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan cabai garam dan kaldu bubuk lalu tumis sebentar.
- Masukkan tahu yang telah digoreng, aduk hingga tahu tercampur rata dengan bumbu. Tambahkan irisan daun bawang, masak sebentar hingga layu.
- Tahu cabai garam siap disajikan.
Tips
Takaran tiap jenis tepung bisa disesuaikan selera.
5. Tumis Pakcoy

Bahan:
Pakcoy – 5 bonggol
Bawang putih, cincang – 5 siung
Saus tiram – 2 sdm
Gula pasir – 1/2 sdt
Maizena – 1/2 sdt
Air – 150 ml
Minyak, untuk menumis – secukupnya
Cara Membuat:
- Rebus pakcoy dalam air mendidih selama 30 detik saja. Angkat dan tiriskan.
- Tumis bawang putih hingga harum.
- Masukkan saus tiram, gula, air, dan maizena. Aduk dan masak hingga mengental. Angkat.
- Tata pakcoy di piring saji. Siram dengan hasil tumisan.
- Siap disajikan.
6. Tempe Teriyaki

Bahan:
Tempe, 2 papan – 300 gram
Bawang bombay – 1/2 buah
Bawang putih – 4 siung
Cabai merah – 3 buah
Kecap manis – 1 sdm
Saus teriyaki – 2 sdm
Daun bawang – 2 tangkai
Garam – secukupnya
Gula – secukupnya
Wijen sangrai – secukupnya
Minyak goreng – secukupnya
Cara Membuat:
- Iris lebar bawang bombay, cincang bawang putih, iris serong cabai merah, iris-iris daun bawang, sisihkan terpisah semuanya.
- Potong-potong tempe kecil memanjang kemudian goreng setengah matang. Angkat dan tiriskan.
- Tumis bawang putih, bawang bombay, dan cabai merah sampai harum. Masukkan tempe aduk rata.
- Tambahkan kecap manis, saus teriyaki, garam dan gula. Masak sampai bumbu meresap, koreksi rasanya lalu angkat.
- Sajikan dengan taburan wijen sangrai dan irisan daun bawang.
7. Pecel Terong

Bahan:
Terong ungu – 2 buah
Telur rebus, belah dua – 1 butir
Santan, dari 1/4 butir kelapa – 200 ml
Daun kemangi – secukupnya
Bumbu Ulek:
Cabe rawit merah – 3 buah
Cabe merah keriting – 2 buah
Kemiri, sangrai – 2 butir
Kencur – 1 ruas
Gula pasir – 1 sdt
Garam – 1 sdt
Cara Membuat:
- Dalam panci, rebus santan hingga mendidih dengan api kecil. Sisihkan.
- Rebus terong hingga matang. Angkat dan tiriskan.
- Dalam piring, taruh bumbu ulek. Letakkan terong di atasnya lalu penyet. Tuang kuah santan. Beri telur rebus dan daun kemangi.
- Siap disajikan.
Tips
Selain direbus, terong juga dapat dibakar.
8. Nasi Telur Pontianak

Bahan:
Telur – 2 butir
Kecap asin – 1 sdm
Kecap manis – 1 sdm
Lada bubuk – 1/4 sdt
Air – 2 sdm
Bawang putih, cincang halus – 2 siung
Daun bawang, iris kasar – 2 tangkai
Minyak goreng – 5 sdm
Nasi putih – 1 piring
Cara Membuat:
- Dalam mangkuk, campur air, kecap asin, kecap manis, lada bubuk dan bawang putih, aduk rata.
- Tumis daun bawang sebentar dengan minyak goreng sampai harum, kemudian masukkan telur. Diamkan hingga putih telur matang.
- Tuang campuran kecap dan bawang putih ke atas telur, sedikit demi sedikit. Siram-siram saus kecap ke atas telur sampai meresap dan telur matang. Tingkat kematangan telur bisa disesuaikan sesuai selera.
- Siram di atas nasi hangat, siap disajikan.
9. Lele Goreng Kremes

Bahan:
Ikan lele – 4 ekor
Air perasan jeruk nipis – 2 sdt
Garam – 1 sdt
Minyak goreng – secukupnya
Perendam:
Garam – 1 sdt
Lada bubuk – 1/2 sdt
Air – 250 ml
Bumbu Halus:
Bawang putih – 4 siung
Ketumbar – 1 sdt
Kemiri, sangrai – 2 butir
Jahe – 2 cm
Kunyit, bakar – 2 cm
Kremesan:
Bumbu sisa rendaman – 250 ml
Tepung beras – 50 gram
Tepung sagu – 15 gram
Cara Membuat:
- Buang insang dan kotoran perut ikan, lalu cuci bersih. Lumuri dengan perasan jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 10 menit, lalu cuci kembali hingga bersih. Sisihkan.
- Dalam wadah, campur bumbu perendam dan bumbu halus lalu aduk rata. Masukkan ikan lele ke dalamnya dan lumuri ke seluruh tubuhnya hingga merata. Diamkan selama 30 menit.
- Panaskan banyak minyak. Sembari menunggu, tiriskan ikan lele dan sisihkan bumbu bekas rendaman. Dalam wadah, campur semua bahan kremesan lalu aduk rata hingga tidak ada yang bergerindil.
- Goreng semua ikan lele hingga matang dan kering. Angkat dan tiriskan.
- Goreng kremesan dengan cara dituang perlahan dan menyebar ke seluruh wajan. Masak hingga kering dan berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
- Siap disajikan.
Tips
Cara membuat kremesan agar bisa jadi bentuk berbutir yaitu tuang adonan kremesan dari jarak 30 cm di atas wajan berisi minyak panas.
10. Tumis Sawi Putih

Bahan:
Sawi putih, potong 3 cm – 250 gram
Wortel, iris serong tipis – 1 buah
Telur puyuh, rebus lalu kupas – 8 butir
Bawang bombay, iris tipis memanjang – 1/2 buah
Bawang putih, ulek halus – 2 siung
Cabai merah keriting, iris serong – 3 buah
Saus tiram – 1 sdm
Garam – 3/4 sdt
Gula pasir – 1/2 sdt
Minyak wijen – 1/2 sdt
Merica halus – 1/4 sdt
Air – 200 ml
Minyak untuk menumis – 2 sdm
Cara Membuat:
- Panaskan minyak. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Tambahkan cabai iris. Aduk rata.
- Masukkan wortel dan telur puyuh, aduk rata. Tuang sedikit air lalu masak hingga wortel setengah matang.
- Masukkan sawi putih. Tambahkan saus tiram, garam, dan gula pasir. Aduk rata.
- Tuang sisa air. Masak hingga matang. Koreksi rasanya.
- Menjelang diangkat, masukkan minyak wijen. Aduk rata. Angkat.
- Siap disajikan.
Tips
Selain telur puyuh, dapat juga memakai bakso, fillet ayam, dan udang sebagai campuran tumisan.
11. Ayam Geprek (Tanpa Tepung)

Bahan:
Ayam kampung, potong jadi 4 bagian atau sesuai selera – 1 ekor
Air – 1 liter
Daun salam – 3 lembar
Serai – 2 batang
Daun jeruk – 5 lembar
Garam – 1,5 sdt
Gula pasir – 1 sdt
Bumbu Halus:
Bawang merah – 10 butir
Bawang putih – 5 siung
Kemiri, sangrai – 5 butir
Lengkuas – 2 cm
Kunyit bakar – 4 cm
Jahe – 1 cm
Ketumbar, sangrai – 1,5 sdm
Sambal Tomat:
Cabai merah keriting – 7 buah
Cabai rawit merah – 9 buah
Bawang putih – 2 siung
Tomat – 1 buah
Terasi – 1 sdt
Garam – 1/4 sdt
Gula merah – 1 sdt
Jeruk limau – 1 buah
Pelengkap:
Aneka sayur lalapan – secukupnya
Sambal tomat – secukupnya
Cara Membuat:
Membuat Sambal:
- Goreng cabai, bawang, terasi, dan tomat hingga matang. Angkat.
- Uleg jadi satu semua bahan sambal, tambahkan garam dan gula merah.
- Kucuri dengan air jeruk limau, aduk rata. Koreksi rasanya.
- Sajikan sambal bersama ayam.
Memasak Ayam:
- Masukan dan campur semua bahan ke dalam panci, lalu tutup rapat.
- Masak/ungkep dengan api sedang. Setelah mendidih, kecilkan apinya dan lanjutkan pemasakan hingga ayam matang dan bumbu meresap serta kuah menyusut.
- Keluarkan ayam dan dinginkan.
- Goreng ayam dalam minyak banyak hingga matang. Angkat dan tiriskan.
- Ketika akan disajikan, siram sambal ke atas ayam lalu geprek (pukul ringan) ayam menggunakan ulekan. Tapi jangan terlalu keras hingga hancur.
- Sajikan dengan sambal, sayuran lalap dan jeruk limau.
Tips
- Ayam ungkep (yang belum digoreng) bisa disimpan dalam freezer dan dijadikan stok makanan yang bisa tahan hingga 1 bulan lamanya.
- Cukup goreng ayam dalam waktu sebentar saja karena ayam sebenarnya telah matang.
- Minyak yang digunakan menggoreng harus benar-benar sudah panas dan gunakan api besar, agar bagian luar ayam/kulit bisa krispi namun bagian dalamnya tetap lembut dan tidak kering.
Atsarina Luthfiyyah (Senior Editor)
Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi
Hubungi Kami di [email protected]













Having read this I thought it was very enlightening.
I appreciate you taking the time and effort to put this informative article together.
I once again find myself personally spending way too much time
both reading and posting comments. But so what, it was still worth it!
There is certainly a lot to learn about this subject. I really like all the points you’ve made.
I’m really inspired with your writing talents and also with
the structure in your weblog. Is that this a paid subject matter or did you
customize it your self? Anyway stay up the nice quality writing, it’s uncommon to peer a great blog like
this one today..
Hello There. I found your blog using msn. This is a very well
written article. I’ll make sure to bookmark it and come back to read more
of your useful info. Thanks for the post. I will certainly comeback.
For newest news you have to go to see web and on world-wide-web I found
this website as a finest site for most recent updates.
Nice post. I used to be checking continuously this blog and I’m inspired!
Very useful information specially the final section 🙂 I take care of such
information a lot. I was looking for this certain info for a very long time.
Thanks and good luck.
Ridiculous quest there. What occurred after?
Take care!
Hi to all, the contents existing at this web site are truly remarkable for people knowledge, well, keep up the good work fellows.
Resep yang sangat praktis dan mudah dibuat! Terima kasih sudah berbagi menu makan siang yang simpel dan lezat ini.
Such practical and delicious-looking recipes! These simple lunch ideas are perfect for busy weekdays without sacrificing flavor.
Hi there, I do think your blog could be having internet browser compatibility issues.
Whenever I look at your blog in Safari, it looks fine however when opening in IE, it has some overlapping issues.
I simply wanted to provide you with a quick heads up!
Besides that, fantastic blog!
Do you have a spam issue on this blog; I also am a blogger, and I was curious about your situation; many of us have
developed some nice procedures and we are looking to swap solutions with others, be sure to
shoot me an email if interested.
Good answers in return of this question with firm arguments and describing the whole thing regarding that.
When I initially commented I seem to have clicked on the -Notify me when new
comments are added- checkbox and now each time a comment is
added I receive four emails with the same comment. There has to be a way you can remove me from that service?
Cheers!
Your mode of explaining the whole thing in this article is truly good, all
can effortlessly understand it, Thanks a lot.
We’re a group of volunteers and starting a new scheme in our community.
Your site provided us with valuable information to work on. You have done a formidable job and
our entire community will be grateful to you.
Wonderful article! This is the kind of information that are supposed to
be shared across the net. Disgrace on the search engines for
now not positioning this put up higher! Come on over
and seek advice from my web site . Thanks =)
I am sure this piece of writing has touched all
the internet viewers, its really really pleasant article on building up
new website.
I do not even know how I ended up here, but I thought this post was great.
I don’t know who you are but definitely you are going to a famous blogger
if you aren’t already 😉 Cheers!
This is a topic that’s close to my heart… Thank you! Exactly where
are your contact details though?
you’re really a excellent webmaster. The website loading velocity is
incredible. It kind of feels that you’re doing any unique trick.
Furthermore, The contents are masterpiece.
you’ve performed a great task on this subject!
Hi it’s me, I am also visiting this website daily, this web page
is truly nice and the people are really sharing fastidious thoughts.
A motivating discussion is definitely worth comment.
I believe that you need to write more on this issue,
it might not be a taboo matter but typically folks don’t talk about
these issues. To the next! All the best!!
For females, however, early maturation is associated with more psychosocial disadvantages than is
late maturation. The most notable social phenomenon of adolescence is the emergence
of the marked importance of peer groups.
It’s wonderful that you are getting thoughts from this
article as well as from our discussion made at this time.
Heya i’m for the primary time here. I came across this
board and I to find It really useful & it helped me
out much. I hope to present something again and help others like you aided me.
I am not certain where you are getting your info, but good topic.
I needs to spend a while finding out more or working out more.
Thank you for fantastic information I was looking for
this info for my mission.
Terima kasih resepnya, saya paling sering recook nasi goreng telur karena bahannya selalu ada di kulkas dan cocok untuk sarapan sekaligus makan siang. Tips menambahkan protein seperti bakso atau teri juga benar-benar menyelamatkan saat stok lauk habis. Satu hal yang saya pelajari, menumis bumbu halus dengan api kecil lebih lama sedikit membuat aroma bawang dan cabai keluar lebih maksimal, dan nasi yang dipakai sebaiknya yang sudah didinginkan agar tidak lembek. Kebetulan saya juga tertarik pada hal-hal reflektif di luar dapur, seperti membaca garis tangan lewat AI palm reader yang menganalisis karakter dan potensi seseorang hanya dari foto telapak tangan. Menarik juga membandingkan intuisi saat memasak dengan cara kita memahami diri sendiri.