Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Idul Adha identik dengan sajian dua daging, yakni sapi dan kambing. Tentunya di hari yang spesial ini, ada saja kiriman daging-daging potong segar dari tetangga, pengurus mesjid, maupun sanak saudara. Saya tentu bersyukur dengan kiriman-kiriman tersebut karena bisa langsung mengolahnya jadi aneka masakan lezat khas lebaran kurban.

Namun ketika sudah kenyang dengan hidangan utama hari raya, ternyata masih ada sisa daging-daging segar yang belum terjamah. Bisa saja daging-daging ini disimpan dalam freezer, tapi kurang praktis kalau sewaktu-waktu ingin dimakan, ya? Belum lagi kualitas daging yang semakin menurun jika terlalu lama tak diolah. Oleh karena itu, daging-daging ini sebaiknya langsung dibuat jadi masakan matang dan tahan lama, sehingga tinggal dipanaskan saja jika ingin disantap. Apa saja sajiannya? Scroll ke bawah, yuk!

1. Dendeng

dendeng balado

Anda suka gorengan? Buat saja dendeng untuk stok lauk! Dendeng adalah daging yang diiris tipis, diberi bumbu, lalu digoreng hingga matang sesuai keinginan. Nah, anda bisa buat dendeng kering sebagai stok makanan, lho. Caranya simple sekali, yakni empukkan daging dengan direbus atau digepuk, lalu marinasi daging dengan bumbu hingga meresap sempurna. Keringkan daging dengan dijemur matahari atau dipanggang dalam oven. Daging dendeng kering bisa disimpan dalam wadah kedap udara (toples) dan letakkan dalam suhu ruang hingga 1-2 minggu.

Baca juga: Cara Praktis Membuat Dendeng Basah dan Kering

2. Serundeng Daging

Serundeng daging kelapa

Hidangan yang satu ini cara buatnya tak jauh beda dengan dendeng. Namun, serundeng daging memang lebih unggul soal rasa karena adanya serundeng atau parutan kelapa yang digoreng kering. Hmm, rasanya disuguhkan dengan nasi hangat dan sambal saja sudah lengkap, ya? Untuk pembuatannya, anda bisa iris tipis, potong kotak, atau suwir daging sapi yang sudah direbus. Setelah itu, tumis bersama racikan bumbu dan parutan kelapa hingga kering. Simpan serundeng daging dalam plastik sebanyak porsi sekali makan, lalu taruh dalam freezer agar lebih awet.

Baca juga: 5 Tips Memasak Serundeng Lebih Enak & Tahan Lama

3. Bakso Daging

pentol bakso daging sapi asli lezat

Siapa yang tak suka bakso? Makanan ini bisa jadi cemilan ataupun lauk sedap di meja makan. Mumpung ada banyak daging segar, sekalian saja dibuat jadi bakso. Bahkan sajian ini juga bisa jadi frozen food yang lebih sehat dan terjamin, lho. Giling daging sapi hingga cukup halus bersama bahan dan bumbu tambahan. Bulat-bulatkan bakso dan rebus hingga teksturnya cukup padat. Setelah itu, tiriskan bakso rumahan dan masukkan dalam wadah kedap udara. Bakso daging frozen ala rumahan bisa awet hingga 2 bulan.

Baca juga: 5 Tips Membuat Bakso Bulat Halus & Matang Hingga ke Tengah

4. Galantin atau Rolade

Galantin sapi lengkap

Sajian yang satu ini rasanya membawa kita bernostalgia ke zaman oma-opa, ya. Galantin atau rolade adalah olahan daging yang digulung memanjang dan dikukus hingga matang. Jika ingin disajikan, bisa langsung dipotong-potong lalu dicampurkan dalam sup, atau bisa juga digoreng sebentar hingga kecoklatan dua sisinya. Meskipun dua masakan ini terlihat mirip, sebetulnya rolade memakai lapisan telur di permukaan dagingnya, nih.

Apapun pilihan anda, cara buat kedua sajian ini hampir sama yakni campur daging sapi giling dan aneka bumbu dalam satu wadah. Cek rasa dan cetak membentuk gulungan panjang (seperti guling), lalu setelahnya kukus hingga matang. Simpan galantin dan rolade dalam bentuk utuh di freezer dan nikmati sebelum sebulan.

Baca juga: 4 Tips Menggulung Rolade Agar Bulat dan Padat Sempurna

5. Rendang

Yup, hidangan yang satu ini hampir tak pernah absen saat hari H Idul Adha. Namun dengan banyaknya daging, tak ada salahnya membuat rendang sekaligus untuk stok lauk, kan? Ungkep daging yang sudah dipotong-potong dalam bumbu bercampur santan hingga habis cairannya, kering, dan mengeluarkan minyak. Nah lama memasak ini juga mempengaruhi ketahanan rendang, lho. Jika dimasak seharian, rendang bisa tahan dalam wadah kedap udara atau toples di suhu ruang, sedangkan rendang yang dimasak 2-3 jam tetap harus masuk ke dalam freezer, ya. Psst, rendang akan semakin enak jika dipanaskan berulang, lho!

Baca juga: 7 Tips Memasak Rendang Enak Berbumbu dan Daging Tidak Hancur

Nah, sekarang tak perlu bingung lagi dengan sisa daging segar ya. Selain mengolahnya menjadi sajian yang lebih awet, jangan lupa untuk memperhatikan hidangan hari H Idul Adha yang masih tersisa, ya. Apalagi hidangan bersantan yang butuh perhatian lebih. Selamat menunaikan hari raya!