Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Di pasaran, saya bisa menemukan berbagai jenis sayuran dengan mudah. Setiap sayuran itu juga memiliki rasa khas masing-masing. Ada yang rasanya segar dan renyah, cenderung manis, bahkan pahit. Salah satu sayuran pahit yang cukup populer dan sering digunakan adalah pare. Rasa pahit ini berasal dari kandungan zat quinine, yang ternyata juga berfungsi sebagai penawar alami untuk demam, anti malaria, dan analgesik alami.

Di rumah, pare ini jadi salah satu sayuran favorit ibu saya. Beliau sering kali menumisnya dengan bumbu merah dan ebi. Awalnya, sih, saya tidak suka karena rasa pahitnya yang awet di lidah. Tapi lama kelamaan, ternyata rasanya enak juga. Apalagi berpadu dengan rasa bumbu yang pedas dan gurih. Anda juga tertarik untuk mencobanya? Yuk, intip dulu tips di bawah ini agar tak keliru saat memilih dan mengolah pare.

1. Pilih buah pare yang masih muda

Sebelum mengolah pare, ada baiknya anda memilih pare yang masih muda. Selain rasa pahitnya tak sekuat pare yang sudah tua, pare muda juga juga lebih enak untuk diolah. Untuk mengetahui apakah pare masih muda atau sudah tua, anda tinggal mengecek warnanya saja. Pare muda biasanya berwarna hijau muda cerah. Sedangkan pare tua berwarna hijau tua.

2. Pilih pare jantung

Jika anda merasa terganggu dengan rasa pahit pare, anda bisa memilih pare jantung. Pare jantung ini rasanya tak terlalu pahit, dan memiliki ciri yaitu benjolannya yang besar-besar. Berbeda dengan pare biasa yang benjolannya terlihat samar dan jika diraba hampir terasa rata.

3. Remas-remas pare bersama garam atau gula

Belah pare jadi dua bagian, lalu buang bijinya dan bersihkan juga selaput putihnya. Potong pare menjadi ukuran yang lebih kecil lalu taburi dengan garam atau gula (pilih salah satu) secukupnya. Remas pare tersebut sampai lemas. Lalu diamkan selama kurang lebih lima belas menit. Cuci pare sampai bersih di air mengalir dan olah sesuai selera anda.

4. Rebus pare dengan daun jambu biji

Meskipun sudah direndam dengan garam atau gula, kadang rasa pahit yang menempel pada pare masih sangat kuat. Untuk mengakalinya, anda bisa coba merebus pare dengan air dan daun jambu biji yang telah diremas sebelumnya. Rebus selama kurang lebih lima menit atau sampai pare setengah matang..

5. Masak pare dengan bumbu dan rempah

Selanjutnya, anda tinggal mengolah pare anda sesuai selera. Cobalah untuk menambahkan banyak bumbu dan rempah pada masakan anda. Selain agar citarasa masakan anda lebih nikmat, penambahan bumbu dan rempah juga bisa menyamarkan rasa pahit pada pare.

Dengan penanganan yang tepat, anda tidak perlu merasa terganggu lagi dengan rasa pahit pada pare. Seporsi tumisan pare yang lezat pun siap dinikmati bersama sepiring nasi hangat.

Baca juga: