Penulis : Atsa

Saat berjalan-jalan di supermarket, anda akan melihat paprika yang memiliki beragam warna, ada yang berwarna hijau, merah, dan kuning. Beberapa orang mungkin masih berpikir kalau meski berbeda warnanya, semua jenis paprika ya sama saja. Padahal, beda warna paprika beda juga rasa, nutrisi, bahkan harganya.

Karena itulah, kenali dahulu perbedaan jenis-jenis paprika supaya penggunannya sesuai dengan tujuan yang ingin dihasilkan dari masakan. Simak pembahasannya berikut ini.

Baca Juga : Tips Memilih, Menyimpan, dan Mengolah Paprika

1. Kematangan

Warna yang berbeda-beda pada paprika sebenarnya menunjukan tingkat kematangannya. Kalau parika tersebut belum matang, warnanya adalah hijau. Paprika kuning dipetik saat keadaannya setengah matang. Paprika yang berwarna merah menunjukan bahwa keadaan parika tersebut sudah benar-benar matang.

Jadi, bisa dibilang dari warna tersebut dapat diketahui usia kematangan paprika. Semakin menuju ke warna merah, maka semakin matang pula paprika tersebut.

2. Rasa

Nah, meski warna pada paprika menunjukan tingkat kematangannya, namun paprika yang masih hijau pun bisa dikonsumsi, lho. Pasti anda juga sering melihat paprika hijau di berbagai hidangan, kan?

Biasanya paprika hijau inilah yang paling nggak disukai anak-anak. Paprika hijau memiliki rasa yang kurang manis, bahkan cenderung sedikit pahit. Hal inilah yang membuat anak-anak biasanya tidak suka paprika hijau. Paprika kuning memiliki rasa agak manis. Paprika merah memiliki rasa paling manis, jika dibanding paprika hijau dan kuning.

3. Kegunaan pada Masakan

Beda warna, beda pula rasa yang dihasilkan. Karena itulah, penggunaan pada makanan pun berbeda-beda. Beberapa sajian juga mengkombinasikan paprika karena perbedaan rasanya tersebut.

Sensasi sedikit pada paprika hijau membuat paprika ini sangat cocok untuk menambah kelezatan pizza dan sate barbeque. Untuk barbeque sendiri, selain menggunakan paprika hijau, juga menggunakan paprika merah untuk memberikan selingan rasa manis. Setiap gigitan jadi beragam rasa.

Untuk paprika kuning, terkadang bisa digunakan juga pada barbeque dan hidangan daging lainnya sebagai pemberi rasa manis yang lebih lembut dari paprika merah. Parika kuning juga sering digunakan pada sajian salad karena rasa manis dan sensasi renyahnya.

Selain itu untuk memberikan rasa dan tekstur pada masakan, parika juga digunakan sebagai garnish atau pemberi tampilan cantik pada hidangan. Salad sayuran akan terlihat pucat jika hanya menggunakan sayuran yang berwarna hijau atau sayuran yang pucat, karena itu paprika kuning atau merah biasa ditambahkan untuk menambah cita rasa, tekstur, dan membuat hidangan lebih cantik.

4. Nutrisi

Warna pada paprika juga menentukan kandungan vitaminnya, lho. Paprika hijau memiliki kandungan vitamin A, C, dan B6 kaya vitamin daripada paprika hijau, khususnya pada vitamin C. Paprika merah punya nutrisi paling banyak, jika dibandingkan dengan paprika hijau dan kuning, khususnya vitamin A yang 11 kali lebih banyak daripada paprika hijau.

Semua jenis paprika kaya akan vitamin A, B. dan C, hanya jumlahnya saja yang berbeda-beda tergantung dari warna paprika tersebut. Belum lagi nutrisi lainnya seperti serat dan protein yang juga ada pada paprika, jadi tambahkan juga paprika pada hidangan anda, ya.

Nah, itulah pebedan paprika hijau, kuning, dan merah. Sesuaikan penggunaannya pada masakan anda, karena beda warna beda juga rasanya. Untuk anak, bisa juga siasati dengan menambahkan parika merah dan kuning pada masakan, rasanya lebih manis dan disukai anak-anak.

Tumis ayam cincang nanas

Baca Juga : Resep Tumis Ayam Cincang Nanas Paprika