Penulis : Atsa

Bagi Anda yang berminat dengan serealia sehat seperti oat dan granola, apa sudah memahami perbedaanya?

Memang untuk beberapa orang hanya mengetahui kalau keduanya merupakan makanan sehat dari gandum, dan hanya berbeda tampilan dan rasa saja. Apa benar begitu? Apa keduanya memang sereal sehat yang berasal dari gandum?

Yuk, ketahui dulu apa itu oatmeal dan granola sebenarnya, dan apa saja perbedaannya secara mendalam, namun mudah dipahami. Berikut uraiannya.

1. Asal Pembuatan

Oatmeal dibuat dari tanaman haver yang kaya serat dan bebas lemak jenuh. Memang banyak yang mengira kalau oat ini berasal dari gandum utuh, padahal asal tanamannya berbeda, lho.

Oatmeal bukan berasal dari gandum (wheat) tapi tanaman haver. Karena itu, jika Anda perhatikan label kemasan oatmeal juga tertulis havermout cereal, bukan wheat cereal. Di luar negeri pun sereal ini disebut dengan havermout quaker, sementara di Indonesia lebih populer dengan sebutan quaker oats.

Sedangkan, granola juga terbuat dari havermout yang digiling, dan dicampur dengan biji-bijian, kacang-kacangan, terkadang juga ditambah buah-buahan kering. Bahan-bahan granola tersebut dipanggang hingga kering, sehingga bisa juga dijadikan cemilan siap santap. Berbeda dengan oatmeal yang rasanya hambar dan perlu diolah terlebih dahulu.

Baca Juga : Mengenal Granola, Manfaat dan Ragam Cara Konsumsinya

2. Komposisi & Nutrisi

Image : www.quakeroats.com

Oatmeal terbuat dari oat atau haver murni tanpa adanya campuran bahan lain. Variasi oat sendiri beragam, ada rolled oat atau yang disebut old-fashion oat, quick cooking, dan instant cooking.

Serat pada rolled oat lebih tinggi daripada quick cooking dan instant cooking. Namun, yang paling membedakan sebenarnya adalah kandungan glukosa / indeks glikemik (GI). GI pada rolled oat lebih rendah dari quick cooking dan instant cooking. Namun, quick cooking pun sudah baik karena lebih rendah GI-nya dibanding instant cooking.

Nah, kalau Anda sedang diet dan mengonsumsi oatmeal namun berat badan Anda justru sama saja dan justru cepat mengantuk, cek dulu apakah Anda mengonsumsi yang perlu dimasak sebentar (quick cooking) atau instan? Karena kadar glukosa yang tinggi mengakibatkan mudah mengantuk dan mudah lapar. Hati-hati juga buat Anda yang menderita diabetes, supaya aman pilih quick cooking atau rolled oat.

Sedangkan, granola yang juga dibuat dari havermout namun dengan proses yang berbeda memiliki komposisi yang lebih beragam. Biasanya havermout panggang tersebut juga dicampur dengan kacang dan buah-buahan kering, sehingga sangat kaya dengan vitamin.

Namun, Anda perlu teliti saat memilih granola. Granola memang kaya nutrisi khususnya serat dan vitamin, namun beberapa jenis granola juga memiliki campuran perasa seperti coklat, madu, dan pemanis lainnya yang juga memiliki indeks glukosa / GI yang tinggi. Supaya lebih aman dan sehat, pilih granola yang tanpa tambahan pemanis, ya.

Baca Juga : 3 Macam Jenis Oat

3. Rasa

Oatmeal memang menyehatkan dan sering menjadi pilihan untuk sarapan sehat. Tak semua orang cocok dengan rasanya yang hambar dan aroma khas oat yang memang banyak tidak disukai orang-orang. Namun, semua itu bisa disiasati dengan madu, dicampur jus, atau diberi potongan buah.

Sedangkan, rasa granola yang tawar pun lebih disukai banyak orang karena sudah gurih. Granola dengan rasa coklat atau pisang juga ada dan terasa manis, namun untuk penderita diabetes dan yang melakukan diet perlu waspada dengan kadar GI-nya.

Granola dengan campuran potongan buah memiliki rasa manis asam yang alami dan aman bagi semua orang. Pemanis dengan buah-buah kering ini tidak akan terlalu mempengaruhi kadar gula dalam tubuh Anda.

4. Penyajian

Image : muscleandfitnes.com

Oatmeal paling sering disajikan sebagai bubur untuk sarapan, karena oatmeal menyerap air hingga berbentuk menyerupai bubur. Banyak orang memasak oatmeal dengan air panas begitu saja. Untuk yang kurang suka rasa dan aroma alami oat, bisa juga disiasati dengan memberikan potongan buah, madu, atau dijadikan smoothies. Kalau ingin rasa yang lebih gurih, olah saja dengan kuah dan topping seperti bubur ayam.

Kalau oatmeal bertekstur kental setelah dimasak, granola renyah seperti sereal. Granola bisa dimakan langsung atau umumnya dijadikan sereal yang disajikan bersama susu. Granola juga bisa diolah kembali dengan dipanggang bersama madu untuk dijadikan granola bar, atau dijadikan taburan topping pada ice cream dan yogurt.

overnight oat simpel

Baca Juga : Resep Overnight Oat