Penulis : Atsa

Meski merupakan makanan pokok sehari-hari kita sebagai rakyat Indonesia, namun terkadang bosan juga ya makan nasi putih biasa. Bahkan untuk yang sudah berkeluarga, terkadang anak juga bosan dan nggak nafsu makan.

Nah, menambahkan aroma wangi pada nasi bisa jadi penambah nafsu makan, lho. Makan jadi lebih berselera buat anda, keluarga, bahkan anak yang terkadang susah makan.

Bahan apa saja yang bisa dipakai untuk memberikan aroma nikmat pada nasi? Simak pembahasannya berikut.

1. Mentega

Salah satu cara yang mudah dan praktis untuk menambah kenikmatan aroma nasi, yaitu dengan menambahkan mentega. Anda bisa menambahkan satu sendok makan mentega pada nasi yang masih panas, kemudian diaduk.

Selain menambah aroma yang sedap, mentega juga memberikan rasa gurih pada nasi, lho. Untuk anak yang susah makan, kombinasi rasa dan aroma ini juga bisa bikin anak jadi nafsu makan.

2. Keju

Cara praktis kedua untuk menambah aroma nasi yaitu dengan keju. Aroma khas keju yang kompleks gurih-manis-asam juga bisa anda gabungkan dengan nasi untuk menambah aroma yang nikmat.

Keju yang sudah diparut bisa langsung dimasukan saat memasaknya, atau dimasukan terakhir saat nasi baru matang. Jangan lupa untuk diaduk juga ya supaya merata.

Baca Juga : 12 Jenis Keju yang Dijual di Supermarket

3. Daun Pandan

Cara tradisional yang paling sering digunakan untuk memberikan aroma harum pada nasi, yaitu dengan menambahkan daun pandan. Aroma harum daun pandan sering digunakan pada berbagai hidangan Indonesia.

Bukan cuma pada kue dan minuman saja daun pandan digunakan untuk menambah aroma, bahkan pada nasi juga sangat cocok. Nasi uduk dan nasi liwet jadi contohnya, semakin nikmat aromanya saat ditambahkan dengan daun pandan.

Untuk membuat nasi dengan aroma daun pandan, gunakan selembar daun pandan dan potong menjadi beberapa bagian. Masukkan dalam air dan beras yang akan ditanak jadi nasi. Setelah menjadi nasi, daun pandannya bisa dibuang.

4. Serai

Nah, selain daun pandan, daun serai juga sangat cocok digunakan sebagai penambah aroma pada nasi. Sering digunakan sebagai penambah aroma pada berbagai hidangan oriental, serai harus digeprek dahulu ya untuk mengeluarkan aromanya.

Cara membuat nasi dengan serai hanya dengan menggeprek daun serai, dan dimasukan pada beras yang akan ditanak. Setelah matang, daun serainya bisa dibuang.

5. Daun Jeruk Nipis

Sering digunakan pada berbagai resep masakan Indonesia, seperti soto dan pepes untuk menambah aroma harum pada masakan.

Daun jeruk juga bisa digunakan untuk memberi aroma segar pada nasi. Iris daun jeruk nipis, kemudian masukan dalam beras yang akan ditanak. Masukkan potongan daun jeruk tersebut sedikit saja, ya. Selain memberikan aroma segar, nasi juga jadi lebih awet, lho.

6. Kayu Manis

Menggunakan kayu manis yang dicampurkan pada masakan, akan menimbulkan efek segar dan harum pada masakan. Untuk membuatnya, masukkan kayu manis sepanjang 4-5 cm ke dalam air dan beras yang akan dimasak.

Supaya aromanya pas dengan nasi, hanya gunakan kayu manis asli, ya. Kayu manis bubuk lebih baik tidak digunakan, karena aromanya lebih kuat. Kayu manis bubuk justru lebih pas digunakan untuk kue.

Baca Juga : Resep Cinnamon Roll

7. Bawang

Bawang merah dan bawang putih, dua umbi ini pasti ada di rumah anda, kan? Sering dipakai dalam berbagai masakan, bawang juga bisa dijadikan penambah aroma nikmat pada nasi.

Anda bisa langsung memasukan irisan kedua bawang tersebut pada beras dan air sebelum ditanak. Cara lain supaya lebih nikmat lagi aromanya, bawang tersebut bisa ditumis hanya sebentar saja dengan sedikit sekali minyak. Cara ini digunakan untuk mengeluarkan aroma bawang yang lebih kuat lagi. Setelah itu masukan pada beras yang akan akan ditanak.

Baca Juga : 4 Tips Menyimpan Bawang Agar Tidak Cepat Busuk

Nah, 7 bahan tersebut dapat anda gunakan sebagai penambah nikmat aroma nasi. Beberapa diantaranya juga cocok untuk dikombinasikan, lho. Misalkan memasukan serai, daun jeruk, dan bawang pada beras yang akan dimasak. Rasanya jadi semakin gurih juga. Silahkan dicoba.

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi