Penulis: Tia | Editor: Ria

Dulu saya cukup sering membeli persediaan kopi yang banyak untuk di rumah. Namun, sekarang tidak lagi, karena lama-lama rasa kopi yang saya buat tidak seperti waktu awal kopi dibeli. Rasanya semakin asam dan aromanya pun tidak lagi sedap. Usut punya usut, ternyata rasa dan aroma kopi tersebut berubah karena cara saya menyimpan kopi salah.

Walaupun bisa disimpan lama, kopi ini sebenarnya sangat sensitif, lho. Kalau terkena udara, cahaya, panas, dan keadaan yang lembap, kualitasnya langsung bisa menurun. Oleh karena itu, kopi harus disimpan dengan cara yang benar agar tetap segar rasa serta aromanya.

1. Sebaiknya beli kopi dalam bentuk biji, bukan bubuk

Jika anda bingung harus membeli biji kopi atau kopi bubuk, pilihlah biji kopi. Kopi yang masih berbentuk biji, memiliki daya simpan yang jauh lebih lama daripada kopi bubuk, yakni sekitar 2 bulan. Selain itu, aroma dan kesegaran khas kopi juga masih terjaga dengan baik. Sehingga, kopi yang anda minum nanti terasa lebih nikmat.

Giling biji kopi hanya saat anda akan meminumnya. Kalau tidak punya mesin penggiling atau manual grinder, anda bisa kok memanfaatkan blender. Gunakan wadah blender yang kecil atau dry/grain mill ya untuk menggilingnya.

Baca juga: Tips Membersihkan dan Merawat Blender Supaya Awet

2. Kalau harus beli bubuk kopi, belilah untuk kebutuhan minum selama 1-2 minggu

Karena daya simpan bubuk kopi yang singkat, jika terpaksa membelinya, jangan langsung beli bubuk kopi dalam kemasan besar. Belilah bubuk kopi sesuai dengan porsi minum anda selama 1-2 minggu untuk menjaga kenikmatan dan kesegarannya.

Baca juga: Tips Waktu Terbaik untuk Minum Kopi

3. Simpan kopi dalam wadah kedap udara

Udara merupakan salah satu faktor yang dapat mengurangi kualitas kopi. Untuk itu, baik biji kopi maupun kopi bubuk, harus disimpan dalam wadah kedap udara supaya tetap segar, tahan lama, dan awet aromanya.

Wadah terpraktis yang bisa anda gunakan adalah stoples kaca kedap udara, yang biasa digunakan sebagai wadah kue kering. Selain itu, anda juga dapat menggunakan kemasan asli kopi saat dibeli yang umumnya memiliki segel dan lubang udara. Lubang udara ini berfungsi untuk mengeluarkan gas kopi dan menghalau udara luar untuk masuk.

Baca juga: 5 Cara Memilih Toples untuk Kue Kering

4. Simpan kopi di tempat sejuk, gelap, dan jauh dari benda berbau menyengat

Selain dalam wadah kedap udara, lokasi penyimpanan kopi juga perlu diperhatikan. Kopi harus disimpan di tempat yang sejuk dan gelap, atau terhindar dari sinar matahari.

Kulkas dan dapur termasuk tempat yang sejuk, tapi tidak bisa jadi tempat penyimpanan kopi. Sebab, kopi memiliki sifat penyerap bau. Sehingga, kalau disimpan dalam kulkas atau di dapur, kopi dapat terkontaminasi dengan bau dari makanan dan bumbu yang cukup tajam. Aroma dan kualitas kopi pun akan menurun,

Simpanlah kopi di rak bersama dengan sirup, susu bubuk, madu, dan kondimen lainnya yang tidak berbau menyengat. Kalau hanya untuk konsumsi pribadi, kopi bisa anda simpan di dalam kamar saja.

Baca juga: 5 Tips untuk Mengusir Bau Tak Sedap di Dapur

Dengan 4 tips di atas, kopi memang akan bertahan lebih lama, baik rasa, aroma, hingga kesegarannya. Namun, kopi tetap memiliki batas simpan maksimal yang dianjurkan supaya rasa dan aromanya tidak berubah, yakni 2 bulan. Selamat meminum kopi!

4 Tips Menyimpan Kopi Agar Tetap Segar, Beraroma, & Tahan Lama
Bantu kami menilai artikel ini! (5=Sangat Bermanfaat)