(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Setiap berkunjung ke rumah tante, saya selalu disuguhi pepes tahu yang luar biasa nikmat. Padahal sederhana sekali, hanya tahu yang dimasak dengan campuran daun bawang, sosis, dan cabe rawit saja. Karena jarang memiliki waktu ke rumah beliau yang memang cukup jauh, saya pun ingin membuatnya sendiri di rumah.

Saya kemudian membeli tahu di tukang sayur yang biasa ‘ngider’ di kompleks rumah. Namun tetiba seorang kawan menelepon dan mengajak pergi, saya pun mengurungkan niat memasak dan langsung memasukkannya begitu saja ke dalam kulkas. Dan betapa kagetnya saat beberapa hari kemudian, tahu tersebut akan saya masak, ternyata permukaannya sudah berlendir dan berbau asam. Rasanya sedih juga kalau sudah begitu, mubadzir. Padahal belum sedikit pun dipakai.

Kejadian seperti ini juga tidak hanya sekali atau dua kali. Saya kerap lupa kalau punya stok tahu di kulkas, karena biasanya setelah membeli tahu, saya tidak langsung memasaknya saat itu juga. Belakangan saat curhat pada tante tentang kejadian itu, saya baru tahu kalau menyimpan tahu ternyata juga ada trik khususnya. Berikut saya bagikan caranya buat kamu yang mungkin belum tahu:

1. Buang air tahu

Sepertinya ini kesalahan yang paling sering dilakukan dalam menyimpan tahu. Setelah membeli tahu, kamu langsung saja memasukkan tahu ke dalam kulkas. Padahal hal itu yang membuat tahu kamu cepat basi dan asam.

Segera buanglah air yang selalu ada dalam kemasan tahu, lalu cuci bersih tahu sampai lendir dan bau yang menempel hilang. Karena memiliki tekstur lembek dan mudah rapuh, cuci tahu dengan pelan-pelan saja agar tidak hancur.

2. Ganti wadah tahu

(Image: Lazada)

Setelah air lamanya dibuang dan tahu dicuci, sebaiknya pindahkan tahu ke dalam wadah baru yang bersih. Pilih wadah kedap udara, seperti Tupperware Fresh Lime Collection (lihat di Lazada DISKON), agar tahu bisa tahan lebih lama. Fitur-fitur wadah ini sangat fungsional, membuatnya mudah disimpan, menjaga kesegaran tahu lebih lama, dan mencegah terjadinya kontaminasi.

3. Rendam tahu dengan air bersih

Jangan pernah menyimpan tahu dalam keadaan kering. Isilah wadah tahu kamu dengan air matang atau air minum saat akan disimpan. Jika memang berniat menyimpan tahu cukup lama, pastikan untuk mengganti airnya secara berkala demi menghindari keasaman pada tahu.

4. Rebus dengan air garam

Agar lebih awet, kamu juga bisa merebus tahu terlebih dahulu dengan menambahkan sedikit garam pada air rebusannya. Rebus selama kurang lebih empat menit, lalu ganti lagi dengan air baru saat akan disimpan. Biasanya dengan cara ini, tahu akan bertahan selama kurang lebih seminggu.

Poin ini optional, ya. Kamu bisa melewatkannya saja jika memang tidak akan menyimpan tahu dalam waktu yang cukup lama.

5. Masukkan tahu ke dalam kulkas

Agar lebih tahan lama, simpan tahu dalam wadah tadi ke dalam kulkas. Pastikan jika wadah tersebut tertutup dengan sempurna demi menghindari bakteri masuk. Jangan lupa cuci kembali tahu saat akan digunakan.

Nah, ternyata mudah sekali ya cara menyimpan tahu yang benar itu. Jika kamu sering menyimpan tahu sebelum dimasak seperti saya, kamu bisa coba terapkan tips di atas agar tahu yang kamu beli tidak mudah basi. Selamat mencoba!

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi