Holaaaa siapa yang doyan makan semangka di sini? Acungkan tangan! Pastinya kamu tahu dong, semangka punya banyak khasiat yang baik bagi tubuh. Sebab, ada kandungan vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan, seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, vitamin C, serta betakaroten. Semangka juga masuk dalam deretan buah yang rendah kalori dan bebas lemak. Tapi suka sebel nggak sih kalau beli semangka dan dapat yang zonk? Buahnya memang besar, tapi pas dimakan rasanya hambar. Bete! Supaya nggak salah pilih semangka lagi, yuk simak caranya memilih semangka yang sudah matang.

1. Cabut Tangkainya

Bukan sulap bukan sihir, ini cara yang paling mudah. Biasanya buah semangka masih memiliki tangkai di bagian atasnya. Nah, supaya tahu semangkanya sudah matang atau belum, kamu tinggal mencabut tangkai tersebut. Kalau tangkainya langsung lepas, berarti semangkanya sudah matang.

2. Lihat Ruas Warna Hijau di Semangka

Nah setelah itu lanjut perhatiin ruas-ruasnya deh. Kamu tahu kan, semangka punya ruas-ruas warna hijau di seluruh bagian buahnya dari atas sampai bawah? Semakin tua warna hijau ini artinya semakin bagus, semangka sudah matang.

3. Cek Bagian Bawah Semangka

Kamu bisa juga mengecek kematangan buah lewat bagian bawah semangka. Biasanya nih, di bagian bawah semangka ada bercak warna kuning berbentuk lingkaran. Lingkaran ini disebut field spot karena bersentuhan langsung dengan tanah. Nah semakin lebar dan tua warna kuning tersebut menandakan semangka matang. Kenapa? Sebab artinya semangka mendapat sinar matahari yang cukup selama proses pertumbuhannya.

4. Hindari Semangka yang Punya Bercak Putih

Eits kalau lihat semangka punya bercak putih, jangan dibeli dulu! Warna putih ini adalah indikasi buah tersebut kurang cahaya matahari loh, sehingga kemungkinan semangka belum matang betul. Sudah tahu, kan, kalau untuk mematangkan semangka dibutuhkan sinar matahari yang cukup?

5. Pilih Semangka yang Berat

Kamu tahu kan kenapa semangka berat karena 90% bagian semangka terdiri dari air. Maka semakin berat semangka merupakan pertanda bahwa semangka tersebut sudah matang. Yeay! Find the heaviest!

6. Ketuk Buah Semangka

Memang cara ini agak tricky sih. Tapi banyak orang yang percaya kalau mengetuk buah semangka bisa juga ngasih tahu kita apakah semangkanya sudah matang atau belum. Kalau semangkanya bunyinya nyaring, tandanya buah tersebut belum matang. Tapi kalau diketuk semangkanya bunyinya agak ‘dalam’ dan tidak menggema, tandanya semangka sudah matang.

7. Hindari Membeli Semangka di Musim Hujan

Saat musim hujan tentunya akan sulit bagi semangka mendapatkan sinar matahari. Padahal semangka butuh sinar matahari supaya matang sempurna. Maka ada baiknya sih jangan beli semangka di musim hujan kalau kamu gak mau dapat yang zonk.

8. Belilah Semangka Lokal

Eits jangan salah. Selain membantu para petani semangka lokal, ternyata dengan kamu memilih semangka lokal akan lebih besar kemungkinannya untuk dapat semangka yang matang. Kok bisa? Karena semangka lokal punya kesempatan lebih besar untuk matang di pohonnya daripada semangka impor.

Tambahan tips: Terus gimana kalau semangkanya sudah dipotong sama abang-abang penjual? Cari semangka yang warnanya merah terang dengan biji berwarna gelap, ya. Sebisa mungkin hindari beli semangka dengan warna merah pucat atau banyak biji yang berwarna putih.