Penulis: Tia | Editor: Ria

Bulan Februari-Maret memang bulannya cempedak. Tidak heran kalau pergi ke pasar, buah yang mirip sekali dengan nangka ini bertebaran di mana-mana. Sejujurnya, saya sendiri baru-baru ini saja tahu tentang cempedak. Itupun karena menemani ibu saya membelinya di pasar.

Karena kulitnya yang tebal dan berduri, pasti cukup sulit bagi kita mengetahui mana cempedak yang sudah matang dan mana yang belum. Banyak yang bilang, walaupun kita mencium aromanya, bukan jaminan kalau buah cempedak sudah matang. Anda butuh kejelian khusus untuk melihat tanda-tanda kematangan buah cempedak ini.

Baca juga: Apa Bedanya? Nangka vs Cempedak

1. Pilih cempedak yang kulitnya mulus

Memilih buah cempedak yang bagus dan matang bisa diilihat mulai dari kondisi fisiknya. Pilihlah buah cempedak yang kulitnya mulus, tanpa ada lubang atau bercak-bercak hitam. Soalnya, lubang dan bercak hitam tersebut rawan menjadi sarang lalat.

2. Cempedak yang matang berwarna dominan kuning

Kemudian, lihat warna kulitnya. Cempedak matang memiliki warna kuning yang lebih dominan. Kalau cempedak yang dijual masih banyak warna hijaunya, jangan dipilih karena di dalamnya belum terlalu matang. Selain warna kulitnya, perhatikan juga warna dari batang yang masih menempel. Pilihlah cempedak yang batangnya sudah berwarna coklat, karena artinya cempedak tersebut sudah matang dengan baik.

3. Sentuh permukaan kulit cempedak

Setelah dilihat kondisi fisiknya, anda bisa menyentuh permukaan kulit cempedak untuk memilih buah yang terbaik. Pertama, sentuh duri dari cempedak. Kalau duri dirasa tumpul dan melebar, maka artinya buah cempedak tersebut sudah matang.

Kedua, tekan permukaan kulit cempedak dengan perlahan. Cempedak yang sudah matang, kulitnya akan terasa empuk saat ditekan.

4. Cek aromanya

Tidak mau kalah dengan nangka dan durian, cempedak pun juga memiliki aroma yang cukup khas. Bahkan, dari sebelum buahnya dibuka pun aromanya sudah bisa tercium dan cukup menyengat. Nah, aroma ini bisa menjadi salah satu cara untuk anda memilih buah cempedak yang sudah matang.

Sebenarnya, cempedak yang masih setengah matang pun juga mengeluarkan aroma. Bedanya, cempedak yang benar-benar matang, aromanya sangat menyengat. Mirip menyengatnya aroma durian. Jadi, kalau masih harum yang biasa saja, jangan dipilih, ya.

Buah cempedak yang sudah matang bisa langsung anda santap atau diolah menjadi aneka hidangan. Mulai dari kue bolu, digoreng tepung, atau kue bingka. Kulit bagian dalam dari cempedak juga bisa dikonsumsi, lho. Difermentasi dulu, kemudian bisa ditumis dan disantap bersama nasi hangat.