Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Salah satu hal wajib yang saya lakukan untuk menjaga kesehatan keluarga adalah dengan menyetok banyak buah-buahan di kulkas. Buah-buahan yang saya sediakan pun beragam. Mulai dari pisang, jeruk, apel, anggur, dan lain-lain. Kadang, saya juga menyetok buah-buahan musiman seperti duku dan rambutan.

Bicara soal buah duku, saya jadi teringat keponakan saya yang salah membedakan antara duku dan kelengkeng yang kebetulan disajikan dalam satu wadah. Wajar saja sih, sepintas buah duku dan kelengkeng memang terlihat hampir sama, bahkan sulit dibedakan. Karena bentuknya yang sama-sama bulat dengan warna cokelat muda. Ukurannya pun juga sama. Tapi jika anda jeli, ada beberapa perbedaan yang bisa anda temukan di antara keduanya lho, baik secara fisik ataupun jenis. Yuk kenali selengkapnya berikut ini.

1. Asal

Dilihat dari spesiesnya, buah duku dan kelengkeng ini sangat berbeda. Duku merupakan buah dari suku Meliaceae. Buah duku termasuk buah musiman yang hanya berbuah di akhir tahun sampai bulan Januari-Februari.

Kelengkeng termasuk ke dalam suku Sapindaceae yang bisa tumbuh sepanjang tahun, meskipun buah yang satu ini agak jarang ditemukan. Namun, meskipun sukunya berbeda, buah duku dan kelengkeng sama-sama berasal dari Asia Tenggara.

2. Bentuk

Ini nih perbedaan paling mencolok antara buah duku dan kelengkeng. Buah duku memiliki bentuk bulat atau bulat memanjang dengan kulit tebal berwarna kekuningan dan berbulu halus. Jika dibelah, terdapat beberapa buah berbiji lonjong seperti delima. Untuk buahnya sendiri berwarna putih keruh sampai putih susu dengan tekstur yang kenyal.

Kelengkeng memiliki kulit tipis berwarna kuning keemasan hingga cokelat dan berbintil kasar. Buahnya sendiri hanya memiliki satu biji bulat berwarna hitam yang terbungkus daging buah berwarna putih bening dan terasa kenyal ketika digigit.

3. Rasa

Umumnya, daging buah duku memiliki rasa yang cenderung manis dan sedikit asam. Meski begitu, kandungan airnya terbilang cukup banyak, jadi buah duku ini sangat menyegarkan.

Buah kelengkeng biasanya memiliki rasa yang manis, bahkan bisa sangat manis tergantung jenis dan tingkat kematangannya.

4. Kegunaan dalam masakan

Selama ini, kebanyakan orang mengonsumsi buah duku secara langsung begitu saja. Jarang ada yang mengolahnya atau mencampurnya ke dalam suatu makanan.

Selain dikonsumsi langsung, kelengkeng juga sering dijadikan campuran dalam aneka sop buah yang menyegarkan.

Nah, itu tadi perbedaan antara buah duku dan kelengkeng. Sekarang anda pasti sudah tidak bingung lagi dong ya. Diantara keduanya, mana yang jadi favorit anda?