Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Siapa yang tak suka sate? Makanan khas Indonesia ini memang punya tempat khusus di perut saya. Saking sukanya, keluarga saya pasti mampir ke warung sate langganan beberapa kali dalam sebulan. Namun warung sate langganan selalu penuh dan bahkan sering habis dalam waktu singkat. Kalau sudah begitu, tinggal tunggu tukang sate lewat depan rumah agar ngidamnya tersampaikan. Namun kalau boleh jujur, saya kadang tak puas dengan sate yang lewat depan rumah. Daging satenya kecil-kecil dan perlu dua porsi agar kenyang. Oleh karena itu, buat sate sendiri rasanya tidak dosa, ya. Kalau tak ada arang, pakai kompor pun bisa, lho. Yuk, langsung cek di bawah ini!

1. Pilih daging

Siapa yang tak mau satenya empuk? Tentunya pemilihan daging memegang peran penting. Kalau buat sate sapi, pilih daging has dalam atau has luar. Daging has dalam terasa lebih empuk dari has luar. Namun kalau anda mencari yang sedikit berlemak, pakai saja has luar. Untuk tahu selengkapnya tentang dua daging ini, baca di sini, ya. Untuk sate ayam, pilih fillet dada atau paham ayam, sedangkan sate kambing enak dan lembut pakai kambing muda.

2. Cuci dan potong daging

Cucilah daging selepas dibeli. Konon katanya, daging kambing tak usah dicuci agar lebih enak. Namun menurut artikel ini, kehigienisan daging tetap nomor satu. Siapa yang tahu kalau sebelumnya daging kambing disimpan secara sembarangan, kan? Agar memudagkan, cuci daging dalam bentuk utuh. Setelah itu potong daging sesuai selera. Sebaiknya potongan tidak terlalu besar dan tebal karena matangnya akan lama. Bersihkan dari lemak dan urat liat di sekitar daging juga, ya.

3. Marinasi daging

Ciri khas dari sate tradisional adalah bumbu marinasi yang kaya rasa. Lain hal jika ingin buat sate taichan yang bumbunya minimalis. Gunakan bumbu seperti bawang putih, merica, jeruk nipis, ketumbar, pala, dan lainnya sesuai selera. Rendam daging dalam bumbu marinasi selama beberapa jam (untuk hasil maksimal rendamlah semalaman). Pastikan semua potongan daging terendam dalam bumbu marinasi agar bumbu bisa meresap maksimal.

4. Menyiapkan tusukan

Tusukan sate bisa pakai dua jenis, yakni besi dan bambu. Tusuk bambu mudah ditemui di pasaran dan harganya lebih murah. Namun keuntungan pakai tusuk besi adalah sate anda akan matang luar-dalam secara bersamaan, alhasil meminimalisir kegosongan. Nah kalau pakai tusuk bambu, rendam dalam air paling tidak 20 menit lalu keringkan. Tujuannya agar tusuk bambu lebih lembab dan tidak gampang patah ketika dipanaskan. Kalau pakai tusuk besi, cuci dengan air bersih dan keringkan. Oles tusuk besi dengan mentega atau margarin.

5. Memanggang sate

Tusuk daging yang sudah dimarinasi sebanyak 3-4 potong per tusukan. Rapatkan jarak antara daging agar tidak kering dan khusus tusuk bambu, pastikan ujung tusukan tertutup daging agar tidak ikut terbakar dan patah. Bila di rumah tak ada tempat bakar sate dengan bara, anda bisa pakai kompor listrik atau wajan datar. Kompor listrik memang mahal, tapi pemakaiannya cukup praktis dan sate daging bisa terpanggang cantik karena panasnya stabil. Kalau harus pakai wajan maka pilihlah wajan dengan permukaan paling lebar dan anti lengket. Jangan bakar sate langsung di atas api kompor karena sate bisa cepat gosong.

Untuk pemakaian wajan datar, nyalakan kompor dengan api sedang. Susun sate di atas wajan dan atur sate agar tak saling dempet, sehingga sate lebih matang cepat dan merata. Panggang selama 2-3 menit per satu sisi. Agar bumbunya semakin terasa, oles sate dengan sisa bumbu marinasi. Jangan terlalu sering membolak-balikkan sate agar tidak tekstur dagingnya tidak kering. Memanggang sate itu tak butuh waktu lama, kok. Paling tidak 5-7 menit hingga daging mulai terkaramelisasi, sate bisa diangkat dan siap disajikan.

6. Membuat sambal untuk sate

Ada dua jenis sambal untuk sate, yakni sambal kacang dan sambal kecap. Pembuatan sambal kecap sangat praktis, yakni iris bawang merah dan cabe rawit. Letakkan dalam wadah kecil lalu tuang kecap manis dan aduk. Sementara untuk sambal kacang, anda harus menggunakan kacang, bawang putih, cabai, gula, dan garam.

Untuk sambal kacang yang lebih enak, campurkan kacang mete dan kacang tanah kupas yang sudah disangrai. Tumis bawang putih dan cabai sebentar, lalu uleg hingga halus. Campurkan gilingan kacang dengan ulegan bawang-cabai lalu uleg kembali hingga halus. Tambahkan garam dan gula sesuai selera. Gulanya bisa pakai gula pasir atau gula jawa. Kalau sambal kacang sudah halus, langsung tuangkan saja di atas sate panas. Beri taburan bawang goreng agar sate anda jadi lebih nikmat.

Sate rumahan yang full daging dan juicy pun sudah siap! Coba cek kumpulan resep sate di ResepKoki, misalnya sate ayam madura, sate sapi, sate kambing, dan jenis sate lainnya. Selamat mencoba, ya!