(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Setiap pergi ke toko kue, saya selalu tertarik kala melihat ‘sandwich biskuit’ warna-warni berbentuk bulat dengan isian krim yang bernama macaroon. Meskipun berukuran mini, macaroon bisa dibandrol dengan harga mahal lho. Berbeda dengan biskuit lain yang berbahan dasar tepung terigu, macaroon hanya menggunakan bahan seperti putih telur, almond bubuk, gula pasir, dan gula halus. Karena itulah tekstur dari macaroon pun bisa dibilang unik, yaitu renyah ketika digigit dan lumer lembut begitu masuk mulut.

Nah, meskipun cara pembuatan macaroon ini sekilas terlihat gampang, namun ada banyak hal yang harus diperhatikan agar bentuk dan ukurannya konsisten. Bagian atas macaroon haruslah bulat mulus, sementara bagian bawahnya ‘berkaki’ bertekstur. Simak tips mengenai cara membuatnya berikut ini, bagi anda yang tertarik untuk mencobanya di rumah.

1. Perhatikan pemilihan bahan

Untuk mendapatkan macaroon yang bagus, pemilihan bahan tentu akan sangat mempengaruhi. Usahakan pilih bahan-bahan berkualitas terbaik. Seperti telur yang segar, gula yang bagus, dan bubuk almond yang baru. Saya punya sedikit tips, dibanding membeli bubuk almond yang sudah jadi, lebih baik anda membuatnya sendiri.

Caranya sangat gampang. Anda hanya perlu memblender kacang almond. Setelah itu saring agar mendapatkan bubuk yang benar-benar halus. Bubuk almond buatan sendiri jauh lebih fresh sehingga hasil macaroon pun akan lebih bagus.

2. Perhatikan kebersihan alat

Alat yang digunakan untuk membuat macaroon harus benar-benar bersih dan kering. Karena jika alat-alat tersebut kotor atau lembap, akan sangat mempengaruhi kualitas macaroon nantinya. Selain itu, pastikan anda menggunakan alat berbahan dasar stainless steel yang sudah dikeringkan atau diangin-anginkan selama beberapa saat.

3. Perhatikan pencampuran bahan

Pencampuran bahan yang benar merupakan hal terpenting saat membuat macaroon anti gagal. Saat anda mengocok putih telur misalnya. Pastikan kocok sampai benar-benar kaku, namun jangan terlalu lama karena akan membuat teksturnya menjadi encer. Kemudian, ayak dahulu bahan-bahan kering seperti bubuk almond dan gula halus sebelum anda campurkan dalam kocokan putih telur.

4. Diamkan macaroon terlebih dulu sebelum dipanggang

Setelah macaroon dicetak, sebaiknya anda tidak langsung memanggangnya. Diamkan macaroon dalam suhu ruangan sekitar satu jam agar bentuknya bisa bagus (mulus, kokoh, dan berkaki).

5. Perhatikan suhu oven

Suhu oven ideal untuk memanggang macaroon adalah sekitar 150°C selama 10-15 menit. Ingat ya, suhu oven yang terlalu panas bisa membuat permukaan macaroon retak. Setelah macaroon matang, keluarkan loyang dari oven, lalu diamkan macaroon sampai suhunya stabil. Setelah itu anda baru bisa mulai menambahkan filling dan menyatukan kedua bagian macaroon jadi ‘sandwich’.

Membuat macaroon itu harus teliti, perlahan, dan seksama. Jika anda tahu trik tepat saat mengolahnya, maka macaroon lezat dan cantik pun bisa tersaji dari dapur anda. Macaroon homemade akan jauh lebih hemat serta bisa dikreasikan sesuai selera dan imajinasi anda. Selamat mencoba!