Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Bagi anda yang hobi membuat kudapan tradisional, pasti sudah tidak asing lagi dong dengan yang namanya daun pandan. Selain bisa menambah aroma pada masakan, daun pandan juga bisa  dijadikan garnish untuk mempercantik tampilan masakan. Sayangnya, sekarang ini daun pandan agak sulit ditemukan. Bahkan, saya jarang sekali menemukan pedagang yang menjual daun pandan di pasar tradisional dekat rumah.

Untuk menyiasatinya, beberapa bulan yang lalu saya pun akhirnya menanam sendiri daun pandan di pekarangan rumah. Bagaimana caranya? Yuk intip tipsnya di bawah ini. 

1. Perhatikan pemilihan bibit

Untuk mendapatkan daun pandan terbaik, maka anda pun harus menanam bibit yang bagus dari anakan daun pandan. Pilihlah anakan di antara gerombolan daun pandan yang sehat dan segar, dicirikan dengan warna daun hijau muda dan tidak ditemukan luka di daun. Jika anda sudah menemukan anakan daun pandan yang seperti itu, potong dengan hati-hati agar daun pandan tidak mati.

Baca juga: Apa Bedanya: Daun Pandan vs Daun Suji dan Kegunaannya

2. Perhatikan pemilihan tanah

Selanjutnya, anda juga harus memperhatikan pemilihan tanah sebagai media untuk menanam daun pandan. Agar daun pandan anda bisa tumbuh subur, campurkan tanah tersebut dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Lalu campur sampai merata dan masukkan ke dalam pot. Tekan-tekan tanah sampai padat lalu lubangi dengan kedalaman sekitar 22-27 cm.

Setelah itu, tanam bibit pandan secara perlahan dengan posisi tegak lurus. Padatkan kembali tanah di sekitar daun pandan dan tahan dengan batu-batu kecil atau pecahan batu bata bila perlu, agar nantinya tidak roboh.

Coba resep: Chiffon Cake Pandan

3. Rutin menyiram daun pandan

Daun pandan termasuk ke dalam tanaman yang membutuhkan banyak air. Hal tersebut terjadi karena daun pandan memiliki banyak daun yang panjang dan lebar sehingga mudah menguap. Anda bisa menyimpan pot daun pandan di tempat yang lembap dan dekat dengan sumber air. Jangan lupa juga untuk menyiram daun pandan dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

Baca juga: Cara Memilih dan Menyimpan Daun Pandan untuk Masakan

4. Berikan pupuk agar tetap subur

Sebagai perawatan tambahan, anda juga bisa memberikan pupuk organik pada tanah sebulan sekali, agar unsur hara dalam tanah bisa tetap terjaga dengan baik. Daun pandan anda pun bisa tumbuh dengan subur dan sehat.

Coba resep: Bika Ambon Pandan Keju

5. Pangkas daun yang rusak, kering, dan menguning

Meski sudah dirawat dengan baik, kadang ada saja daun pandan yang mengering, layu, bahkan busuk. Untuk mengatasinya, anda bisa memotong anakan daun pandan yang rusak tersebut agar kerusakan tidak menyebar pada daun pandan yang lain. Jika perlu, anda juga bisa menyemprotkan pestisida agar daun pandan bebas dari hama dan ulat.

Coba resep: Wajik Pandan Hijau

Ternyata menanam daun pandan itu cukup mudah, kan? Meskipun anda harus menunggu sekitar 1-1,5 bulan sampai daun pandan siap dipanen, tapi hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Sekarang, kapan pun anda butuh daun pandan, anda bisa mengguntingnya langsung di pekarangan rumah. Lebih sehat dan fresh juga dong pastinya!