(Image: Canstockphoto)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Sensasi gurih dan legit dari ketan memang sangat menggoda lidah. Saya biasanya paling suka makan ketan dengan siraman susu kental manis atau gula merah cair. Rasanya benar-benar melted di mulut. Biasanya, menu tersebut disajikan di rumah keluarga besar mama saya saat ada acara kumpul keluarga.

Tapi kalau sedang benar-benar ingin makan ketan, saya sering membuatnya sendiri di rumah. Namun, sekarang ini banyak beras ketan oplosan di pasaran, lho. Sehingga saya harus lebih berhati-hati dalam memilih beras ketan agar tak sampai tertipu. Ini dia tipsnya.

1. Cek warnanya

Jika anda jeli, sebenarnya beras ketan dan beras padi memiliki perbedaan warna yang cukup mencolok. Beras ketan berwarna putih susu, sedangkan beras padi berwarna bening dan sedikit mengkilat. Jadi jika anda melihat ada beras ketan dengan warna campuran antara putih susu dan putih bening, maka sudah dipastikan jika beras tersebut adalah beras ketan oplosan.

2. Cek teksturnya

Tak hanya dari segi warna, bentuk dan ukuran beras ketan dan beras padi pun memiliki perbedaan. Biasanya, beras ketan memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibanding beras padi. Bulirnya pun lebih bulat. Beras ketan juga memiliki aroma harum yang khas.

3. Belilah di tempat yang terpercaya

Jika anda masih ragu dengan keaslian beras ketan, anda bisa membeli beras ketan di supermarket atau penjual yang sudah terpercaya, sehingga anda bisa terhindar dari beras ketan oplosan.

 

Setelah membeli beras ketan, saya mau berbagi dua cara memasak beras ketan yang umum di masyarakat kita.

1. Dengan menggunakan kukusan

Ini adalah cara memasak ketan paling lazim dan sudah ada semenjak dahulu kala. Setelah dibersihkan dan direndam selama beberapa jam, kukus beras ketan selama kurang lebih lima belas menit. Sambil menunggu, panaskan panci/wajan berisi air santan, garam, dan daun pandan. Keluarkan ketan dari dandang/kukusan lalu masukkan ke dalam panci/wajan tadi. Aduk dan masak beras ketan sampai rebusan santan jadi surut. Setelah itu, kukus kembali ketan selama lima belas menit atau sampai benar-benar matang.

2. Dengan menggunakan rice cooker

Memasak beras ketan dengan menggunakan rice cooker memang sangat praktis bahkan hampir sama seperti saat anda akan memasak nasi. Anda tidak perlu merendam beras ketan berjam-jam, mengaron (memasak bersama santan), dan mengukusnya sampai dua kali. Anda hanya perlu mencuci beras ketan sampai bersih.

Lalu masukkan ke dalam panci rice cooker. Setelah itu, tambahkan garam, santan, dan daun pandan, aduk hingga rata lalu masak seperti biasa dengan menekan tombol cook. Tinggal tunggu sampai matang. Mudah dan cepat, bukan?