(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Pernah coba ayam goreng tepung berlumur saus keju? Sepertinya hal ini sedang tren, ya. Buktinya, saya serasa “diteror” oleh jenis makanan satu ini kemanapun saya pergi. Entah dituang di atas ayam, nasi, mie instan, atau untuk dicocol, saus keju selalu melengkapi jajanan kekinian. Di supermarket pun saus keju dijejer rapi bersama olahan keju lainnya. Sayangnya, mau beli kemasan kecil saja harus pikir berulang kali, nih.

Namun jangan khawatir, kita bisa membuatnya sendiri di rumah. Selain bisa buat banyak, anda bisa menentukan rasa saus keju sesuai selera. Ada yang suka rasa kejunya lebih kuat, ada yang suka teksturnya lebih creamy. Tak perlu berlama-lama lagi, langsung scroll ke bawah, yuk!

1. Pilih keju yang tepat.

Bikin saus keju itu ternyata butuh seni. Banyak resep-resep yang tidak hanya pakai satu jenis keju. Sebab, kenikmatan saus keju itu datang dari perpaduan jenis keju yang berbeda karakteristiknya. Misalnya untuk mendapatkan saus beraroma kuat dengan rasa yang tidak terlalu tajam, gabungkanlah keju lunak dengan keju keras. Tapi anda perlu berhati-hati dengan tekstur encer yang bisa dihasilkannya sebab keju lunak punya kadar air lebih tinggi. Keju yang populer untuk saus keju adalah jenis keju keras seperti red cheddar, gouda, edam, monterey jack, dan lain-lain. Sedangkan contoh keju lunak adalah keju cheddar yang masih putih atau cream cheese.

2. Persiapkan bahan-bahan.

Dulu saya mengira kalau saus keju bisa dibuat seperti saus coklat, yaitu hanya cukup dengan melelehkan coklat. Namun setelah mencari tahu, ternyata banyak bahan-bahan di balik saus fenomenal itu. Sebutlah tepung, susu, mentega, garam, merica bubuk, dan tak lupa keju.

Penambahan tepung digunakan untuk mengentalkan saus keju. Terigu serbaguna bisa digunakan untuk mendapatkan tekstur saus yang agak kasar. Sedangkan untuk tekstur lembut dan halus, gunakanlah tepung maizena.

Tentunya kita tak bisa pakai banyak keju demi semangkuk saus keju, ya, karena harganya akan jauh lebih mahal dari saus keju kemasan. Oleh karena itu, gunakanlah susu untuk menguatkan rasa keju. Pakailah susu UHT  full cream atau susu kental manis kalau ingin menambahkan sedikit rasa manis.

Mentega dipakai untuk memperdalam rasa gurih yang khas saus keju. Sebaiknya pilih mentega tawar (unsalted butter) agar kadar asinnya bisa disesuaikan dengan penambahan garam nantinya.

3. Proses pembuatan.

Jika semua sudah terkumpul, saatnya menakar bahan-bahan tersebut. Takarannya disesuaikan dengan seberapa banyak yang ingin dibuat. Pakai rasio 1:1 untuk mentega dan tepung, sedangkan keju, susu, garam, dan merica disesuaikan dengan selera. Langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut.

  • Siapkan panci dan lelehkan mentega dengan api sedang. Masukkan tepung dan aduk perlahan hingga meletup-letup kecil dan berbentuk gumpalan halus.
  • Tuang susu secara bertahap sambil kecilkan api. Di sini anda bisa tentukan apakah ingin buat saus keju kental atau agak encer. Tuang susu dan aduk perlahan hingga tercampur dengan gumpalan mentega dan tepung. Jika susu mulai mengental, tambahkan sedikit lagi lalu aduk lagi. Begitu seterusnya hingga mencapai konsistensi saus yang diharapkan.
  • Selanjutnya, masukkan keju yang sudah diparut. Masukkan secara bertahap dimulai dari keju keras lalu keju lunak (jika pakai). Aduk perlahan dan tes rasanya. Oh ya, pada tahap ini anda juga bisa menentukan warna sausnya, lho. Semakin banyak keju keras, warna saus akan semakin jingga.
  • Terakhir, tambahkan garam dan merica sesuai selera. Ingin saus keju yang agak pedas dan beraroma? Tambahkan saja bubuk cabe atau aneka herbs seperti parsley.

Matikan api dan sajikan saus selagi hangat! Tuang langsung atau siapkan dalam wadah kecil bersama kudapan favorit seperti nachos, kentang goreng, brokoli, dan lainnya. Simpan di kulkas supaya awet 1 minggu. Selamat mencoba!