(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Saya bingung kenapa dulu tidak suka wortel, ya. Padahal sayuran ini rasanya manis, apalagi untuk campuran capcay, sapo tahu, atau cream soup ayam. Kalaupun tak doyan, bisa juga “disembunyikan”dalam kroket kentang, bakso kotak, atau batagor ayam seperti yang ibu saya lakukan dulu. Nah, wortel yang manis bisa didapatkan jika dipilih dan disimpan dengan tepat. Salah pilih atau simpan bisa bikin wortel hambar dan cepat busuk, lho. Untuk itu, cek tips di bawah ini, yuk!

Memilih wortel

Wortel yang enak pasti terasa manis, tapi di Indonesia sendiri ada dua jenis wortel, lho. Ada wortel impor dan wortel lokal. Wortel impor lebih besar, tebal, dan berwarna jingga mencolok. Soal harga, wortel impor lebih murah daripada wortel lokal. Kalau anda pilih wortel impor, carilah yang besar dan lurus. Perhatikan juga ujung tangkainya jika ada lingkaran kecil. Artinya, wortel impor tersebut masih muda.

Sama halnya dengan wortel impor, carilah wortel lokal yang masih muda. Pilih wortel dengan warna jingga terang dan merata, berkulit halus, ramping, dan lingkar batangnya tak terlalu besar. Selain itu, cek apakah batang wortelnya padat dan keras karena artinya wortel tersebut masih segar. Perhatikan bagian pangkal daun. Apabila bagian tersebut berwarna kehijauan, artinya wortel sudah cukup tua. Jangan pilih wortel yang bertunas atau retak karena kualitasnya sudah rusak.

Kalau anda beli wortel yang berdaun, ceklah bagian daunnya. Pastikan daunnya tidak layu dan berwarna hijau segar. Oh ya selain wortel biasa, ada juga wortel kecil (baby carrot) di pasaran. Ternyata, wortel kecil ini adalah wortel normal yang dikupas dan dipotong-potong kecil, lho. Duh, berasa ketipu, ya. Namun karena bentuknya imut-imut dan manis, siapa sih yang bisa menolak?

Menyimpan wortel

Cara menyimpan wortel tidaklah sulit. Untuk disimpan dalam kulkas, wortel tak perlu dicuci. Proses cuci hanya dilakukan jika wortel akan dimasak. Potong bagian daun dan masukkan batang wortel ke container atau plastik berisi air dingin. Daun wortel bisa menyerap kelembaban batang, jadi sebaiknya dipisahkan untuk dibuat sup atau kaldu sayur. Tutup wadah penyimpanan dan pastikan kedap udara, lalu masukkan ke kulkas. Wortel bisa tahan dalam kulkas selama 2 minggu. Oh ya, jangan lupa mengganti air rendaman wortel jika terlihat keruh.

Praktis sekali, kan? Menurut saya, wortel adalah sayuran serbaguna. Selain resep-resep di atas, wortel juga bisa dibuat mie sayur, keripik, asinan, dan masih banyak lagi. Yakin anda masih tak suka sayur yang kaya vitamin C ini?