Penulis: Tia | Editor: Ria

Saat pertama kali melihat cara kerja juicer di televisi, saya langsung tertarik untuk membelinya. Bagaimana tidak? Membuat jus buah dan sayuran seakan-akan terlihat menjadi lebih mudah kalau menggunakan juicer. Tapi, saya mencari tahu lebih dulu mengenai cara kerja serta kelebihan dan kekurangan juicer sebelum membelinya.

Juicer sendiri merupakan alat pembuat jus yang difokuskan untuk mengambil sari-sari buah dan sayuran saja, tanpa ada ampas. Nah, jika anda juga sedang tertarik untuk membeli juicer, info dari ResepKoki di bawah ini mungkin bisa membantu anda.

1. Cara kerja

Secara umum, juicer bekerja dengan cara menekan buah dan sayuran untuk mengekstrasi sari-sarinya. Buah dan sayur ditekan ke dalam tabung juicer, kemudian jus akan tersaring dan keluar lewat lubang-lubang kecil di saringan menuju gelas penampung. Karena hanya mengambil sarinya saja, juicer memisahkan serat buah dan sayuran yang dianggap sebagai ampas ke wadah yang ada di bagian belakang.

Baca juga: Apa Bedanya? Blender vs Juicer

2. Jenis

Ada 3 jenis juicer yang bisa ditemukan di pasaran, yaitu:

Manual juicer

Manual juicer ini sudah ada sejak lama dan tidak memerlukan listrik untuk mengoperasikannya. Anda pasti sering melihatnya, atau bahkan masih punya hingga sekarang. Ya, manual juicer ini lebih dikenal dengan alat pemeras jeruk. Juicer ini memiliki ukuran yang kecil, mudah dibersihkan, dan yang pasti harganya ramah di kantong. Sayangnya, juicer ini hanya bisa untuk buah-buahan jenis jeruk saja.

Centrifugal juicer

Jenis juicer satu ini adalah yang paling banyak digunakan dan mudah ditemukan di berbagai toko elektronik. Di dalam centrifugal juicer terdapat mata pisau seperti blender. Mata pisau ini akan menghancurkan buah dan sayur saat ditekan oleh tongkat, kemudian mengekstraksi sari buah serta memisahkan ampasnya. Dalam prosesnya, centrifugal juicer ini menghasilkan panas yang diyakini bisa menghilangkan sebagian nutrisi dari buah dan sayuran.

Baca juga: 3 Jenis Juicer Beserta Fungsi, Kelebihan, & Kekurangannya

Masticating atau Cold-press juicer

Kalau anda pernah dengar cold-pressed juice, nah jus tersebut dibuat dengan juicer ini. Masticating juicer menekan atau ‘mengepres’ buah dan sayuran untuk mendapatkan sari-sarinya. Juicer ini tidak menghasilkan panas, makanya kemudian disebut juga sebagai cold-press juicer.

Baca juga: Cold-Pressed Juice: Pengertian, Pembuatan, Kelebihan, & Kekurangannya

3. Kelebihan

Ada 3 kelebihan yang dimiliki oleh juicer:

Jus lebih kental dan tanpa ampas

Tidak seperti blender, jus yang dihasilkan dari juicer ini murni tanpa campuran air. Alhasil, jus yang keluar pun teksturnya lebih kental. Selain itu, juicer juga memisahkan sari buah dengan ampasnya, sehingga rasanya pun lebih ringan saat diteguk.

Praktis dan cepat

Membuat jus menggunakan juicer sangat memudahkan dan menghemat waktu. Buah dan sayur yang akan dijus tidak perlu dipotong menjadi kecil-kecil, cukup menjadi 3-4 bagian saja. Untuk tipe-tipe tertentu, anda bahkan bisa langsung memasukkannya tanpa dipotong karena tabung juicer memiliki volume yang cukup besar. Lalu, anda pun tidak perlu menuangkan dan menyaring jusnya karena sudah otomatis tertampung serta terpisah dari ampasnya.

Daya listrik relatif kecil

Sebagai barang elektronik, daya listrik yang dibutuhkan juicer terbilang kecil. Hanya 250-400 watt saja. Waktu pemakaiannya pun pasti tidak akan lama, cukup 10-15 menit saja. Jadi, tagihan listrik anda tidak akan terlalu terbebani bila rutin menggunakan juicer ini.

4. Kekurangan

Di samping kelebihan di atas, juicer juga memiliki beberapa kekurangan:

Mengeluarkan bunyi berisik

Saat dinyalakan dan memproses buah serta sayur, juicer akan mengeluarkan suara yang cukup berisik. Umumnya, juicer yang mengeluarkan suara berisik ini adalah jenis centrifugal juicer dengan harga terjangkau. Jadi, jika ingin menggunakan juicer yang tidak terlalu bising, anda perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli yang harganya agak mahal.

Harga cukup mahal

Juicer yang dijual di pasaran rata-rata dibanderol harga Rp300.000 hingga Rp6.000.000. Cukup mahal ya? Rentang harga yang cukup jauh ini dipengaruhi faktor merek dan bahan pembuatnya. Untuk harga yang murah, biasanya badan juicer dibuat dari plastik dan bermerek lokal. Sedangkan yang harganya lebih mahal, badan juicernya terbuat dari metal dan merupakan hasil produksi luar negeri.

Sulit dibersihkan

Juicer memiliki banyak komponen di tubuhnya, mulai dari corong buah, corong jus, tongkat pendorong, wadah ampas, hingga mata pisau dan saringan di dalamnya. Banyaknya komponen ini membuat juicer menjadi sedikit sulit untuk dibersihkan. Ketika membersihkannya pun perlu untuk berhati-hati supaya tidak ada komponen yang rusak. Alhasil, waktu bebersih pun jadi lebih lama.

Itulah berbagai informasi mengenai juicer, mulai dari cara kerja, jenis, hingga kelebihan dan kekurangan yang perlu anda ketahui. Semoga bisa jadi bahan pertimbangan anda sebelum membeli ya.

Juicer: Cara Kerja, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan
Bantu kami menilai (5=Sangat Bermanfaat) 4 (80%) 2 votes