(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Salad selalu jadi menu diet yang praktis. Campurkan sayuran favorit, tambah saus pilihan, dan voila! Makanan rendah kalori dan mengenyangkan siap disantap! Salad tentu tak lengkap tanpa sayur dedaunan. Ada selada, kubis, bayam, dan jenis daun lain yang memberi tekstur crunchy pada salad. Nah saat diet, saya biasa membeli daun salad dalam jumlah banyak dan menjadikannya stok. Namun sayur dedaunan ternyata tidak bisa tahan cukup lama meskipun disimpan dalam lemari pendingin. Tapi tenang, dengan cara berikut setidaknya anda bisa menyimpan daun salad tetap segar selama 5 hari!

Cuci bersih dan keringkan daun salad

Setelah belanja daun salad dari pasar atau supermarket, segera keluarkan dari plastik dan cuci hingga bersih. Cucilah dengan air matang yang sudah didinginkan, karena air hangat atau panas cenderung membuat daun cepat layu. Setelah itu tiriskan daun dan siap untuk dikeringkan. Jika punya salad-spinner, anda dapat mengeringkan daun salad dengan lebih mudah dan cepat. Namun jika tidak, gunakan tisu dapur atau paper towel.

Simpan dalam wadah tertutup

Setelah daun benar-benar kering, siapkan wadah plastik atau container yang dapat ditutup rapat. Lapisi dasar wadah dengan tisu dapur dan masukkan daun salad kering ke dalamnya. Tutup wadah tersebut dan masukkan dalam kulkas. Cara ini dapat membuat daun tetap renyah selama 3-5 hari, tergantung pada kerapatan tutup wadah. Nah untuk menjaga wadah tetap kering, gantilah lapisan tisu dapur tiap harinya.

Mudah, kan? Hanya butuh dua langkah untuk menjaga daun salad tetap renyah dan segar ketika dihidangkan. Jika ingin membuat renyah sayur dan buah salad lain seperti tomat, timun, dan nanas, simpan juga dalam kulkas. Kalau sudah terpotong, masukkan dalam wadah kedap udara berisi air dingin dan rendam sayur/buah tersebut di dalamnya. Selamat mencoba!