Penulis: Tia | Editor: Ria

Nasi goreng selalu jadi pilihan saya ketika butuh makanan yang cepat. Membuatnya mudah dan cukup menggunakan bahan-bahan seadanya yang tersedia di rumah. Namun, pernah beberapa kali saya merasa membuat nasi goreng ternyata cukup ribet. Terutama ketika saya sedang diburu-buru waktu. Harus mengupas dan mengulek bumbu, menumis bahan isian hingga matang, dan mencicipi berkali-kali untuk mendapatkan rasa yang pas.

Setelah melakukan uji coba berkali-kali, ternyata nasi goreng bisa juga dibuat dengan cara yang lebih praktis. Butuh lebih sedikit bumbu, lebih sedikit waktu, dan rasanya tidak kalah lezat.

Coba: Resep Nasi Goreng Telur    

1. Gunakan nasi sisa semalam

Memasak nasi goreng yang praktis, tandanya anda tidak perlu memasak nasi terlebih dahulu. Cukup gunakan saja nasi semalam yang masih tersisa dan belum dimakan. Nasi sisa ini sudah dingin dan teksturnya pun sedikit keras. Tapi, itu justru dapat membuat hasil nasi goreng buatan anda akan menjadi lebih enak. Karena nasinya tidak mudah lembek dan hancur saat dimasak.

Baca juga: 4 Tips Memasak Nasi Goreng Tidak Lembek atau Gosong

2. Bumbu dasar cukup diiris-iris saja

Nasi goreng khas Indonesia memiliki bumbu dasar bawang merah, bawang putih, dan cabai merah. Bumbu-bumbu dasar ini biasanya dihaluskan atau diulek, diberi tambahan terasi, dan baru kemudian ditumis. Menghaluskan bumbu dasar ini memang diyakini dapat membuat nasi goreng terasa lezat. Tapi kalau sedang butuh makanan yang cepat, cara ini kurang praktis.

Sebagai alternatifnya, bumbu-bumbu dasar tersebut cukup anda iris-iris tipis saja. Kemudian, langsung ditumis hingga layu dan harum. Cara ini sangat menghemat waktu untuk mengulek dan cucian alat masak pun menjadi lebih sedikit. Selain itu, bawang merah iris yang ditumis juga bisa memberikan citarasa gurih dan lezat seperti bawang goreng, lho.

Coba: Resep Nasi Goreng Seafood

3. Tumis bumbu dengan margarin

Setelah diiris tipis, bumbu-bumbu dasar kemudian ditumis hingga layu dan harum. Kalau biasanya anda menggunakan minyak goreng, coba deh menggantinya dengan 1 sdm margarin. Dengan menggunakan margarin, memasak nasi goreng bisa menjadi lebih praktis daripada menggunakan minyak. Selain itu, margarin juga memberikan rasa gurih pada nasi goreng. Jadi, anda tidak perlu lagi menambahkan terlalu banyak garam, apalagi bumbu penyedap ber-MSG.

Coba: Resep Nasi Goreng Terasi (Belacan)

4. Tambahkan isian yang cepat matang atau lauk sisa semalam

Yang namanya nasi goreng, pasti akan semakin terasa lezat kalau diberi berbagai isian sebagai lauk. Namun, penambahan isian ini jangan sampai membuat proses memasak nasi goreng menjadi lebih rumit. Gunakan saja bahan-bahan yang cepat matang seperti sosis atau kornet.

Lauk sisa semalam pun bisa dimanfaatkan, lho! Seperti ayam goreng atau empal yang kemudian bisa disuwir-suwir. Atau bakso dan bakwan yang bisa diiris-iris dulu sebelum dimasukkan ke dalam nasi goreng.

Coba: Resep Nasi Goreng Oriental

5. Gunakan saus tiram dan kecap untuk membumbui

Setelah lauk ditumis bersama bumbu, masukkan nasi dan aduk hingga tercampur rata. Kemudian, berikanlah bumbu tambahan yang akan membuat rasa nasi goreng lebih kompleks dan lezat, yaitu saus tiram dan kecap manis.

Saus tiram ini memberikan citarasa gurih pada nasi goreng dan juga aroma yang sedap dan wangi. Sementara kecap manis memberikan citarasa manis dan warna yang cantik pada nasi goreng.

Penambahan saus tiram  dan kecap manis pada nasi goreng tidak perlu banyak-banyak. Cukup 1 sdt dan 1 sdm saja masing-masingnya, agar tidak terlalu asin ataupun manis. Dengan saus tiram dan kecap manis ini, anda sudah tidak perlu menambahkan garam, gula, dan lada. Praktis, kan?

Baca juga: Apa Bedanya? Kecap Manis, Kecap Asin, & Kecap Ikan

Membuat nasi goreng itu sangat mudah. Dan ternyata bisa dibuat lebih praktis lagi. Untuk sekali memasak nasi goreng dengan tips di atas, anda hanya memerlukan waktu sekitar 10-15 menit saja, lho. Lumayan lebih singkat, kan? Selamat mencobanya di rumah, ya!

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi