(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Lebaran sebentar lagi! Selain perayaan dan silahturahmi, hal yang tak mungkin dilupa adalah makanan khas lebaran. Ada opor ayam, rendang, sambal ati, dan yang paling ikonik: ketupat! Keluarga besar dari bapak saya hampir tiap tahun selalu membuat ketupat bersama-sama. Setelah lewat hari H, biasanya masih ada sisa-sisa ketupat di meja makan. Nah ketupat kan tak hanya dihidangkan di hari Lebaran. Ketupat juga digunakan dalam ketoprak, gado-gado, tupat sayur, dan sebagainya. Cara buatnya pun tidak sulit, kok, seperti langkah-langkah berikut ini.

1. Siapkan selongsong ketupat dan beras

Jika tak ingin ribet buat sendiri, belilah selongsong atau wadah ketupat siap pakai. Mendekati Lebaran pasti tidak sulit menemukannya di pasar-pasar dekat rumah anda. Untuk beras, pilihlah beras yang minimal berkualitas sedang. Selain itu jangan pilih yang terlalu pera atau pulen karena kalau beras terlalu pulen, takutnya ketupat akan mudah lembek. Pilihlah beras lokal seperti IR 42, rojolele, atau pandan wangi agar mengembang bagus nantinya.

2. Masukkan beras dalam selongsong

Kalau beras dan selongsong sudah siap, cuci beras seperti biasa dan rendam dalam air bersih selama 30 menit hingga 1 jam. Setelah itu tiriskan beras dan masukkan ke dalam selongsong. Sesuaikan takaran dengan jenis beras yang anda pakai. Untuk beras pera cukup isi hingga 1/3 rongga selongsong. Sedangkan beras pulen bisa isi sampai 2/3 rongga selongsong. Tak perlu isi sampai penuh karena beras akan mengembang saat dimasak.

3. Memasak ketupat dengan panci biasa atau presto?

Ketupat perlu dimasak dengan panas yang merata dan stabil, maka dari itu gunakan panci yang berukuran besar. Isi panci besar dengan air dan panaskan hingga mendidih, lalu masukkan selongsong berisi beras. Nah jangan lupa untuk sering mengecek air saat masak ketupat. Jika mulai menyusut, jangan sungkan untuk tambahkan air mendidih sehingga proses masak terus berjalan. Lakukan selama 4 jam atau lebih. Ingat, semakin banyak porsi ketupat maka semakin lama juga waktunya.

Atau, anda bisa pakai panci presto untuk menghemat waktu. Caranya hampir sama dengan panci biasa, yakni rendam ketupat dalam panci presto. Airnya tak perlu sampai penuh agar tidak meluap. Nyalakan kompor dengan api sedang dan masak hingga panci presto berbunyi selama 10 menit. Kecilkan api dan lanjutkan masak selama 45 menit.

Oh ya mau pakai panci biasa atau presto, anda bisa menambahkan beberapa rempah agar ketupat semakin bercitarasa. Masukkan air kapur sirih atau endapan abu merang saat merebus air (sebelum memasukkan ketupat ke dalamnya) agar ketupat lebih kenyal. Tambahkan garam agar lebih gurih atau daun pandan agar harum.

4. Gantung ketupat untuk diangin-anginkan

Mungkin anda sering lihat ketupat-ketupat yang digantung di gerobak atau di salah satu sudut dapur. Sebetulnya, hal tersebut bertujuan agar ketupat tahan lama dengan meniriskan sisa air rebusan di dalam selongsong. Gantunglah di tempat yang kering sehingga ketupat bisa tahan 2 hari dalam suhu ruang. Anda juga bisa masukkan ke dalam kulkas dengan wadah tertutup tapi pastikan ketupatnya sudah dingin, ya. Nah kalau mau dikonsumsi, hangatkan dulu dengan dikukus atau rice cooker.

Tidak sulit, kan? Kalau sudah tahu cara buat ketupat, anda bisa berkreasi sendiri deh di rumah. Ngomong-ngomong sudah pernah makan soto dengan ketupat belum? Selain masakan-masakan yang sudah saya sebutkan di atas, soto juga bisa dijadikan pendamping ketupat seperti sroto sokaraja, soto banjar, coto makassar, dan lainnya, lho. Yuk dicoba!

 

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi