Penulis: Windy | Editor: Ria

Rahasia kenikmatan masakan Indonesia terletak pada bumbu dan rempah-rempahnya. Terasi dan Petis merupakan dua di antaranya yang sering menjadi bumbu penyedap masakan alami. Lantas apa bedanya terasi dan petis? Sama-sama bumbu masak yang enak, keduanya memiliki penampakan yang sedikit mirip. Kenali perbedaan keduanya berikut.

1. Bahan Utama

Terasi berbahan dasar udang atau ikan yang diberi garam, dan difermentasi. Terasi berbentuk padat dan bertekstur kering. Sedangkan petis, terbuat dari kaldu kepala udang, ikan, atau kerang bambu yang direbus dengan bumbu hingga menjadi pasta.

Baca juga: 6 Cara Memilih Terasi yang Baik

2. Jenis Terasi dan Petis

Ada 2 jenis terasi yaitu terasi udang dan ikan. Terasi udang terbuat dari udang rebon atau udang segar. Sementara itu, terasi ikan terbuat dari ikan selar atau ikan teri.

Petis memiliki 3 jenis yang berbeda yaitu petis udang, petis ikan, dan petis lorjuk.  Petis udang terbuat dari kaldu kepala udang. Petis ikan dari kaldu pindang ikan. Sedangkan petis lorjuk, terbuat dari kaldu kerang bambu.

3. Cara membuat Terasi dan Petis

Untuk membuat terasi, udang dan ikan tanpa kepala direbus terlebih dulu. Lalu dijemur setengah kering dan ditumbuk dengan garam. Adonan kemudian dijemur kembali hingga kering, ditumbuk sampai halus, dan dibentuk. Setelah dibentuk, adonan dibungkus dengan daun pisang dan diamkan selama 1-4 minggu.

Membuat petis udang cukuplah mudah. Kepala dan kulit udang digiling, lalu ditambahkan air secukupnya dan diperas. Kaldu yang sudah ada dimasak dalam waktu lama. Tunggu kaldu hingga pekat, kemudian tambah gula merah dan garam dan masak hingga petis sangat pekat.

Pembuatan petis ikan tidak jauh beda dengan petis udang. Petis ikan terbuat dari kaldu yang dimasak pekat. Kaldu ikan yang digunakan merupakan sisa dari pembuatan pindang ikan.  Kaldu sisa ditambahkan gula merah lalu dipanaskan hingga menjadi kental.

4. Proses Produksi

Terasi dibagi menjadi 2 produksi. Produksi matang yang langsung siap pakai dan mentah yang harus dipanggang, dikukus, digoreng, atau disangrai terlebih dahulu. Berbeda dengan terasi, petis bisa langsung digunakan setelah proses produksi selesai.

5. Warna dan Rasa

Terasi udang berwarna coklat kemerahan, sedangkan terasi ikan berwarna kehitaman. Keduanya bercita rasa gurih dan berbentuk pasta padat.

Petis berwarna kecoklatan hingga hitam. Rasanya pun manis tapi ada juga yang asin. Petis berbentuk pasta pekat dan  kental.

6. Kegunaan

Terasi digunakan pada berbagai masakan di Indonesia, sebagai bahan penyedap. Seperti sambal terasi, cah kangkung, bahkan nasi goreng.

Sementara petis, digunakan sebagai campuran makanan. Petis sering dijumpai untuk dijadikan bumbu saat mengonsumsi makanan khas Jawa Timur seperti rujak cingur, lontong balap, tahu campur dan tahu tek-tek.

Nah, itulah perbedaan terasi dan petis. Sekilas memang sama tapi ternyata beda sekali ya. Menu makanan untuk keduanya pun berbeda sekali. Jadi, menu dengan terasi atau petis nih yang akan dibuat? Selamat mencoba.