Penulis: Tia | Editor: Ria

Dua bulan terakhir, buah cempedak ramai diperjualbelikan di pasar dekat rumah saya. Jujur, saya sendiri belum lama mengetahui tentang buah ini. Saya kira, buah cempedak itu bentuknya seperti manggis atau kesemek. Ternyata, bentuknya malah mirip sekali dengan nangka.

Nangka dan cempedak sama-sama berada dalam famili Moraceae di genus Artocarpus. Jadi, tidak heran kalau keduanya memiliki bentuk dan kenampakan yang nyaris serupa: bulat lonjong, berwarna hijau, dan kulitnya berduri. Lalu, bagaimana kita bisa membedakan nangka dan cempedak?

1. Bentuk dan kenampakan

Bila dilihat dari kejauhan, buah nangka dan cempedak sama-sama berbentuk bulat lonjong, berukuran besar, berwarna hijau, dan kulitnya memiliki duri. Perbedaan keduanya baru bisa anda ketahui setelah dilihat dari dekat dan diperhatikan baik-baik.

Kulit nangka memiliki duri yang cukup tajam, bentuk bulat lonjong yang lebih beraturan, dan tetap berwarna hijau walaupun sudah matang. Sementara itu, duri pada kulit cempedak cenderung tumpul, bahkan kadang tidak muncul dan berupa titik-titik saja. Bentuknya sedikit tidak beraturan dan berlekuk-lekuk, serta warna kulitnya berubah menjadi kuning ketika sudah matang atau tua.

Baca juga: Tips Memilih Mengolah Nangka Muda Agar Empuk dan Bebas Pahit

2. Daging buah

Setelah nangka dan cempedak dibelah dan dibuka kulitnya, perbedaan keduanya akan semakin terlihat jelas pada daging buahnya. Daging buah nangka berukuran ramping, memanjang, dan berwarna kuning keemasan. Saat disantap, tekstur daging buah nangka juga terasa berserat dan padat, mirip-mirip seperti tekstur daging ayam.

Di sisi lain, walaupun bentuk buahnya mirip dengan nangka, daging buah cempedak justru lebih mirip dengan daging buah durian. Teksturnya sangat lembut dan langsung lumer di dalam mulut. Bentuknya pun bulat dan berwarna kuning muda. Pokoknya, tidak jauh beda dengan durian, deh.

Coba: Resep Sayur Nangka Kapau

3. Aroma

Anda pasti tahu kan kalau nangka memiliki aroma yang khas? Nah, cempedak pun juga memiliki aroma khas tersebut. Tapi, karakter aromanya jelas berbeda.

Aroma khas pada nangka memiliki karakter yang lembut dan manis. Jadi, saat tercium pun tidak terasa menganggu. Sedangkan cempedak, karakter dari aromanya cukup kuat dan menusuk hidung. Ya, hampir sama dengan karakter aroma durian. Bahkan, sebelum dibelah pun, aroma kuat cempedak ini sudah bisa tercium.

Baca juga: 3 Olahan Kreatif dari Buah Nangka

4. Jenis olahan

Baik nangka maupun cempedak, keduanya bisa disantap langsung sebagai buah atau diolah menjadi berbagai hidangan. Daging buah nangka yang sudah matang biasanya diolah menjadi es krim, lemet, isian puding, topping kue lumpur atau serabi, hingga kue bolu. Sementara daging buah nangka muda bisa dimasak jadi gudeg, tumisan, dan sayur untuk lontong.

Pada cempedak, ternyata bukan daging buahnya saja yang bisa diolah. Di Kalimantan, kulit buahnya pun bisa disantap dengan cara difermentasikan atau biasa disebut mandai. Mandai bisa dinikmati langsung menjadi lauk atau diolah kembali dengan cara ditumis. Untuk daging buahnya, tidak terlalu jauh berbeda dengan nangka. Daging buah cempedak bisa anda olah menjadi kue bolu dan es krim. Namun, daging buah cempedak ini lebih sering dimasak goreng tepung seperti pisang dan dibuat sayur berkuah santan yang pedas.

Coba: Resep Kue Lumpur Kentang

Wah, cukup berbeda ya antar keduanya. Apalagi dari daging buahnya. Kalau anda sendiri, lebih suka nangka atau cempedak?