Penulis: Vira | Editor: Ria

Hari raya tiba, kue kering pun tak boleh dilupakan. Di setiap rumah yang dikunjungi, pasti kue-kue kering dalam toples selalu tersaji di atas meja tamu. Ada kue kering hasil buatan sendiri, ada juga yang membelinya di toko grosir. Kalau di rumah, saya dan Ibu lebih sering membuat kue kering sendiri, tapi ada saat ketika kesibukan melanda dan kue kering pun tak sempat untuk dibuat.

Alhasil, saya dan Ibu membelinya di toko grosir. Membeli kue kering di toko grosir memang mempermudah dan menghemat waktu, tapi tetap saja anda harus pintar dalam memilih agar sesuai dengan apa yang anda harapkan. Agar anda tidak salah beli, simak tips dalam berbelanja kue kering grosiran ini, ya!

1. Pastikan mengetahui jenis kue yang akan dibeli

Sebelum anda membeli kue grosiran, pastikan anda mengetahui kue apa yang akan anda beli. Anda bisa melakukan ini dengan mencatatnya. Hal ini dilakukan agar anda terhindar dari membeli kue yang belum jelas rasa dan komposisinya. Selain itu, mencatat jenis kue yang akan dibeli juga dilakukan untuk menghindari pengeluaran yang terlalu besar karena tiap kue memiliki harga yang berbeda-beda.

2. Pilih kualitas kue sesuai budget

Sebelum berbelanja kue kering grosiran, siapkan budget  sesuai keinginan anda. Kue kering yang dijual grosiran tentunya memiliki harga yang berbeda-beda sesuai dengan kualitas. Kue kering dengan kualitas terbaik dan rasa yang enak biasanya memiliki kisaran harga Rp 80.000–Rp 150.000 per kilo tergantung jenis kuenya. Sedangkan, untuk kue kering dengan kualitas standar harganya lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp 40.000–Rp 60.000.

3. Cek tanggal kadaluarsa kue kering jika ada

Poin ini cukup krusial untuk memilih kue yang akan dibeli. Tanggal kadaluarsa bisa mempengaruhi rasa dan tekstur kue kering yang anda beli. Tidak semua kue kering memiliki tanggal kadaluarsa, tapi ada yang digantikan dengan tanggal produksi. Anda bisa menjadikan tanggal produksi ini batasan anda untuk mengonsumsi kue kering. Kue kering masih dapat mempertahankan tekstur dan rasanya dengan baik selama kurang lebih 2 bulan. Oleh karena itu, belilah kue kering yang tanggal produksinya masih baru.

4. Cicipi kue terlebih dahulu sebelum membelinya

Bila tak menemukan tanggal kadaluarsa atau tanggal produksi, setidaknya anda bisa menyicipi kue yang hendak dibeli. Hampir semua toko kue grosir menyediakan tester yang bisa dicoba gratis. Jika anda belanja ketika berpuasa, maka sebelumnya ajaklah anggota keluarga atau teman yang sedang tak berpuasa. Mintalah dia untuk mencicipi kue yang akan anda beli dan tanyakan mengenai tekstur dan rasanya. Jika sesuai dengan apa yang anda inginkan, baru deh anda bisa membelinya tanpa ragu.

5. Pastikan wadah kue kering benar-benar tertutup rapat

Berdasarkan pengalaman sendiri, saya pernah mendapatkan kue kering yang melempem dan alot ketika digigit. Setelah dilihat, ternyata toples kue kering yang saya beli tidak tertutup rapat. Supaya anda tak mengalami hal yang sama, pastikan wadah kue yang akan anda beli tertutup rapat dan kedap udara.

6. Cek satu per satu kue kering dalam wadah

Ketika membeli kue kering grosiran, anda tetap harus teliti. Cek dan perhatikan satu per satu kue kering yang ada dalam wadah dengan seksama. Biasanya, kue kering diletakkan dalam wadah berupa toples bening, oleh karena itu anda bisa melihat kue-kue yang ada di dalamnya. Hindari membeli kue yang pecah, hancur, atau sudah tidak dalam keadaan utuh. Terkadang, para penjual suka tidak peduli dengan tata letak kue sehingga ada beberapa kue yang hancur.

7. Jangan tergoda dengan tampilan dan harga murah

Seringkali ketika melihat jejeran kue kering, tampilan menarik dari kue mengecoh kita untuk membelinya. Sama halnya jika budget terbatas, anda juga jadi lebih pilih membeli kue kering murah tanpa perhatikan komposisi dan citarasanya. Saran saya, hindarilah hal-hal seperti itu ketika anda membeli kue. Terkadang, tampilan kue yang menarik ataupun harga yang murah tak sebanding dengan rasa yang ditawarkan.

Ketika membeli dan memilih kue kering grosiran, anda tetap harus menjadi konsumen yang pintar. Jangan sampai kue kering yang dibeli justru terabaikan begitu saja di atas meja karena ternyata rasanya tidak enak.

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi