Penulis: Rosalia | Editor: Ria

Kalau ngomongin masalah kuliner, seolah tidak ada habisnya. Seperti yang satu ini, ternyata jenis kulit pembungkus makanan itu ada banyak macamnya, lho. Tapi bukan kulit seperti daun pisang, kertas nasi atau plastik, ya. Kulit pembungkus makanan yang akan saya bahas di sini adalah kulit yang edible alias bisa dimakan.

Kulit pembungkus makanan ini tidak hanya berfungsi untuk melapisi bagian luar makanan dan menambah cita rasa, tetapi juga bisa berfungsi untuk menambah daya tarik makanan itu sendiri. Dengan pembungkus atau lapisan luar yang menarik, makanan pun akan lebih menggiurkan dan seolah melambai-lambai minta agar segera dilahap.

Sebelumnya saya hanya tahu dua jenis kulit pembungkus makanan yaitu kulit pangsit dan kulit lumpia, karena merupakan camilan favorit saya. Setelah mengulik-ulik lebih dalam, ternyata ada banyak sekali jenis-jenisnya. Beda kulit, beda pula cara pembuatan, peruntukkan serta cara penggunaannya. Jadi apa saja macam-macamnya? Yuk, cari tahu di bawah ini.

1. Kulit Pangsit

Siapa sih yang nggak doyan sama pangsit? Apalagi kalau digoreng rasanya bisa krispi banget, kalau dikukus atau rebus pun rasanya maknyus dengan siraman kuah. Biasanya, kulit pangsit ini digunakan untuk membungkus adonan daging dan sayuran. Biasanya pangsit ini dijadikan teman untuk hidangan bakso, bakmi, atau makanan berkuah lainnya sebagai pengganti kerupuk.

Kulit pangsit memiliki bahan utama campuran dari tepung terigu, tepung tapioka, telur, air, dan garam. Cara membuatnya juga sangat mudah, cukup uleni adonan sampai kalis, kemudian digilas tipis dan dipotong-potong dengan bentuk sesuai selera.

Selain bisa membuatnya sendiri, kamu juga bisa membeli kulit pangsit jadi siap pakai, yang sudah banyak dijual di pasar tradisional sekalipun. Tapi kamu harus perhatikan karena ada 2 peruntukkan kulit pangsit ini yaitu direbus atau digoreng. Biasanya sudah tertulis jelas di kemasannya. Jangan sampai salah pilih, ya.

2. Kulit Lumpia

(Image: Shutterstock)

Kulit lumpia ini biasa disebut spring roll dalam bahasa Inggris. Cara membuatnya sangat mudah. Cukup sediakan tepung terigu, telur, garam, dan air secukupnya. Setelah bahan sudah tercampur semua, segera tuang tipis-tipis di atas teflon yang sudah dilapis minyak sebelumnya. Masak hingga matang yang biasanya ditandai dengan kulit bisa dibalik dan lepas dari teflon.  

Seperti namanya, kulit lumpia ini bisa digunakan untuk membuat sajian lumpia. Lumpia pun ada banyak macamnya, lumpia semarang dan bandung, atau lumpia basah dan kering. Bergantung pada isian di dalamnya serta cara pemasakannya. Jika lumpia semarang utamanya berisi rebung, maka lumpia bandung berisi tauge. Jika lumpia basah bisa langsung dimakan setelah dibungkus kulit, maka lumpia kering harus digoreng dulu sebelum disajikan.

Tidak hanya lumpia, kamu juga bisa menggunakan kulit ini untuk membuat sajian sosis dan martabak. Asalkan ketika membuat atau menggoreng kulitnya, jangan buat terlalu tipis. Selain itu kamu juga bisa kurangi jumlah air sehingga adonan kulitnya lebih kental.

Kulit lumpia ini sudah banyak dijual versi siap pakainya, jadi tidak perlu ribet untuk membuatnya. Tapi kulit jadi ini tidak bisa kamu gunakan untuk bikin sosis atau martabak, ya. Karena sudah jelas penggunaannya untuk lumpia, sehingga tipis dan rawan robek.

3. Rice Paper

(Image: Lazada)

Lucu ya kalau lihat bentuknya? Dulu pertama kali makan lumpia ala Vietnam yang dibungkus rice paper, saya pikir ini adalah sejenis kol yang warnanya transparan. Karena teksturnya memang agak renyah, mirip kol. Setelah cari tahu banyak, ternyata ini beda sekali dengan sayuran.

Rice paper ini merupakan ‘kulit lumpia’-nya orang Vietnam. Yup, rice paper memang berasal dari Vietnam. Di sana, rice paper ini disebut juga banh trang. Pembuatannya berasal dari beras atau tepung beras yang dimasak hingga menjadi bubur yang halus, kemudian dibentuk, bisa bundar atau persegi. Setelah itu, bubur yang sudah dibentuk ini segera dikeringkan. Kalau dilihat per lembar, rice paper ini tidak memiliki warna alias transparan.

Di sana, mereka menggunakan rice paper ini untuk membungkus salad atau sayuran mentah, seperti wortel dan timun diiris korek api dengan tambahan selada dan udang rebus. Setelah itu, makannya bisa dicocol dengan mayones dan saus sambal.

Kamu bisa membeli rice paper yang sudah jadi di supermarket. Cara menggunakannya yaitu cukup rendam sebentar rice paper dengan air matang yang hangat, kemudian keringkan dengan kain lap. Tidak perlu digoreng atau direbus lagi.

Lihat di Lazada DISKON: Vietnam Rice Paper

4. Kulit Pastry

(Image: Lazada)

Kamu pernah makan kue puff pastry dengan tekstur super renyah dan berlapis-lapis? Atau garlic cheese stick ala bakery kenamaan? Nah, di situlah utamanya kulit pastry digunakan. Selain di kue, biasanya kulit pastry juga digunakan pada sajian zuppa soup sebagai pelengkap yang diletakkan di atas gelas. Nah, sudah ingat dong bentuk dan rasanya?

Kulit pastry ini dibuat dengan bahan dasar utama tepung dan mentega. Adonan yang telah diuleni akan digilas tipis dan saling ditumpuk atau dilipat untuk kemudian digilas kembali dan seterusnya. Oleh sebab itu, kulit ini bisa berlapis-lapis, tipis, dan begitu renyah ketika dipanggang.

Membuat kulit pastry from scratch alias dari nol memang menantang. Tapi sekarang kamu bisa menemukan kulit pastry ini dengan mudah di supermarket bagian frozen section, berdampingan dengan frozen food lainnya seperti nugget atau pizza base.

Lihat di Lazada DISKON: Gold France Puff Pastry

5. Tortilla

(Image: Shutterstock)

Kalau kamu suka nonton film Hollywood, pasti suka lihat ada adegan di mana pemain makan masakan khas Mexico bernama taco. Dulu saya penasaran banget sama taco ini. Penasaran karena lihat kulit pembungkusnya kok kayaknya enak banget. Renyah, tipis, ada sedikit warna cokelat bekas panggangan. Benar saja, ketika saya coba makan sajian ini di resto Mexico ternyata rasanya enak banget! Sesuai sekali dengan ekspektasi saya.

Taco ini menggunakan tortilla sebagai kulit pembungkus makanannya. Tortilla ini sebenarnya adalah roti pipih dan tipis tanpa ragi yang terbuat dari jagung giling atau gandum. Cara membuatnya pun sangat mudah, yaitu berbahan dasar tepung terigu serba guna, garam, baking powder, sedikit minyak sayur, dan air hangat. Setelah adonan kalis dan dibentuk bulat pipih, kamu bisa memanggangnya sampai kulit jadi garing. Nah, ada banyak isian taco yang bisa kamu gunakan seperti tuna, ayam, atau salad.

Tortilla ini sekarang juga bisa kamu temukan di frozen section supermarket, lho. Wah asyik banget kan, bisa bikin taco sendiri di rumah dan kapan saja.

6. Kulit Tahu

(Image: Lazada)

Biasanya kalau ke restoran Jepang, pasti saya pesan lumpia kulit tahu. Itu lho, yang bentuknya seperti risol, tapi agak lebih tipis dan ada balutan nori di bagian tengahnya. Enak banget deh. Nah, ini adalah salah satu contoh makanan yang dibungkus dengan kulit tahu.

Kulit tahu ini sebenarnya adalah kembang tahu kering. Untuk membuatnya jadi lunak, kamu cukup merendamnya dengan air matang lalu tiriskan. Tidak perlu diberi bubuhan garam lagi karena kulit tahu sudah memiliki cita rasa tersendiri. Kembang tahu ini bentuknya sangat lebar. Kamu bisa mengguntingnya dengan bentuk bundar atau kotak, sesuai selera.

7. Kulit Siomay

Biasanya tidak semua siomay dibuat menjadi adonan bulat-bulat ala siomay Bandung. Ada pula siomay yang menggunakan kulit pembungkus untuk penyajiannya, seperti dimsum. Kulit siomay ini cocok sekali untuk sajian yang dikukus karena tidak akan mengeras ketika dingin.

Ternyata banyak banget kan jenis-jenis kulit pembungkus makanan. Cara pembuatannya pun ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Tapi jika tidak sempat membuatnya, semua kulit pembungkus ini juga bisa kamu jumpai di supermarket, kok. Selamat bereksperimen!