(Image: Shutterstock)

Penulis: D.Vionetta | Editor: Ria

Poached egg atau telur ceplok air biasa jadi pelengkap aneka hidangan. Seperti mie rebus misalnya.Umumnya, poached egg dibuat di atas kompor gas. Tapi, siapa bilang microwave tidak bisa menghasilkannya? Justru poached egg sempurna bisa tersaji lebih praktis dan cepat.

Membuat poached egg dengan microwave membutuhkan trik tersendiri. Pasalnya, jika tidak dimasak dengan benar, kuning telur bisa meletus. Sebab, panas dari gelombang mikro akan membuat bagian dalam telur lebih cepat matang dan melepaskan udara ke luar. Di sinilah letusan terjadi.

Jika terjadi saat proses memasak, cipratan akibat letusan akan mengotori ruang dalam microwave. Alhasil, pekerjaan anda untuk bersih-bersih pun jadi bertambah. Lebih bahaya lagi bila letusan terjadi saat anda sedang mengeluarkan wadah dari microwave. Percikan panas bisa mengenai tangan bahkan muka. Bahaya banget, kan? Simak dulu yuk cara memasaknya dengan aman berikut ini.

1. Gunakan wadah microwave-safe

Inilah salah satu keuntungan memasak poached egg dalam microwave. Alat yang anda gunakan berukuran kecil sehingga mudah dibersihkan. Wadah yang bisa anda pakai adalah ramekin, mangkuk kecil, atau mug yang berlabel microwave-safe. Pilih salah satunya.

Anda juga membutuhkan piring kecil atau saucer yang juga berlabel microwave-safe dan tusuk gigi. Untuk mengambil poached egg, gunakan sendok berlubang atau garpu besar supaya telur bisa sekaligus tiris.

Baca juga: 4 Tips Aman & Sehat Menggunakan Wadah Plastik ke Microwave

2. Pilih telur yang baru atau segar

Untuk satu buah poached egg, anda membutuhkan satu butir telur dan air setinggi sepertiga wadah yang digunakan. Pastikan memilih telur yang benar-benar segar agar bentuknya bisa bulat cantik dan tidak encer serta menyebar ketika dipecahkan.

Baca juga: Tips Memilih & Menyimpan Telur

3. Tusuk-tusuk pada bagian kuning telur

Masukkan air ke dalam wadah, lalu campur dengan satu atau dua tetes cuka. Cuka mengandung zat yang bisa membuat putih telur lebih kokoh. Namun, penambahan cuka ini sifatnya opsional, ya. Jangan memasukkan cuka terlalu banyak karena bisa mempengaruhi rasa dan aroma telur.

Pelan-pelan, pecahkan dan masukkan telur ke dalam wadah berisi campuran air dan cuka. Tusuk-tusuk perlahan sebanyak 3-5 kali pada bagian kuning telur menggunakan tusuk gigi. Tujuannya supaya udara dalam kuning telur bisa lebih mudah keluar saat masak, sehingga mencegah terjadinya letusan.

Baca juga: Tips Membuat Poached Egg (Telur Ceplok Air) yang Sempurna

4. Tutup wadah dengan saucer atau piring kecil

Untuk menahan hawa panas di dalam wadah, gunakan saucer atau piring kecil untuk menutup bagian atas wadah. Masukkan ke dalam microwave yang sudah diatur dalam suhu tinggi (high) selama 1 menit. Setelahnya, cek tekstur telur untuk memastikan kematangannya. Jika belum cukup matang, anda bisa proses kembali dengan suhu sedang (medium) selama 20 detik.

Baca juga: Serba Serbi Microwave, Cara Kerja hingga Kelebihan & Kekurangan

5. Sajikan selagi hangat

Setelah matang, angkat telur perlahan menggunakan sendok berlubang atau garpu besar. Pindahkan telur langsung ke dalam hidangan. Anda juga bisa hilangkan kelebihan air dengan menaruhnya dulu di atas tissue dapur. Sajikan segera ya selagi hangat, supaya anda bisa dapatkan tekstur lembutnya.

Sudah tidak sabar untuk segera praktikkan di dapur? Selamat mencoba!