(Image: Shutterstock)

Penulis: Dara.M | Editor: Ria

Dulu, saya paling tidak mau jika disuruh mengolah daging kambing. Tapi karena saya kuliah di bidang boga dan kebetulan mendapat menu olahan daging kambing, mau tak mau saya harus mengolahnya. Berhubung jika praktik harus membawa bahan sendiri, saya harus membelinya di pasar agar lebih murah dan menghemat biaya pengeluaran. Setibanya di pasar, saya bertanya pada salah satu tukang parkir, yang setia menjaga kendaraan berjejer sangat rapi, di mana lokasi pedagang yang menjual daging kambing. Maklum, ini kali pertama saya ke pasar untuk membeli daging itu. Di sebelah pojok kanan, katanya sambil menunjuk.

Sebelum masuk ke pasar bagian daging, saya harus melewati jejeran pedagang sayur-mayur yang dominan sayurnya berwarna hijau, menarik dan cantik tertata rapi. Suara sahut-menyahut dari sang pedagang membuat pasar ini sangat ramai dan menyenangkan karena walaupun bersaing, mereka tetap saling menghargai. Begitu sampai di pojok, terlihat ada tulisan “aneka daging” di sebelah kanan.

Kemudian saya memasuki ruangan tanpa pintu itu, yang bersuasana tak kalah ramai dengan pedagang sayur. Lantai yang becek tak mengurungkan niat saya untuk membeli daging kambing. Setelah menemukan pedagang kambing, saya langsung membelinya sesuai selembaran resep yang sudah saya pegang erat-erat. Sambil melayani pembeli dengan memotong-motong dan menimbang daging, si pedagang pun asyik bercerita memberi tahu bahwa salah satu kunci daging kambing agar tidak bau ialah mengolahnya dengan benar.

Setelah mencari tahu dari berbagai sumber tentang pengolahan yang benar agar daging tidak bau, saya pun dengan pede mempraktikkannya saat di kampus. Betapa senangnya, hasil daging kambing olahan yang saya buat mendapatkan nilai yang memuaskan karena enak dan tidak berbau. Nah kali ini, saya akan bagikan tips agar daging kambing tidak bau prengus untuk kamu. 

1. Cuci di Air Mengalir

Banyak orang yang mengatakan bahwa untuk menghilangkan bau prengus pada kambing ialah dengan jangan mencucinya. Padahal, kalau tidak dicuci justru akan membuat kotoran yang ada pada permukaan daging tidak hilang. Terbayang kan, bagaimana daging kambing itu hampir tidak pernah dicuci mulai dari tempat penyembelihan, pemotongan, hingga sampai di pasar. Oleh sebab itu, cucilah daging kambing di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran atau kuman yang menempel pada daging. Langsung tiriskan daging setelah dicuci dan jangan merendamnya dalam wadah berisi air. Sebaiknya pencucian dilakukan saat daging kambing belum dipotong-potong kecil, alias masih dalam bentuk bongkahan atau ukuran besar.

2. Gunakan Rempah

Selain menambah citarasa, rempah juga bisa mengurangi bau prengus pada kambing. Kamu cukup baluri daging kambing dalam campuran rempah halus seperti jahe, kunyit dan bawang putih. Diamkan selama setengah jam, lalu pakai untuk pembuatan kari. Jika akan diolah untuk masakan lain, jangan lupa cuci kembali dagingnya agar bumbunya hilang, ya.

3. Gunakan Nanas

Buah nanas biasanya digunakan sebagai bahan pengempuk daging. Ternyata disamping itu, buah berwarna kuning oranye ini bisa membuat daging kambing menjadi tidak bau lagi, lho. Untuk caranya, campurkan daging kambing ke dalam buah nanas yang sudah diparut. Kemudian remas perlahan, lalu diamkan beberapa saat.

Selain nanas, kamu juga bisa menggunakan mentimun sebagai penggantinya. Untuk caranya hampir sama, yaitu daging kambing sebelum diolah harus diremas dahulu dengan mentimun. Getah pada mentimun ini bisa meminimalisir bau prengus pada kambing.

Jadi itulah tips yang bisa kamu coba untuk mengolah daging kambing tanpa bau prengus. Tak ada lagi deh, yang namanya masakan kambing yang harus tersaji wajib bersama bau prengus yang menyengat kuat. Selamat mencoba!