(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Dulu saya dan keluarga pernah merencanakan acara BBQ di Puncak saat malam tahun baru. Kami sudah menyiapkan bahan-bahan siap panggang seperti sate, jagung, dan sebagainya. Namun memang nasibnya sedang sial, hujan deras mengguyur saat kami tiba di Puncak. Alhasil, kami memutuskan untuk berburu jagung bakar dan menghabiskan malam di penginapan. Bicara soal bakar jagung, sepertinya makanan ini wajib ada saat acara outdoor bersama keluarga atau sahabat, ya. Apalagi kalau punya pemanggang arang, rasa jagung bakar akan semakin mantap. Tapi sebetulnya ada beberapa cara membakar jagung, lho. Yuk simak di bawah ini!

1. Bakar jagung dengan kulitnya

Kulit jagung dapat memberikan aroma harum pada jagung, lho. Aroma tersebut akan semakin keluar ketika dibakar. Caranya, kupas kulit jagung tapi pastikan jangan sampai terlepas dari bonggolnya. Hilangkan juga rambut jagungnya. Oles jagung dengan bumbu atau margarin dan bungkus lagi dengan kulitnya. Baringkan di atas arang dan bakar secara merata selama kurang lebih 15 menit.

Hasil: Tekstur jagungnya hampir sama dengan jagung kukus, yakni lembab dan lembut. Biji jagungnya terasa juicy dan ada aroma harum dari kulit jagung! Namun tangan anda harus siap-siap kotor ketika melepaskan kulit jagung sebelum disantap. Selain itu, anda harus rajin-rajin mengintip biji jagung saat dibakar karena tertutup oleh kulit jagung.

2. Bakar jagung dengan alumunium foil

Secara teknis sama seperti bakar dengan kulit, yakni jagung dibungkus dengan alumunium foil. Kupas jagung secara total dan buang rambut jagungnya. Oleskan bumbu dan margarin lalu bungkus dengan alumunium foil. Bakar langsung di atas arang atau kompor selama kurang lebih 15 menit.

Hasil: Teksturnya lembab dan lembut, biji jagungnya pun juicy meskipun dalam beberapa gigitan akan terasa kurang manis. Hal ini karena bakar jagung dengan kulit atau alumunium tidak membuat biji jagung terkaramelisasi seperti bakar langsung. Secara garis besar, membakar jagung dengan alumunium foil sama hasilnya seperti jagung yang dibakar dengan kulit. Namun anda tak perlu takut jagung bakar cepat dingin karena alumunium foil membuat panasnya tahan lama.

3. Bakar jagung secara langsung

Metode inilah yang memang sering dipakai. Biji jagung akan terkaramelisasi karena bersentuhan langsung dengan panasnya arang. Caranya jauh lebih mudah, yakni kupas kulit jagung dan buang rambutnya. Oleskan dengan bumbu dan mentega favorit anda lalu bakar, deh! Bolak-balik jagung agar matang merata selama kurang dari 10 menit.

Hasil: Proses karamelisasi yang terlalu lama bisa membuat biji jagung hangus. Oleh karena itu, fokuslah saat membakar jagung agar tidak gosong. Namun teknik membakar  satu ini memang punya kelebihan dibanding dua teknik lainnya, yaitu aroma ‘panggang’ yang semerbak tercium ketika jagung diangkat dari arang. Biji jagung juga jadi lebih kering dan renyah.

Setelah jagung dibakar, jangan lupa olesi lagi dengan saus dan bumbu agar rasanya semakin mantap. Ada banyak jenis saus yang bisa dipakai untuk olesan jagung, seperti yang ada dalam link berikut. Yuk mari bakar jagung!

Atsarina Lutfiyyah (Senior Editor)

Memiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu Komunikasi