Penulis: Graminda | Editor: Ria

Diolah jadi masakan apapun, daging ayam tetap terasa enak. Apalagi ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Dagingnya memang sedikit alot, namun terasa manis-gurih. Ini yang buat ayam kampung jadi primadona. Bikin ngiler pokoknya!

Tapi sayang, tingginya harga ayam kampung buat kantong saya tercekik. Alhasil, saya coba ganti dengan ayam pejantan yang lebih murah. Sekilas bentuk keduanya mirip dan sama-sama rendah lemak. Lalu, bagaimana cara bedakannya?

Coba Resep: Resep Sop Ayam Kampung

1. Cara Pemeliharaan

Image: Ayam Kampung Kemala Farm

Ayam pejantan adalah sebutan bagi ayam petelur berkelamin jantan. Ayam tersebut dipelihara dengan cara diberi pakan dan vitamin khusus. Namun, karena dianggap tidak menguntungkan sebagai ayam petelur betina, maka ayam pejantan harus dipotong pada usia muda.

Berbeda dengan ayam pejantan, ayam kampung harus mencari makan sendiri. Tidak ada pakan atau vitamin khusus yang diberikan. Dengan kata lain, ayam kampung dipelihara dengan cara diliarkan.

2. Struktur Tulang

Penampakan ayam pejantan dan ayam kampung tidaklah mirip. Jika diperhatikan, struktur tulang ayam kampung lebih panjang dibandingkan ayam pejantan. Ditambah, kaki ayam kampung berwarna kehitaman sementara kaki ayam pejantan berwarna putih.

3. Kulit

Perbedaan mencolok juga terlihat dari kulit, nih. Jika dilihat dengan seksama, kulit ayam kampung agak kekuningan dan tidak mudah sobek saat disentuh.

Sedangkan, kulit ayam jantan lebih putih dan bersih. Kulit ayam pejantan lebih mirip dengan ayam broiler yang rapuh dan mudah sobek.

4. Warna dan Tekstur Daging

Image: Ayam Pejantan Bisnis Ayam Kita

Sudah jelas kalau daging ayam kampung bertekstur liat dengan warna kehitaman. Bila anda tekan, daging tersebut terasa kompak dan tidak lembek. Selain itu, daging ayam kampung mengandung sedikit lemak.

Jika dibandingkan, daging ayam pejantan lebih mengkilap. Walaupun agak liat, namun daging tersebut tidak se-liat daging ayam kampung. Saat ditekan, masih terasa agak empuk.  Empuknya daging ayam pejantan dikarenakan ayam dipotong saat berumur muda.

5. Bobot dan Harga

Biasanya ayam kampung dijual dengan berat sekitar 1-1.5 kg. Tapi, berat tersebut akan menyusut setelah ayam dipotong. Lain halnya dengan ayam pejantan, yang di jual dengan berat 0.9-1 kg. Hal ini dikarenakan ayam pejantan sudah bisa dipotong pada umur 2-2.5bulan.

Berbicara soal harga, pastinya ayam kampung lebih mahal, ya. Sebab, karkas ayam kampung sangatlah langka. Bayangkan saja, harga satu ekor ayam kampung bisa capai Rp 65.000- Rp 80.000. Maka dari itu, banyak yang beralih menggunakan ayam pejantan yang hanya dijual Rp 35.000- Rp 45.000

Baca Juga: 3 Tips Mengolah Ayam Kampung Supaya Empuk

Nah, ayam kampung maupun ayam pejantan memiliki kelebihan masing-masing. Kini, tergantung anda mau pilih yang mana. Tapi hati-hati ya, jangan sampai salah kira karkas ayam pejantan sebagai ayam kampung. Happy shopping!