Penulis: Tia | Editor: Ria

Setiap daerah di Pulau Jawa, memiliki menu sayur asem istimewanya masing-masing. Tapi menurut saya, sayur asem khas Jawa Tengah adalah yang paling unik. Soalnya, bumbu yang digunakan hanya diiris-iris saja. Tidak diulek hingga halus seperti sayur asem daerah lainnya.

Sayur asem khas Jawa Tengah ini bisa dibuat dengan mudah, cepat, dan praktis. Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk membuatnya, 10 menit untuk persiapan dan 20 menit untuk memasak. Cocok sekali kan untuk santapan sehari-hari?

Coba: Resep Sayur Asem Jawa Tengah

1. Bumbu-bumbu cukup diiris saja

Berbeda dengan sayur asem lainnya, sayur asem khas Jawa Tengah ini bumbu-bumbunya cukup diiris saja. Bumbu-bumbu yang anda perlukan adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, dan cabai hijau keriting. Untuk bawang, mengirisnya jangan terlalu tipis supaya tidak mudah hancur. Sementara untuk cabai, iris saja secara menyerong dengan ketebalan yang sama seperti untuk tumisan.

Baca juga: 5 Tips Menghilangkan Panas dan Pedas di Tangan Akibat Cabai

2. Masukkan bumbu iris setelah air mendidih

Dalam panci, rebus sekitar 1 liter air hingga mendidih. Setelah itu, baru masukkan bumbu iris ke dalam air. Selain bumbu iris, masukkan juga lengkuas yang sudah digeprek dan daun salam yang sudah disobek ujungnya ke dalam air. Aduk hingga rata dan biarkan hingga aroma dari bumbu menguar.

Baca juga: 3 Tips Menyimpan Daun Salam Lebih Tahan Lama

3. Melinjo dan labu siam harus dimasak terlebih dulu

Kalau sayur asem Jakarta menggunakan pepaya muda dan nangka muda, sayur asem Jawa Tengah ini menggunakan labu siam sebagai sayurannya. Labu siam ini memiliki tekstur yang agak keras, sehingga perlu dibelah menjadi 4-8 bagian dan direbus duluan supaya matang dengan sempurna.

Selain labu siam, perbedaan lain antara sayur asem Jakarta dan Jawa Tengah adalah penggunaan melinjo. Kalau sayur asem Jakarta, daun melinjonya saja yang digunakan. Sementara itu, buah melinjo wajib digunakan dalam sayur asem Jawa Tengah. Buah melinjo ini dikupas terlebih dahulu, kemudian dimasukkan dalam kuah rebusan tepat setelah labu siam karena teksturnya yang keras seperti kacang.

Coba: Resep Tumis Labu Siam

4. Selanjutnya giliran jagung manis dan kacang panjang

Setelah melinjo dan labu siam setengah matang, anda bisa masukkan sisa sayuran lainnya, yaitu jagung manis dan kacang panjang. Kedua sayuran ini adalah ciri khas sayur asem. Jadi sebisa mungkin tidak dilupakan.

Jagung manis ini anda potong bulat-bulat terlebih dahulu dengan ketebalan sekitar 1-1,5 cm. Sementara untuk kacang panjang dipotong memanjang sekitar 3 cm supaya cepat matang.

Baca juga: Tips Menyimpan dan Mengolah Jagung Manis

5. Tambahkan air asam jawa dan koreksi rasa

Rasa asam pada sayur asem Jawa Tengah ini berasal dari air asam jawa. Sebelum ditambahkan ke dalam kuah, asam jawa dilarutkan dulu di dalam air panas. Kemudian, saring asam jawa dan ambil airnya saja. Tambahkan air asam jawa ke dalam kuah setelah semua sayur dimasukkan. Aduk rata dan koreksi rasa sayur asem anda. Tambahkan juga gula dan garam hingga rasanya pas.

Baca juga: Aneka Jenis Asam dan Kegunaannya untuk Masakan

Penggunaan bumbu-bumbu yang hanya diiris saja, membuat sayur asem khas Jawa Tengah ini memiliki kuah yang bening dan rasa yang cenderung lebih ringan. Jadi, akan cocok untuk selera semua orang dan disandingkan dengan berbagai lauk.

5 Langkah Membuat Sayur Asem Jawa Tengah yang Berkuah Bening & Segar
Bantu kami menilai artikel ini! (5=Sangat Bermanfaat)