Penulis: Tia | Editor: Ria

Selain sate, olahan kambing yang cukup populer dan digemari yaitu tongseng dan gule. Keduanya diyakini sebagai makanan khas Jawa Tengah. Sama-sama gurih dan punya kuah pekat dan keruh berbumbu.

Saya sendiri bukan penikmat hidangan olahan kambing. Jadi, pada awalnya cukup sulit membedakan mana tongseng dan mana gule karena keduanya terlihat serupa. Tapi, setelah melihat pembuatan dan coba menyantapnya, saya jadi tahu perbedaan antara tongseng dan gule ini.

1. Isian utama

Tongseng dan gule sama-sama memiliki isian utama dari bagian tubuh kambing. Tongseng memiliki isian utama berupa daging kambing yang berserat. Daging kambing dipotong kecil-kecil supaya cepat empuk dan matang. Karena biasanya, tongseng baru akan dibuat kalau ada pembeli yang memesan saja.

Coba: Resep Tongseng Kambing

Gule umumnya berisi bagian jeroan kambing. Tapi, tidak jarang juga penjual gule yang menyediakan pilihan daging, tulang rusuk, buntut, dan kaki yang dipotong kecil-kecil sebagai isiannya. Lain dengan tongseng, kuah gule sudah disiapkan oleh penjual dari rumah. Jadi, hanya tinggal potong-potong daging atau jeroan saja, kemudian menuangkan kuah ke dalam piring.

Coba: Resep Gulai Kambing

Saat ini, baik tongseng atau gule sudah mulai banyak dijual dengan isian selain daging kambing. Bisa daging ayam dan juga daging sapi.

2. Kuah dan rasa

Perbedaan keduanya bisa dilihat dengan jelas dari kuahnya. Kuah tongseng sebenarnya terbuat dari kuah gule. Hanya saja, diberi tambahan kecap manis. Sehingga, kuahnya menjadi encer dan berwarna kecokelatan.

Kuah gule sendiri, terbuat dari campuran kaldu kambing dan santan. Warnanya kuning kemerahan dan lebih kental daripada kuah tongseng. Biasanya, kuah gule dibuat pedas dengan tambahan cabai rawit utuh.

Dari sisi rasa, keduanya memiliki rasa dasar yang gurih. Namun, karena penambahan bumbu, rasa keduanya jadi cukup berbeda. Tongseng jadi memiliki rasa manis dengan ditambahkannya kecap, sedangkan gule memiliki rasa yang sedikit pedas.

Baca juga: Apa Bedanya? Kari, Gulai, Gule, dan Opor

3. Isian tambahan

Selain daging dan jeroan, tongseng dan gule juga diberi isian tambahan. Untuk tongseng, isian tambahannya berupa sayuran seperti kubis dan tomat. Sedangkan untuk gule, disajikan polos hanya kuah dan daging atau jeroan saja beserta sepiring nasi putih.

Coba: Resep Tongseng Ayam

Penjual gule biasanya juga menjual tongseng, begitu juga sebaliknya. Jadi, anda bisa pilih yang sesuai dengan selera anda tanpa perlu berpindah tempat. Kalau suka yang rasanya manis, anda bisa memesan tongseng. Tapi kalau suka jeroan dan yang rasanya gurih pedas, berarti anda akan lebih menyukai gule.

Apa Bedanya? Tongseng vs Gule
Bantu kami menilai artikel ini! (5=Sangat Bermanfaat)