(Image: Amazon)

Penulis: Dewi.S | Editor: Ria

Berawal saat seorang teman membawa alat pemanas tekwan ketika arisan, saya pikir itu hanya pemanas makanan biasa. Ternyata itu adalah slow cooker, alat masak elektrik yang multifungsi. Bukan hanya menghangatkan tekwan namun juga untuk memasak berbagai masakan tanpa harus khawatir akan kehilangan nilai banyak kandungan gizi.

Slow cooker sekilas mirip dengan rice cooker, tapi punya cara kerja berbeda. Seperti namanya, slow cooker bekerja lebih lambat dengan suhu rendah untuk memasak suatu hidangan.Tapi justru suhu rendah ini yang dapat mempertahankan lebih banyak gizi dalam masakan. Kematangannya lebih merata dan memberikan tekstur serta citarasa yang khas.  

Biasanya, slow cooker terdiri dari 4 bagian yaitu tutup, panci dalam/pot, wadah luar, dan knop pengatur. Pot yang bersentuhan langsung dengan masakan, biasanya terbuat dari keramik tanah liat. Sehingga masakan akan jadi lebih nikmat. Ingin tahu lagi selengkapnya tentang slow cooker? Yuk, kita bahas disini.

1. Cara kerja

Slow cooker bekerja dengan cara ‘menjebak’ panas untuk mematangkan bahan makanan di dalam pot dalam jangka waktu lama, sekitar 3-12 jam. Itulah yang membuat slow cooker dapat mengempukkan daging dan membuat bumbu meresap ke dalamnya.

Untuk menggunakannya, anda hanya perlu memasukkan aneka bahan masakan dan bumbu, mengisi air sebanyak 2/3 pot hingga tertutup semua bahan, lalu menutup potnya. Tanpa perlu diaduk, takut airnya kurang, atau masakannya gosong.  Jadi, tak perlu menunggu masakan hingga matang lagi, deh.

2. Kegunaan

Slow cooker bisa digunakan untuk masakan yang harus dimasak dengan api kecil dan lama, seperti sup, bubur, baby food, kaldu, mengungkep ayam, hingga kue atau roti.

3. Aneka jenis

Ada 2 jenis slow cooker yaitu yang jenis manual dan otomatis. Jenis manual tidak memiliki timer dan hanya terdapat tiga pengaturan masak yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Sedangkan jenis otomatis memiliki timer yang membuat anda lebih mudah mengatur waktu memasak dan otomatis beralih ke mode penghangat saat selesai memasak.

Dilihat dari bentuknya, slow cooker memiliki dua bentuk yaitu bulat dan oval. Untuk pot atau bagian dalam panci slow cooker, ada yang terbuat dari logam, keramik tanah liat, atau perpaduan keduanya. Bagian penutup panci slow cooker pun ada bermacam-macam, yaitu berbahan kaca transparan dan tidak transparan.

Sesuaikan jenis slow cooker dengan kebutuhan anda. Slow cooker otomatis akan lebih praktis, terutama bagi anda yang sibuk. Bentuk oval tentu memiliki kapasitas yang lebih besar. Bahan pot perpaduan logam dan clay membuatnya lebih efektif menghantarkan panas. Begitu juga dengan penutup kaca transparan yang lebih memudahkan anda untuk cek masakan tanpa harus sering buka-tutup.

4. Keuntungan

Banyak keuntungan slow cooker yang bisa kamu dapatkan. Mulai dari membuat makanan yang nutrisinya tetap terjaga, membuat kaldu dengan mudah, hingga mengempukkan daging bahkan melembutkannya.

Anda tidak perlu lagi repot-repot menunggui makanan hingga matang. Meski ditinggal dan dibiarkan, memasak dengan slow cooker tidak akan membuat masakan jadi gosong atau berkurang jumlah airnya.

5. Kerugian

Selain memiliki keuntungan, slow cooker juga memiliki kerugian saat menggunakannya. Alat ini tidak bisa digunakan untuk jenis memasak cepat lain, seperti menumis atau menggoreng. Bagi yang belum terbiasa, tentu akan kaget dengan proses masak yang lama dan tidak bisa dipastikan. Sebab, standar kematangan bersifat subjektif dan dipengaruhi dengan jenis/jumlah bahan serta takaran air. Selain itu, anda juga harus perkirakan beban listrik dari pemakaian slow cooker secara rutin.

6. Tips masak

Sebelum mulai digunakan, sambungkan dulu slow cooker ke sumber listrik dan nyalakan. Pastikan semua bahan makanan sudah dipotong-potong. Tata bahan makanan yang keras atau butuh waktu masak lebih lama, di bagian dasar pot. Baru kemudian bahan lainnya secara berurutan, diikuti dengan air hingga ⅔ tinggi pot. Jangan penuh, sebab isi bisa meluber.

Jika ingin menggunakan cairan selain air seperti susu dan santan, tambahkan bahan ini ditengah proses memasak. Sebab kedua bahan ini rentan ‘pecah’ sehingga tidak menyatu dalam masakan. Atau anda bisa tambahkan bahan lain yang lebih stabil seperti susu evaporasi atau keju olahan.

Bahan frozen harus sudah di-thawing terlebih dulu agar bisa matang merata. Bahan dari tepung-tepungan seperti pasta, mie, bihun, dan kwetiau sebaiknya direbus terlebih dulu, baru dimasukkan ketika setengah proses pemasakan. Ikan dan seafood lainnya juga sebaiknya dimasukkan di akhir pemasakan supaya tidak amis.

7. Cara membersihkan

Setelah dipakai, matikan slow cooker dan cabut listriknya sebelum dibersihkan. Lalu biarkan slow cooker dingin sebelum dibersihkan. Cuci hanya bagian-bagian yang bisa dilepas-pasang, seperti bagian pot dan penutup. Sementara bagian panci luar dan sela-sela dalam hanya perlu dilap dengan kain lembap, lalu langsung keringkan.

Jika ada sisa makanan yang membandel, rendam pot dengan air selama beberapa jam baru dicuci biasa. Tambahkan sedikit baking soda jika masih sulit dibersihkan. Pastikan untuk membersihkan slow cooker sampai ke bagian-bagian terkecil.

Karena mudah digunakan, praktis, dan banyak fungsinya, slow cooker bisa jadi salah satu alat masak yang perlu dipertimbangkan untuk hadir di dapur anda. Tertarik untuk mencobanya?