Penulis: Dewi.S | Editor: Ria

Rempah-rempah adalah salah satu bahan masakan terpenting yang harus disiapkan saat memasak. Sebut saja jahe, lengkuas, kunyit, kencur, daun salam, dan serai. Rempah-rempah yang sering disebut bumbu dapur ini adalah bahan sederhana yang akan menambah rasa nikmat di masakan kamu. Untuk membuat sayur sop saja, saya selalu menambahkan sedikit irisan jahe untuk menambah cita rasanya. Ternyata, tambah enak!

Sebenarnya, rempah-rempah seperti jahe, lengkuas, kunyit, dan kencur atau rimpang-rimpangan adalah tanaman yang mudah ditanam. Apalagi kalau ternyata saat disimpan, rimpang-rimpangan tersebut tumbuh tunas. Nah, daripada dibuang, lebih baik anda lanjut menanamnya. Jika sudah tumbuh, bukan hanya akarnya yang kita manfaatkan, daunnya pun bisa jadi bumbu masak, lho. Simak yuk cara dan langkah menanamnya berikut.

1. Cari bibit rimpang

Mempersiapkan bibit rimpang yang sudah tua akan memudahkan tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Pilih bibit rimpang yang berusia tua, yaitu dari rimpang berusia sekitar 9-10 bulan.

Jika sulit didapat, belilah rimpang segar lalu rendam di dalam air hangat semalaman.  Setelah itu, potong bibit sebesar 2-3 jari atau 3-5 cm, lalu simpan hingga bertunas di tempat lembap tapi tidak basah, ya. Hindari juga sinar matahari langsung.

2. Persiapkan tempat penanaman

Tidak perlu khawatir jika anda tidak punya lahan luas untuk bercocok tanam. Cukup sediakan plastik polybag, pot, atau ember bekas yang tidak terpakai untuk menanam bibit rimpang yang sudah disiapkan.

Tempat untuk menanam ini juga akan memudahkan anda saat panen nanti, tanpa harus menggali tanah dalam-dalam. Pastikan juga tempat penanaman ini punya cukup lubang di dasarnya agar air sisa penyiraman tidak menumpuk.

3. Persiapkan media penanaman

Untuk media penanamannya, siapkan tanah humus, pupuk kandang dan sekam. Buat campuran dengan perbandingan 3 ember tanah dan 1 ember pupuk mix sekam. Setelah tercampur hingga gembur, masukkan tanah ke dalam tempat penanaman memenuhi ¾ bagian saja.

4. Tanam dengan benar

Jika bibit, tempat penanaman, dan media sudah siap, anda tinggal menanam bibit. Masukkan bibit ke dalam tanah. Tempatkan mata tunas bibit di sebelah atas, lalu tutup bibit dengan tanah sepenuhnya. Jika anda menanam di lahan tanah, beri jarak 20-30 cm diantara tiap bibit rimpang yang ditanam.

5. Penyiraman & perawatan yang tepat

Salah satu hal penting untuk perawatan tanaman rimpang adalah melakukan penyiraman dengan air secukupnya, setiap hari hingga tanaman tumbuh dengan baik. Tapi jangan terlalu banyak, sebab tanaman bisa busuk dan mati.

Jangan lupa untuk menyimpan tanaman di tempat lembap yang terkena sinar matahari langsung. Rajin-rajinlah untuk merawat/membersihkan tanaman dari benalu, baik tanaman liar atau hama.

Sudah siap bercocok tanam? Ohya, karena rimpang-rimpangan ini cukup lama masa panennya, anda disarankan untuk terus menanam bibit setiap bulannya. Supaya saat tiba waktunya, anda bisa terus-terusan panen. Tidak khawatir lagi deh dengan stok rimpang segar di dapur.