Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Bagi anda penggemar makanan pedas dan menyegarkan, pasti sudah tidak asing lagi dong dengan yang namanya rujak. Paduan antara buah-buahan yang manis, renyah, dan menyegarkan, serta bumbu rujak yang pedas dan manis memang sulit ditolak. Karena selain nikmat dan segar, rujak juga bisa membantu mengembalikan mood dan semangat. Apalagi rujak memadukan aneka buah-buahan segar, sehingga kudapan ini sangat sehat untuk dikonsumsi.

Bicara soal rujak, saya pernah menemukan hidangan yang serupa di daerah Jawa Tengah, namun namanya lotis. Menurut saya sih tidak ada bedanya. Tapi setelah berdiskusi banyak pada penjualnya, saya mendapatkan ilmu baru. Bahwa rujak dan lotis seharusnya berbeda, meski sama-sama terbuat dari campuran buah dan bumbu rujak. Nah, kira-kira apa saja perbedaan antara keduanya? Yuk cek informasi selengkapnya di bawah ini.

1. Bahan pembuatan

Pada dasarnya, rujak dan lotis terbuat dari campuran aneka buah-buahan. Hanya saja buah yang digunakan sedikit berbeda. Biasanya, rujak dan lotis sama-sama menggunakan campuran mentimun, kedondong, bengkuang, pepaya mengkal, mangga mengkal, dan jambu air. Sementara, rujak biasa dilengkapi juga denganjeruk bali.

Untuk sambal/bumbunya sendiri memiliki bahan dasar yang sama, yaitu gula merah, cabai rawit, asam jawa, dan garam. Tapi beberapa orang juga menambahkan kacang tanah, pisang batu, dan perasan air lemon untuk bumbu rujak.

Coba resep: Rujak Buah

2. Cara penyajian

Salah satu hal yang paling membedakan antara rujak dan lotis adalah cara penyajiannya. Umumnya, rujak disajikan dalam wadah daun pisang dengan cara diserut dan dicampur langsung bersama bumbunya. Nah, masyarakat daerah lain lebih mengenalnya dengan rujak serut, atau rujak bebeg bila buah-buahan dihancurkan dengan cara ditumbuk.

Sedangkan untuk lotis, buah-buahan disajikan dalam bentuk potongan utuh yang cukup besar namun tipis. Sambal cocolannya pun disajikan terpisah dalam wadah kecil.

Coba resep: Rujak Serut

3. Cara menyantap

Berbeda penyajian, berbeda juga cara menikmati rujak dan lotis. Karena rujak cenderung basah dan buah-buahannya sudah agak hancur, maka rujak biasa disantap menggunakan sendok.

Sedangkan untuk lotis, anda bisa mencomot buah potongnya dengan tangan atau tusukan, lalu dicocol pada sambal gula merah yang tersedia.

4. Rasa

Meski bahan pembuatannya sama, rujak dan lotis memiliki rasa yang berbeda, karena pengolahannya pun berbeda. Rujak serut cenderung memiliki rasa yang manis, pedas, segar dan berair, karena buah-buahan diserut sehingga sarinya keluar dan bercampur.

Sedangkan untuk lotis, masing-masing buah masih punya citarasa khasnya. Apalagi ia dinikmati dengan cara dicocol sambal, sehingga rasanya pun lebih kuat.

Sekarang sudah jelas dong ya perbedaan antara rujak dan lotis. Apapun menu yang anda pilih, keduanya pasti bisa membuat waktu santai atau berkumpul anda jadi lebih menyenangkan.