Penulis: D.Vionetta | Editor: Ria

Jika ada award mengenai rempah-rempah yang serupa tak sama, dijamin kunyit dan temulawak jadi juaranya. Walaupun kegunaan dua-duanya berbeda, kunyit dan temulawak terlihat persis sama.

Namun, tidak perlu takut tertukar saat memilihnya. Berikut ini, ResepKoki akan memaparkan perbedaan kedua rempah tersebut. Namun, jika setelah dibeli anda tetap takut kedua rempah bumbu tertukar, tidak ada salahnya mengemas kedua rempah tersebut di wadah berbeda dan berikan label pada keduanya.

1. Warna Rempah

Kunyit dan temulawak sama-sama memiliki warna kuning pekat menuju orange atau jingga. Namun, jika diperhatikan, ada sedikit perbedaan di antara keduanya saat disandingkan. Anda pasti bisa melihat kalau warna kuning di temulawak sedikit lebih lembut dibandingkan dengan oranye kunyit yang sangat pekat atau mencolok. Oleh karena itulah untuk fungsi memberikan warna kuning menyala di dalam masakan, kunyit jauh lebih populer dibandingkan temulawak.

2. Motif Kulit

Soal kulit, ada pula kontras di antara kunyit dan temulawak. Kedua rempah memang memiliki kulit yang beralur hitam. Namun, alur hitam di temulawak lebih jelas daripada  motif alur samar-samar yang tampak di kulit kunyit.

3. Bentuk Rimpang

Secara umum, kunyit tampak lebih pendek dan lebar daripada temulawak yang cenderung panjang-panjang bentuknya. Temulawak memiliki bentuk yang menyerupai jempol tangan. Ciri fisik ini bisa dibilang paling mudah anda gunakan untuk mengidentifikasi kunyit dan temulawak.

4. Rasa

Karena senyawa alkaloid di dalamnya, kedua bumbu memiliki sedikit rasa pahit dan pedas. Namun, Anda pasti bisa merasakan samar-samar rasa manis di antara pahitnya kunyit. Sementara itu, rasa pahit di temulawak lebih kuat dan terasa pahang atau pedar.

5. Aroma

Aroma kunyit dan temulawak sulit dideskripsikan dengan kata-kata. Akan tetapi, jika anda mematahkan kedua jenis rimpang dengan tangan Anda, baunya bisa jelas dibedakan. Aroma kunyit jauh lebih kuat dan menyengat daripada aroma temulawak yang cukup lembut. Akibatnya, di dalam masakan, aroma temulawak akan sulit dikenali. Berbeda dengan aroma kunyit yang samar-samar masih dapat terindera.

6. Kegunaan Kedua Rempah

Kunyit jauh lebih banyak digunakan ke dalam masakan. Selain untuk memberikan aroma, sebenarnya fungsi utama kunyit adalah memberikan warna kepada masakan. Sementara itu, temulawak lebih sering diolah menjadi jamu dan cukup jarang digunakan di dalam masakan.

7. Khasiat yang Berbeda

Kunyit memiliki khasiat anti inflamasi yang tinggi. Oleh karena itu, dalam jamu, ia lebih sering dikonsumsi kaum hawa sebagai peramping tubuh dan digabungkan dengan asam jawa, atau sebagai penambah stamina. Temulawak justru sebaliknya. Ia sering diminumkan kepada anak-anak karena berfungsi sebagai penambah nafsu makan.

Nah, itulah perbedaan kunyit dan temulawak yang bisa anda identifikasi. Sebenarnya, jika melihat tanamannya langsung, akan sangat terlihat perbedaannya yakni di warna tulang daun. Warna tulang daun temulawak kehitaman sedangkan warna tulang daun pada kunyit sama dengan daunnya, yakni kehijauan. Jadi, jika anda mempunyai tanamannya di rumah, tentu akan mudah membedakannya. Selamat belajar menggunakan kedua rempah berkhasiat ini, ya.